Kompas TV regional berita daerah

Risma Maafkan dan Cabut Laporan, Tapi Tersangka Penghina Masih Kena UU ITE

Selasa, 11 Februari 2020 | 15:46 WIB

Nasib pelaku penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ditentukan lewat gelar perkara. Meski Risma telah mencabut laporan polisi, namun salah satu pasal yang disangkakan adalah delik murni, bukan delik aduan.

Kalimat yang ditulis Zikria Dzatil dalam status dan foto di media sosialnya pada 16 Januari 2020 lalu membuat Tri Rismaharini meradang.

Kurang dari sepekan, sang Wali Kota Surabaya melaporkan Zikria ke polisi.

Zikria pun ditetapkan sebagai tersangka atas pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, ditangkap pada 1 Februari 2020 lalu.

Zikria pun meminta maaf kepada Risma.

Dengan pertimbangan kemanusiaan, Risma akhirnya mencabut laporan kepolisian.

Permintaan maaf dan anak balita Zikria menggerakkan hati Risma.

Suami Zikria berterima kasih karena Risma telah memaafkan istrinya yang telah menghina Risma di media sosial.

Ia berharap bisa bertemu dan menyampaikan permohonan maaf langsung kepada Risma.

Tersangka Zikria Dzatil saat ini disangka melanggar 2 pasal Undang-Undang ITE, yakni pasal 27 ayat 3 tentang larangan memuat informasi yang bermuatan penghinaan atau pencemaran nama baik, dan pasal 28 tentang penyebaran informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian, yang mana merupakan delik murni, bukan delik aduan.

Penulis : Christandi Super


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:23
WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 2.932 ORANG: 2.064 SEMBUH, 171 MENINGGAL DUNIA, 697 DALAM PERAWATAN    HINGGA SAAT INI, JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 24.631.890 POSITIF, 410.349 MENINGGAL DUNIA   KEMENKEU AJAK KEMENTERIAN DAN LEMBAGA ASURANSIKAN BARANG MILIK NEGARA   POLRI IMBAU MASYARAKAT HATI-HATI PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI   POLRESTA BANDARA SOEKARNO-HATTA PERIKSA 4 PEMBELI SURAT PALSU HASIL TES COVID-19   POLDA METRO JAYA MINTA PT TRANSJAKARTA DAN PENGELOLA JALAN TOL PASANG KAMERA TILANG ELEKTRONIK (ETLE)   LPSK SERAHKAN KOMPENSASI RP 2,015 MILIAR KE 10 KORBAN TINDAK PIDANA TERORISME MASA LALU DI MAKASSAR   KETERSEDIAAN TEMPAT TIDUR ISOLASI PASIEN COVID-19 DI RSUD ANWAR MAKKATUTU BANTAENG TERSISA 22 TEMPAT TIDUR   DIRJEN PELAYANAN KESEHATAN KEMENKES: RS PRIORITASKAN PASIEN COVID-19 YANG MEMILIKI GEJALA SEDANG DAN BERAT   KEMENKES: PASIEN COVID-19 BERGEJALA RINGAN JANGAN BERLOMBA-LOMBA MASUK RS   DUKUNG VAKSINASI PEMERINTAH, MUI: MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI   MENKES BUDI GUNADI MENILAI APABILA MASYARAKAT INDONESIA DISIPLIN, PANDEMI BISA SELESAI   MENDIKBUD: ASESMEN NASIONAL 2021 TAK TENTUKAN KELULUSAN, TAK PERLU SAMPAI BIMBEL   MENDIKBUD MINTA ORANGTUA MURID TAK KHAWATIR SOAL PELAKSANAAN ASESMEN NASIONAL 2021