Kompas TV nasional berita kompas tv

Tukar Pandangan Kuatkan KPK, Mahfud MD Temui Dewas KPK

Selasa, 4 Februari 2020 | 15:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dewan Pengawas KPK, siang ini (04/02/2020) bertemu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko PolhukamMahfud MD.

Dewan pengawas hadir di kantor Kemenko Pulhukam, langsung dipimpin Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean.

Pertemuan ini merupakan yang pertama sejak dewan pengawas hasil revisi Undang-undang KPK bekerja selama 1,5 bulan sejak Desember lalu.

Usai pertemuan, Mahfud menyatakan pertemuan untuk berbagi pengalaman, serta memperkuat KPK dan lembaga hukum lain yakni kepolisian dan kejaksaan dalam pemberantasan korupsi.

Sementara Ketua Dewas KPK Tumpak Panggabean menjelaskan pertemuan bertukar pandangan seputar penguatan KPK.

Editor : Reny Mardika



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:46
WEBINAR KOMPAS INSTITUTE "INVESTASI KALA RESESI" BERSAMA MOHAMAD ANDOKO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO TERIMA ANUGERAH “RISING STAR OF DEMOCRACY”   MAKI NILAI VONIS PENJARA SEUMUR HIDUP DALAM KASUS KORUPSI DI ASURANSI JIWASRAYA BISA BERI EFEK JERA BAGI KORUPTOR   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: IZIN USAHA PENGOLAHAN KOMODITAS PERIKANAN SEMAKIN MUDAH DAN CEPAT   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM PEMANTAU KEPATUHAN PROTOKOL KESEHATAN SECARA ”REAL-TIME”   SATGAS COVID-19 LUNCURKAN SISTEM BERSATU LAWAN COVID-19 UNTUK OPTIMALKAN OPERASI YUSTISI   CEGAH PRAKTIK PENYIMPANGAN KOPERASI, KEMENKOP DAN UKM MULAI TERAPKAN REFORMASI SISTEM PENGAWASAN KOPERASI   BAWASLU RIAU AWASI KETAT PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN SAAT KAMPANYE   PT PUPUK INDONESIA TELAH SALURKAN 69 JUTA TON PUPUK BERSUBSIDI KEPADA PETANI   KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN: APLIKASI SIPETAK UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA PENGELOLAAN TAMBAK   KEPALA PUSKESMAS KELURAHAN PISANGAN MINTA 103 WNA PENCARI SUAKA YANG MENUNGGU HASIL TES USAP ISOLASI MANDIRI   MENKOMINFO: HAK ATAS KEBEBASAN BEREKSPRESI DAN BERPENDAPAT DI INDONESIA MEMILIKI BATAS YANG HARUS DIPATUHI   POLRI SEBUT OPERASI YUSTISI EFEKTIF TERTIBKAN MASYARAKAT PATUHI PROTOKOL KESEHATAN   MENLU RETNO MARSUDI DORONG PERUSAHAAN AMERIKA SERIKAT BERINVESTASI DI INDONESIA