HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV travel jelajah indonesia

HIDEN PARADISE - CUBADAK BAG 2 - MISTERI KAPAL BOELONGAN NEDERLAND

Rabu, 5 Februari 2020 | 15:01 WIB

MISTERI KAPAL  BOELONGAN NEDERLAND

Dari pagi sekali sudah bersiap untuk melakukan penyelaman, cuaca yang cerah ini mudah-mudahan menjadi pertanda baik dalam misi saya untuk menyingkap misteri kapal Boelongan Nederland. Tak akan ada yang menyangka di balik matahari yang hangat air yang tenang udara yang menyejukkan tersimpan pengalaman baru yaitu menyusuri bangkai kapal yang tenggelam.

Ternyata bukan hanya saya yang tertarik untuk mengetahui peninggalan sejarah peperangan Indonesia. Dalam penyelaman kali ini saya tidak sendiri tetapi saya juga ditemani oleh wisatawan dari mancanegara. Mereka adalah pasangan dari Italia dan beberapa orang dari Inggris.

Kapal Boelongan Nederland dirancang pada tahun 1915 dengan tujuan sebagai Kapal transportasi kapal ini memiliki ukuran yang cukup besar beratnya mencapai 153 ton dengan dimensi atau ukuran 72,6 x 11,603 x 3,1 M dengan daya jelajahnya 750 bhp dan kecepatan 8,250 knot. Kapal ini bukan korban dari Peperangan antara Indonesia dan Belanda, tetapi akibat dari pertikaian antara Belanda dan Jepang yang saat itu menjadi sekutu Jerman.

Beberapa hari sebelum tenggelam nya kapal Boelongan Nederland terjadi peristiwa tragis yang melibatkan tawanan Jerman yang didalangi oleh Belanda, untuk membalaskan dendam atas kejadian tersebut maka pihak Jepang yang saat itu menjadi sekutu Jerman pada tanggal 28 Januari 1942 menemui kapal Boelongan Nederland di sekitar perairan Padang dan langsung membombardir kapal tersebut dari udara. Pada saat itu juga riwayat kapal Boelongan Nederland telah berakhir. 

Kapal Boelongan Nederland awalnya dirancang sebagai kapal kargo namun beralih fungsi sesaat sebelum kedatangan tentara Jepang. Kapal Boelongan Nederland sering terlihat di Bulungan sebagai Kapal transportasi pejabat kolonial waktu itu namun masuk dekade 1941. Kapal ini diketahui berada diluar Kalimantan hingga akhirnya diketahui kandas di perairan Sumatera Barat.

Penulis : Anas Surya



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Bebaskan Sungai Bedadung Dari Sampah

Sabtu, 22 Februari 2020 | 12:56 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:43
DUTA BESAR TIONGKOK UNTUK ASEAN DENG XIJUN TEGASKAN WABAH VIRUS KORONA TAK PENGARUHI HUBUNGAN TIONGKOK-ASEAN   KORSEL MENGONFIRMASI 142 KASUS BARU VIRUS KORONA SEHINGGA TOTAL 346 ORANG DI NEGERI GINSENG TERINFEKSI KORONA   KEMENKOMINFO MENJARING 119 KONTEN HOAKS ATAUPUN DISINFORMASI SOAL KORONA DARI 23 JANUARI-20 FEBRUARI 2020   KEMENKOMINFO MINTA MASYARAKAT BIJAK DALAM MEMILAH DAN MEMILIH INFORMASI SOAL VIRUS KORONA DI DUNIA MAYA   BUPATI SAMOSIR, SUMUT, OPTIMISTIS TARGET WISATAWAN 2020 TERPENUHI DI TENGAH WABAH VIRUS KORONA   GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO PASTIKAN PENGUNGSI KORBAN BANJIR DI DESA KOSAMBI, KUDUS, AMAN    KEMENDIKBUD: REVISI UU 14 TAHUN 2005 TENTANG GURU DAN DOSEN SANGAT DIPERLUKAN   WAKIL PRESIDEN MA’RUF AMIN MINTA GURU BERADAPTASI DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0   PRESIDEN JOKO WIDODO: PERBAIKAN SARANA SEKOLAH PENTING UNTUK KEMBANGKAN SDM   MENTERI ERICK THOHIR SEBUT 130 BOS PERUSAHAAN BUMN MANGKIR DAN TAK SETORKAN RENCANA BISNIS 5 TAHUN KE DEPAN   BMKG PREDIKSI SEJUMLAH WILAYAH DI DKI JAKARTA AKAN MENGALAMI HUJAN LOKAL HARI INI   KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN: CUKAI MINUMAN BERPEMANIS TURUNKAN PERMINTAAN KARENA HARGA MAKIN MAHAL   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD: KASUS JIWASRAYA TAK BOLEH DIBELOKKAN KE PERKARA PERDATA   KPK TEGASKAN PENGHENTIAN 36 KASUS DI TAHAP PENYELIDIKAN SUDAH SESUAI DENGAN UU