HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

UPDATE! Virus Corona: Kronologi 2 Pasien Suspect di RS Hasan Sadikin, Bandung

Senin, 27 Januari 2020 | 11:48 WIB

BANDUNG, KOMPAS.TV - RS Hasan Sadikin Bandung menerima 2 orang pasien yang masih diduga terjangkit virus corona.

Berdasarkan hasil konferensi pers tim RS Hasan Sadikin Bandung, berikut adalah kronologi kedua pasien tersebut:

Baca Juga: UPDATE! Virus Corona: 2 Pasien di RS Hasan Sadikin Bandung Masih Suspect

1. Pasien pertama merupakan warga negara asing (WNA) asal Shenzhen, China.

Yang bersangkutan masuk ke Indonesia tanggal 12 Januari 2020.

Pasien masuk RS Hasan Sadikin Bandung pada tanggal 25 Januari 2020, disertai dengan demam, sakit kepala dan sakit tenggorokan.

Berdasarkan informasi dari pasien, di tanggal 12-24 Januari 2020, tidak ada gejala apapun yang menunjukkan bahwa pasien menderita sakit.

Pihak RS Hasan Sadikin Bandung tidak mengetahui data lain, selain yang berkaitan dengan riwayat sakit pasien.

2. Pasien kedua adalah WNI dan merupakan pasien rujukan dari RS Borromeus, Bandung.

Pasien memiliki riwayat penyakit bawaan epilepsi.

Di tanggal 22 Januari 2020, pasien baru kembali dari Singapura setelah berobat terkait epilepsi disana.

Pada saat berobat dan kembali dari Singapura, kondisi pasien dalam keadaan baik.

Baca Juga: Pasien Baru Pulang dari China, Setelah Diperiksa di RSUP Wahidin Makassar Negatif Virus Corona

Tanggal 23 Januari 2020, pasien mulai mengalami batuk dan demam.

Awalnya, pasien berobat di RS Borromeus, Bandung, namun pihak rumah RS Borromeus merujuk pasien ke RS Hasan Sadikin karena pasien terindikasi mengalami gejala seperti virus corona.

Maka, tanggal 25 Januari 2020, pasien masuk RS Hasan Sadikin dan sudah dalam keadaan kejang serta tidak sadarkan diri.

Tidak hanya itu saja, pasien juga mengalami demam dan batuk.

Saat ini, sampel kedua pasien sedang diteliti oleh tim Litbangkes dan membutuhkan waktu 2 hari untuk mendapatkan hasilnya.

Penulis : Angela Winda



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:02
KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL OPTIMISTIS REALISASI INVESTASI TETAP TUMBUH DI TENGAH WABAH KORONA   POLDA JAWA TIMUR GAGALKAN PEREDARAN 40 KILOGRAM TEMBAKAU GORILA   KPK PASTIKAN SELEKSI EMPAT JABATAN STRUKTURAL SESUAI KETENTUAN UNDANG-UNDANG   ICW MINTA KPK LIBATKAN PPATK DALAM SELEKSI JABATAN DEPUTI PENINDAKAN   PANDEMI VIRUS KORONA, MENTERI BUMN ERICK THOHIR PASTIKAN PROYEK BUMN TETAP BERJALAN   PEMPROV JAWA TIMUR: SEKITAR 3,8 JUTA PEKERJA DI SELURUH KABUPATEN/KOTA TERDAMPAK SOSIAL EKONOMI PANDEMI KORONA   PILKADA 2020 DITUNDA KARENA PANDEMI VIRUS KORONA, PRESIDEN JOKO WIDODO SEGERA TERBITKAN PERPPU   GUGUS TUGAS PENANGANAN VIRUS KORONA SALURKAN 165.000 ALAT PELINDUNG DIRI KE SELURUH INDONESIA   PEMPROV SUMATERA SELATAN MINTA PEMKAB/PEMKOT SEGERA DIRIKAN PUSAT PENANGANAN ORANG DALAM PEMANTAUAN KORONA   PEMPROV DKI: 81 TENAGA MEDIS DI JAKARTA POSITIF VIRUS KORONA   BNPB REKRUT 8.763 RELAWAN PERCEPATAN PENANGANAN VIRUS KORONA   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN INSTRUKSIKAN KETUA RT DAN RW DATA KELOMPOK RENTAN TERTULAR VIRUS KORONA   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MINTA KETUA RT DAN RW SEGERA LAPOR LURAH JIKA ADA WARGA DIDUGA POSITIF KORONA   KETUA DPRD DKI MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN ALIHKAN ANGGARAN FORMULA E UNTUK TANGANI KORONA