Kompas TV nasional kompas petang

Korban Gagal Bayar Jiwasraya Temui OJK, Menuntut Kepastian

Kamis, 6 Februari 2020 | 22:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Puluhan orang yang tergabung  mewakili korban gagal bayar Asuransi Jiwasyara mendatangi kantor Menteri Keuangan Sri Mulyani hari ini.

Puluhan nasabah Jiwaraya datang ke kantor Kementerian Keuangan untuk menyampaikan surat tuntutan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani secara langsung terkait kepastian pengembalian dana nasabah.

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani tidak dapat menemui nasabah Jiwasraya sehingga surat tuntutan mereka diterima oleh pihak Kementerian Keuangan.

Puluhan nasabah Jiwaraya datang ke kantor Kementerian Keuangan untuk menyampaikan surat tuntutan kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani secara langsung terkait kepastian pengembalian dana nasabah.

Setelah gagal menemui Menteri Keuangan Sri Mulyani, nasabah korban gagal bayar Asuransi Jiwasraya juga mendatangi kantor Otoritas Jasa Keuangan untuk meminta kepastian pengembalian uang mereka.

Dari 50 nasabah yang datang di Gedung OJK, hanya 10 nasabah perwakilan Jiwasraya yang dapat bertemu dengan perwakilan pihak OJK.

Pertemuan anatara pihak OJK dan perwakilan nasabah Jiwasraya dilakukan secara tertutup sejak pukul 14.00.

Dari kasus gagal bayar Asuransi Jiwasraya, Badan Perlindungan Konsumen Nasional mengungkap ada potensi kerugian nasabah mencapai 40 hingga 50 triliun rupiah.

Sementara hasil invetigasi pendahuluan Badan Pemeriksaan Keuangan soal Jiwasraya sejak tahun 2018, menyebut jika kasus gagal bayar ini menimbulkan kerugian negara hingga 27,2 triliun rupiah.

Penulis : Dea Davina


BERITA UTAMA

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


KOMPAS SPORT

Barcelona di Ambang Kebangkrutan Total

Selasa, 26 Januari 2021 | 12:08 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
12:36
ASTRONOM DARI UNIVERSITAS CORNELL TEMUKAN DANAU TERBESAR DI SALAH SATU SATELIT SATURNUS, TITAN   SRI LANKA KEMBALI BUKA PERBATASAN DAN DUA BANDARA INTERNASIONAL UNTUK TURIS ASING DI TENGAH PANDEMI   LAPORAN PBB: DUNIA KEHILANGAN 255 JUTA LAPANGAN PEKERJAAN PADA 2020   DINSOS KOTA LHOKSEUMAWE BENARKAN RATUSAN WARGA ROHINGYA MELARIKAN DIRI DARI TEMPAT PENAMPUNGAN   SEBANYAK 29 ORANG JADI KORBAN SEMBURAN GAS DARI PROYEK GEOTERMAL DI MANDAILING NATAL, SUMUT, 5 DI ANTARANYA TEWAS   PMI BANGUN 2 GUDANG LOGISTIK DARURAT DISTRIBUSI BANTUAN DI MAJENE DAN MAMUJU, SULAWESI BARAT   BUPATI GROBOGAN, JAWA TENGAH, SRI SUMARNI BATAL DISUNTIK VAKSIN KORONA AKIBAT TEKANAN DARAH TINGGI   KADISDUKCAPIL KABUPATEN BOGOR HERDI MENINGGAL DUNIA AKIBAT KORONA   SEBANYAK 3.900 TENAGA KESEHATAN KOTA BEKASI SUDAH DIVAKSIN KORONA   HINGGA 25 JANUARI 2021, PETUGAS TPU JOMBANG, CIPUTAT, TANGSEL, TELAH MAKAMKAN 119 JENAZAH PASIEN KORONA   KEMENHUB TUNGGU IZIN PERSETUJUAN DARI SATGAS COVID-19 SOAL PENGGUNAAN GENOZE BUATAN UGM   EPIDEMIOLOG DICKY BUDIMAN MENILAI PEMALSUAN SURAT HASIL TES KORONA SETARA KORUPSI DI TENGAH PANDEMI   EPIDEMIOLOG GRIFFITH UNIVERSITY AUSTRALIA DICKY BUDIMAN: PEMALSUAN SURAT TES KORONA BISA BERUJUNG KEMATIAN   CIANJUR JADI TUAN RUMAH HARI PERS NASIONAL 2021 UNTUK TINGKAT PROVINSI JAWA BARAT