HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Usai Diperiksa KPK, Wahyu Setiawan Buka-bukaan soal Hasto dan Harun Masiku

Rabu, 5 Februari 2020 | 19:33 WIB
usai-diperiksa-kpk-wahyu-setiawan-buka-bukaan-soal-hasto-dan-harun-masiku
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberi keterangan seusai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (24/1/2020). (Sumber: KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPASTV - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan pemeriksaan Wahyu Setiawan, tersangka kasus dugaan suap PAW anggota DPR dari PDI Perjuangan. 

Usai diperiksa Wahyu membuka apa saja yang ditanyakan penyidik terhadap dirinya. Menurut eks Komisioner KPU ini ada 20 pertanyaan yang diberikan kepadanya. Intinya, kata Wahyu, soal Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku, tersangka dalam kasus yang sama.

"Hari ini saya diperiksa sebagai saksi untuk tersangka pak Harun Masiku saya ditanya banyak sekali terkait apakah saya kenal dengan pak Harun Masiku atau tidak, kenal dengan pak Hasto atau tidak," ujar Wahyu di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Baca Juga: Hasto Dikasih 24 Pertanyaan, Penyidik KPK Mau Dalami Alasan PDIP Tunjuk Harun Masiku

Wahyu menjelaskan dari pertanyaan yang diajukan ia lebih mengenal Hasto dibanding Harun. Ia juga mengaku tidak pernah bertemu dan berkomunikasi dengan Harun. Namun untuk pertanyaan terkait Hasto, Wahyu menjawab dengan gamblang.

"Ya saya jawab apa adanya bahwa saya tidak kenal pak Harun Masiku dan saya mengenal pak Hasto. Ada 20-an pertanyaan tapi intinya itu," ujar Wahyu.

Dalam kasus ini penyidik telah memanggil sejumlah pihak untuk diperiksa sebagai saksi. Mulai dari pemeriksaan tersangka, pihak KPU hingga pihak PDIP. Dari KPU ada nama Arief Budiman, Evi Novida dan Hasyim Asyari, dari PDIP ada nama Hasto Kristiyanto.

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
08:19
STADION MANAHAN, SOLO, JATENG, JADI SATU DARI ENAM KANDIDAT LOKASI PERTANDINGAN PIALA DUNIA U-20   INDIA AKAN BANGUN STADION KRIKET TERBESAR KETIGA DI DUNIA DENGAN KAPASITAS 75.000 PENONTON DI PINGGIRAN KOTA JAIPUR   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 11.130.201 POSITIF, 6.002.500 SEMBUH, 526.156 MENINGGAL DUNIA   IRAK BERENCANA BARTER MINYAK DENGAN MAKANAN DARI LEBANON   MENKEU INGGRIS RISHI SUNAK MINTA WARGANYA UNTUK MAKAN DI LUAR RUMAH GUNA BANTU PULIHKAN EKONOMI NEGARA   KADIS KESEHATAN PROVINSI PAPUA SEBUT RATUSAN WARGA POSITIF COVID-19 DI KOTA JAYAPURA MENJALANI KARANTINA MANDIRI   POLISI PINDAHKAN TERSANGKA PEMBAKAR MOBIL MILIK SELEBRITAS VIA VALLEN KE MAPOLRESTA SIDOARJO UNTUK PENYELIDIKAN   POLRI SEBUT 12 ORANG DITETAPKAN TERSANGKA DALAM KASUS PEMBUNUHAN ANGGOTA BABINSA KODAM JAYA   POLRES MANDAILING NATAL TETAPKAN 3 TERSANGKA TERKAIT UNJUK RASA YANG MENGAKIBATKAN 6 PERSONEL POLRES TERLUKA   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO: PEMERINTAH PUNYA WAKTU SAMPAI 20 JULI UNTUK MERESPONS RUU HALUAN IDEOLOGI PANCASILA   SOAL RUU HALUAN IDEOLOGI PANCASILA, KETUA MPR BAMBANG SOESATYO: SEKARANG BOLANYA ADA DI TANGAN PEMERINTAH   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 5,3 YANG MENGGUNCANG BLITAR, JAWA TIMUR, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI    PEMPROV PAPUA PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT PENANGANAN VIRUS KORONA HINGGA 31 JULI 2020   KBRI NEW DELHI FASILITASI PEMULANGAN 107 WNI YANG TERTAHAN "LOCKDOWN" DI INDIA