HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Kasus Suap Harun Masiku, Koordinator ICW: Pasti Ada Aktor Besar di Baliknya!

Kamis, 30 Januari 2020 | 14:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Keberadaan Harun Masiku, tersangka suap pergantian antar waktu anggota DPR terhadap Komisioner KPU Non-aktif, Wahyu Setiawan, masih misterius.

Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan, Polri telah menerima surat permintaan bantuan dari KPK untuk memburu Harun Masiku.

Polri akan memberikan bantuan untuk mengejar bekas caleg PDI-P yang telah ditetapkan KPK sebagai tersangka sejak 9 Januari lalu.

Menyusul keterlambatan informasi kepulangan Harun Masiku ke Tanah Air, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly telah mencopot Ronny F. Sompie, dari jabatan Dirjen Imigrasi.

Selain Dirjen Imigrasi, Direktur Sistem dan Teknologi Informasi Keimigrasian, Alif Suadi, juga ikut dicopot, karena dianggap turut bertanggung jawab.

Langkah pencopotan kedua pejabat imigrasi ini diambil Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, untuk menjaga indepedensi tim yang akan memeriksa kasus keterlambatan informasi kepulangan Harun Masiku.

KPK sendiri tertarik dan akan menanti hasil temuan tim independen yang dibentuk Kementerian Hukum dan HAM.

KPK akan mendalami apakah dari hasil temuan, terdapat faktor kesengajaan atau hanya faktor kesalahan teknis semata, yang mengakibatkan keterlambatan informasi kepulangan Harun Masiku.

Mengenai kemungkinan apakah KPK juga akan memeriksa Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, sebagai atasan Dirjen Imigrasi, terkait kekeliruan informasi kepulangan Harun Masiku, Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyatakan, keperluan pemeriksaan saksi ada di tangan penyidik.

Penulis : Aleksandra Nugroho



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
20:11
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   KOMNAS HAM MINTA PRESIDEN DAN DPR TUNDA PENGESAHAN RKUHP   KANWIL KEMENKUMHAM BALI SIAPKAN BLOK KHUSUS UNTUK NARAPIDANA BERSTATUS POSITIF KORONA   KEMENTERIAN LUAR NEGERI ALOKASIKAN RP 110 MILIAR UNTUK PENANGANAN VIRUS KORONA   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO TERBITKAN SE LARANGAN MUDIK BAGI ASN DAN KELUARGA   KEMENDIKBUD MENDATA 40.081 SENIMAN TERDAMPAK PANDEMI VIRUS KORONA   IKATAN DOKTER NDONESIA INVESTIGASI MENINGGALNYA PETUGAS MEDIS TANGANI KORONA   PEMKAB BANTUL, YOGYAKARTA, SIAPKAN RUMAH ISOLASI WARGA YANG MUDIK DARI LUAR DAERAH   KETUA DPR: PEMERINTAH PERLU MILIKI DATABASE TERKAIT RUMAH SAKIT YANG TENAGA KESEHATANNYA MEMERLUKAN APD   MENLU SEBUT 907 WNI PESERTA JAMAAH TABLIGH BERADA DI LUAR NEGERI, PALING BANYAK DI INDIA   MENSOS: WARGA MISKIN DI JABODETABEK DAPAT PAKET SEMBAKO BUKAN BANTUAN LANGSUNG TUNAI   MUI: JIKA PANDEMI VIRUS KORONA MASIH TAK TERKENDALI, SHALAT IDUL FITRI DITIADAKAN   GUGUS TUGAS PERCEPATAN PENANGANAN KORONA SERAHKAN 7.000 APD KE DOKTER GIGI DAN SPESIALIS THT