Kompas TV klik360 cerita indonesia

Mahfud Rahasiakan Cara Pemerintah Cegah ISIS Pulang, Khawatir Cari Jalan Lain

Rabu, 12 Februari 2020 | 19:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD, enggan bercerita mengenai cara pemerintah Indonesia mencegah pulangnya ISIS asal Indonesia melalui jalur 'gelap'. Menurut Mahfud, jika dibeberkan, dikhawatirkan para ISIS asal Indonesia akan mencari jalan lain untuk pulang. 

"Kalau ditangkal diceritakan ke anda, nanti mereka cari cara lain," ujar Mahfud di Istana Kepresidenan, Rabu (12/2/2020).

Mahfud hanya menerangkan inti hasil Sidang Kabinet Paripurna pada Selasa (11/2/2020). Menurutnya ada tiga poin yang menjadi fokus pemerintah terkait ISIS asal Indonesia.

"Hasil keputusan kemarin banyak, tapi kita sampaikan intinya saja. Satu, kita melindungi 267 juta rakyat Indonesia, yang kedua tidak akan memulangkan FTF, dan yang ketiga memvalidasi data," ungkap Mahfud.

Baca Juga: Buntut Status FTF, Pemerintah Dinilai Perlu Fasilitasi Pemulangan Simpatisan ISIS

Mahfud juga tegaskan pemerintah Indonesia telah mengantisipasi masuknya ISIS asal Indonesia melalui jalur negara bebas visa. Menurut Mahfud, yang dikhawatirkan saat ini adanya ISIS yang berpura-pura membakar paspornya, hingga kemudian pulang sendiri melalui negara bebas visa seperti negara-negara di Afrika.

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan akan menangkap ISIS asal Indonesia yang nekat pulang ke tanah air melalui jalur 'tikus' atau jalur ilegal.

"Kalau jalur tikus ya ditangkap. Yang ada problem itu, ada mereka yang menyembunyikan paspor, bilang paspornya dibakar padahal paspornya cuma pura-pura dibakar lalu melalui jalur-jalur gelap itu melalui negara yang bebas visa," ungkap Mahfud di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu, (12/2/2020).

Editor : Laura Elvina



BERITA LAINNYA


Selebriti

Chef Renatta: Pacar Gue Wajib Bisa Masak!

Sabtu, 26 September 2020 | 14:50 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:05
WEEKEND SERU DI RUMAH! DISKON 30% ALL PRODUCTS DI GERAI.KOMPAS.ID AKSES KLIK.KOMPAS.ID/MAINDIRUMAH   PM BARU JEPANG YOSHIHIDE SUGA MASIH OPTIMISTIS GELAR OLIMPIADE PADA 2021   SEBANYAK 22 ORANG TERMASUK TARUNA MILITER TEWAS DALAM KECELAKAAN PESAWAT AU UKRAINA YANG JATUH DI DEKAT KHARKIV   SEBANYAK TIGA ORANG TEWAS AKIBAT KEBAKARAN DI GEDUNG HUAWEI DI KOTA DONGGUAN, TIONGKOK   PRESIDEN BRASIL JAIR BOLSONARO JALANI OPERASI PENGANGKATAN BATU KANDUNG KEMIH   SEBELAS PASLON BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG SEPAKAT PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   GUBERNUR BI PERRY WARJIYO SEGERA BAHAS SKEMA BERBAGI BEBAN (BURDEN SHARING) DENGAN MENKEU DALAM WAKTU DEKAT   CEGAH PENULARAN KORONA, KORLANTAS POLRI GELAR TES CEPAT BAGI SOPIR DAN KONDEKTUR BUS DI JAKARTA   PRESIDEN JOKOWI AJAK UMAT ISLAM UNTUK PERBANYAK INFAK DAN SEDEKAH DI MASA PANDEMI KORONA   PRESIDEN JOKOWI: BUTUH KERJA SAMA SELURUH MASYARAKAT UNTUK BISA MEMUTUS RANTAI PENULARAN KORONA   PRESIDEN JOKOWI TEGASKAN PEMERINTAH TIDAK BISA BEKERJA SENDIRIAN DALAM MENGHADAPI PANDEMI KORONA   KPK AKAN MENGEVALUASI SISTEM KEPEGAWAIANNYA PASCAMUNDUR SEJUMLAH PEGAWAI KPK   KPK MENCATAT TOTAL 157 PEGAWAINYA TELAH MENGUNDURKAN DIRI SELAMA PERIODE 2016-SEPTEMBER 2020   KPK MENDUGA KEBUN SAWIT DI PADANG LAWAS, SUMUT, MILIK NURHADI MERUPAKAN BUAH HASIL TINDAK PIDANA SUAP DAN GRATIFIKASI