Kompas TV nasional berita kompas tv

Indonesia Kebal Infeksi Virus Corona?

Selasa, 11 Februari 2020 | 21:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Belakangan, hasil riset peneliti Universitas Harvard meragukan kemampuan Indonesia mendeteksi virus corona menyebar dan pernyataan itu berbanding terbalik dengan laporan Global Health Security atau Ketahanan Kesehatan Global 2019 yang dirilis The Economist Inteligence Unit yang menempatkan kemampuan Indonesia di posisi 30 dari 195 negara.

Di lingkaran terdekat Indonesia otoritas resmi Malaysia melaporkan 18 kasus, Singapura 43 kasus corona positif, Filipina 3 kasus dan 1 orang meninggal, Thailand 32 kasus dan Vietnam 14 kasus.

Jumlah korban meninggal akibat wabah virus corona terus meningkat.  

Komisi Nasional Kesehatan China menyebut,  hingga Selasa (11/02/2020) waktu setempat sudah 1.016 orang meninggal di China daratan.

Sedang dua lainnya meninggal di Hong Kong dan Thailand.  

Total sudah 1.018 orang meninggal. 

Sementara jumlah orang yang terinfeksi virus ini lebih dari 42.000 pasien.

Sementara itu,  Presiden Joko Widodo mengklaim hingga kini virus corona tidak masuk ke Indonesia.  

Presiden meminta jajarannya terus memberikan perkembangan terbaru kepada media massa terkait penanganan virus corona sehingga tidak ada keraguan dari dunia Internasional.

Menteri kesehatan Terawan Agus Putranto menegaskan, Indonesia tak pernah menutup-nutupi terkait virus corona.

Terawan menambahkan,  sejauh ini pihaknya sudah bekerja sesuai standar Internasional dalam melakukan proses pengecekan virus corona.  

Terkait 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China, Menteri Kesehatan menyebut, masa observasi akan berakhir 15 Februari nanti.  

Namun  pemerintah belum memutuskan teknis pemulangan mereka ke daerah asal.

Sementara itu,  seiring meningkatnya wabah virus corona, permintaan masker pun makin meningkat.

Para pedagang di Pasar Pramuka, Jakarta, mengaku, stok ketersediaan masker mulai terbatas akibat langkanya pasokan dari distributor. 

Sebagian toko bahkan kehabisan stok sama sekali, harganya pun melejit hingga ratusan kali lipat.

Pemerintah harus terbuka mengabarkan kepada warganya terkait penanganan virus corona

Sambil terus memberikan pemahaman sehingga tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Simak pembahasan berikut bersama Tenaga Ahli Utama KSP Dany Amrul Ichdan, Anggota Komisi IX DPR Fraksi PPP Anas Thahir, serta Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, dan Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto.

Editor : Reny Mardika



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:29
PT ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA AKAN MENGOPERASIKAN “HELIPORT” KOMERSIAL MULAI 23 AGUSTUS 2020   IMBAS PROYEK MRT FASE 2A RUTE BUNDARAN HI-KOTA, SEBANYAK 867 POHON DIGANTI DAN DIRELOKASI   TAHUN INI, SEBANYAK 117 ORANG LULUS SELEKSI ADMINISTRASI CALON HAKIM AGUNG DAN HAKIM AD HOC DI MAHKAMAH AGUNG   BMKG MEMPREDIKSI GELOMBANG DENGAN TINGGI 4-6 METER AKAN MELANDA PANTAI SELATAN YOGYAKARTA HARI INI   PEMERINTAH ALOKASIKAN RP 60 MILIAR UNTUK SANTUNAN BAGI TENAGA KESEHATAN YANG MENINGGAL DUNIA SAAT TANGANI COVID-19    KEJAGUNG DUGA JAKSA PINANGKI SIRNA MALASARI TERIMA UANG SUAP 500.000 DOLLAR AS ATAU SEKITAR RP 7 MILIAR   SEBANYAK 17 PEGAWAI POSITIF KORONA, DINAS ESDM JABAR BERLAKUKAN SISTEM BEKERJA DARI RUMAH ATAU “WORK FROM HOME”    HINGGA 12 AGUSTUS 2020, RSD COVID-19 WISMA ATLET KEMAYORAN TANGANI 1.245 PASIEN POSITIF KORONA   POLRI ANCAM COPOT KAPOLSEK, KAPOLRES, HINGGA KAPOLDA YANG TAK SERIUS DALAM PENCEGAHAN COVID-19    WAKIL KETUA DPR SUFMI DASCO AHMAD BERHARAP BANTUAN RP 28 TRILIUN BAGI UMKM BISA DORONG EKONOMI DI TENGAH PANDEMI    BIN TEGASKAN FOTO DI MEDIA SOSIAL YANG MENAMPILKAN JAKARTA SEBAGAI ZONA HITAM COVID-19 ADALAH HOAKS   SATGAS PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KEMATIAN AKIBAT KORONA DI INDONESIA MENCAPAI 4,5 PERSEN & DUNIA 3,64 PERSEN   PAN AKAN MENGUSUNG PUTRA PRESIDEN JOKOWI, GIBRAN RAKABUMING, DAN PASANGANNYA TEGUH PRAKOSA PADA PILKADA SOLO 2020   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL