Kompas TV nasional berita kompas tv

Dugaan Makar, Pimpinan Negara Rakyat Nusantara Ditangkap

Sabtu, 1 Februari 2020 | 03:25 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi menangkap Pimpinan Negara Rakyat Nusantara, atas dugaan makar. Tersangka Yudi Syamhudi Suyuti turut diduga menyebarkan berita bohong.

Yudi ditangkap atas ucapannya di media sosial, yang diduga tidak mengakui NKRI.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra menyatakan penyidik menyita barang bukti berupa flasdisk, sebuah telepon genggam dan screen shot pernyataan Yudi pada media sosial youtube.

Sebelumnya video tentang Negara Rakyat Nusantara ini viral di media sosial, salah satunya di youtube.

Pemimpinnya adalah Yudi Syamhudi Suyuti, yang mengklaim dirinya sebagai Presiden Negara Rakyat Nusantara, dan sudah ditangkap polisi.

Video yang diunggah pada tahun 2015 lalu ini lah, yang akhirnya membuat polisi turun tangan.

Mulai pekan lalu, polisi menyelidiki video viral itu, atas sebuah laporan yang masuk pada 22 Januari 2020.

 

 

Editor : Dea Davina



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:59
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19