HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional gelar perkara

Kisah Rumit Cinta Segitiga Ayah-Anak-Pacar di Balikpapan yang Berakhir Tragis

Senin, 3 Februari 2020 | 00:20 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.TV - Zahirudin, pria 32 tahun ini tega membunuh pacarnya, Nursiah karena marah setelah mengetahui sang ayah menikah siri dengan kekasihnya itu.

Kasus ini terjadi pada Selasa 14 Januari 2020 di dekat rumah korban, tepatnya di Jalan Siaga, Balikpapan.

Namun, ini adalah versi keterangan pelaku yang saat ini mendekam di sel tahanan Mapolresta Balikpapan.

Baca Juga: Cinta Segitiga Ayah-Anak-Pacar Berujung Maut

Kepada tim Gelar Perkara KompasTV, ibu kandung dan anak dari korban bercerita kala itu korban sempat mengenalkan Zahirudin sang pelaku untuk melamar korban.

Namun, ibu korban, Ainiah sempat menolak karena saat itu diketahui pelaku Zahirudin masih memiliki istri sah dan belum bercerai.

Sang ayah, yang saat itu menyaksikan anaknya bersimbah darah di rumahnya, mengaku tidak sempat mengejar pelaku karena harus menolong Nursiah.

Tidak hanya itu, alasan pelaku yang menyebut bahwa korban telah menikah siri dengan ayah pelaku dibantah keras oleh ayah korban. 

Dirinya menegaskan bahwa kabar pernikahan siri adalah tidak benar dan hanya alasan semu sang pelaku.

Tidak dapat dipungkiri kondisi psikologis pelaku menurut pakar hukum menjadi faktor penyebab dari setiap keterangan pelaku yang sering berubah ubah.

Bukan hanya tindakan hukum yang diberikan, perlu juga adanya pembinaan dari lembaga pemasyarakatan agar perbuatan serupa tidak diulangi lagi oleh pelaku.

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
12:44
PEMERINTAH ITALIA PERPANJANG “LOCKDOWN” HINGGA 13 APRIL 2020   PT KAI: DAMPAK VIRUS KORONA, PENUMPANG KERETA API DI SUMATERA UTARA TURUN HINGGA 60 PERSEN   GELAR RESEPSI PERNIKAHAN SAAT PANDEMI VIRUS KORONA, KAPOLSEK KEMBANGAN DICOPOT   PANTAU KESEHATAN PEMUDIK, PEMKAB MADIUN DIRIKAN POSKO PEMERIKSAAN KORONA DI STASIUN DAN TERMINAL CARUBAN   DINAS KOMUNIKASI INFORMASI DAN STATISTIK RIAU: 4.444 TKI DARI MALAYSIA MASUK INDONESIA LEWAT RIAU   PANDEMI KORONA, KKP MINTA AKSES PENGIRIMAN SARANA PRODUKSI & LOGISTIK DI BIDANG KELAUTAN DAN PERIKANAN TAK DIBATASI   PEMPROV SULAWESI SELATAN SIAPKAN LAHAN DI GOWA KHUSUS UNTUK TEMPAT PEMAKAMAN JENAZA PASIEN VIRUS KORONA   WALI KOTA JAKARTA BARAT: 144 JEMAAH YANG DIISOLASI DI MASJID JAMI, KEBON JERUK, TAK ADA YANG MEMILIKI GEJALA KORONA   JUBIR PENANGANAN VIRUS KORONA: PEMERIKSAAN DENGAN MESIN TB-TCM DIPRIORITASKAN DI DAERAH YANG BANYAK KASUS KORONA   GUBERNUR JATIM KHOFIFAH INDAR PARAWANSA: RSUD TONGAS, PROBOLINGGO, JADI RUJUKAN PASIEN KORONA   BELUM BERSTATUS PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR, PEMPROV DKI BELUM STOP TRANSPORTASI DARI DAN KE JAKARTA   KEPALA IMIGRASI: WNA DILARANG MASUK KE INDONESIA, PENJAGAAN PELABUHAN DAN BANDARA DI BATAM DIPERKETAT   CEGAH PENYEBARAN KORONA, ANGKASA PURA II: BANDARA SOEKARNO-HATTA BERLAKUKAN LARANGAN KEDATANGAN WNA   PBNU MINTA MASYARAKAT JANGAN TOLAK PEMAKAMAN PASIEN POSITIF KORONA YANG MENINGGAL