Kompas TV travel jelajah indonesia

MENGUNJUNGI ROMANTIC ISLAND

Selasa, 11 Februari 2020 | 15:00 WIB

LOMBOK, KOMPASTV - Di Gili Sudak, saya melihat keadaan yang berbeda dengan Gili Tangkong, di sini saya melihat anak-anak bermain menandakan bahwa Gili ini merupakan perkampungan nelayan atau petani garam. Setelah mengelilingi pulau ini saya baru mengerti kenapa disebut Gili Sudak.

Saya menemukan restoran di tepi pantai putuskan saya mendapatkan undangan untuk makan siang.  Saya melihat sambutan selamat datang yang unik berupa nyanyian dan sedikit tarian dan jika diperhatikan tarian yang diperagakan seperti tarian dari Pulau Dewata namun dengan menggunakan bahasa Lombok. Dari informasi yang saya dapat kesenian ini disebut dengan Cepung berasal dari suatu daerah di Nusa Tenggara yang bernama Kediri. Biasanya terdiri dari 4 hingga 12 orang.

Diperkirakan kesenian ini lahir pada masa kerajaan Bali masuk ke daerah Lombok pada pemerintahan Anak Agung Gede Ngurah Karang Asem sehingga tidak heran ada sedikit pengaruh tarian Bali dalam kesenian Cepung ini biasanya isi dari nyanyian ini berupa petuah-petuah bijak untuk kehidupan sehari-hari. Sayangnya kesenian ini tidak banyak yang tahu dan bisa di katakan hampir punah.

Karena ukurannya yang sangat kecil hingga Gili ini pun takkan kita temukan di dalam peta. Julukan ”Romantic Island” berasal dari wisatawan asing yang mengunjungi Gili Gadis. Bagi mereka yang menginginkan kesendiran atau “privat space” biasanya mereka akan pergi kesini, khususnya pada pasangan bulan madu. Biasanya mereka diantar pagi dan akan dijemput pada sore hari.

Editor : Anas Surya



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:19
KPU MAKASSAR BATASI SUMBANGAN DANA KAMPANYE BAGI PASLON MAKSIMAL RP 95,6 MILIAR   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO PASTIKAN NETRALITAS TNI DALAM PILKADA 2020   LPSK SIAP BERIKAN PERLINDUNGAN KEPADA SAKSI KASUS PENEMBAKAN PENDETA DI PAPUA    POLRES EMPAT LAWANG, SUMSEL, GAGALKAN PENYELUNDUPAN 748 KILOGRAM GANJA KERING ASAL ACEH   KEMDIKBUD MINTA PESERTA DAN TENAGA PENDIDIK LAPOR PADA SEKOLAH JIKA BELUM DAPATKAN KUOTA INTERNET    GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT SUDAH TAK ADA ZONA MERAH COVID-19 DI JAWA TENGAH   CEGAH PENULARAN COVID-19 DI KALANGAN LANSIA, PEMKOT SURABAYA BERI ALAT PENGUKUR KADAR OKSIGEN DAN VITAMIN KE LANSIA   WAPRES MA'RUF AMIN: PEMUKA AGAMA BERPERAN PENTING CEGAH PENULARAN COVID-19   KETUA BAWASLU SEBUT PILKADA DI TENGAH PANDEMI KORONA TIDAK MUDAH   KASUS COVID-19 MELONJAK, PEMKAB LEBAK BERENCANA TERAPKAN PSBB MULAI 1-20 OKTOBER 2020   PEMPROV BANGKA BELITUNG TERBITKAN KEBIJAKAN LARANGAN ISOLASI MANDIRI PASIEN COVID-19 CEGAH KLASTER KELUARGA   KEPALA SATPOL PP JAKARTA PUSAT SEBUT PELANGGAN MASKER DI JAKPUS MENURUN PADA MINGGU KEDUA PSBB   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KETERISIAN TEMPAT TIDUR RS COVID-19 SECARA NASIONAL CAPAI 46,29 PERSEN    KETUA SATGAS COVID-19: BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN USUL HARGA STANDAR TES USAP RP 797.000