HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

WNI Diculik Abu Sayyaf, Mahfud MD Akan Berkoordinasi dengan Malaysia

Minggu, 26 Januari 2020 | 02:33 WIB
Mahfud MD saat di kantor PBNU, Jakarta, Sabtu (25/1/2020). (Sumber: Kompas TV/Elgeen-Bodhiya)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah Malaysia, terkait penculikan WNI di Perairan Sabah, Malaysia, oleh kelompok Abu Sayyaf.

"Kemarin pemerintah Indonesia resmi sudah mengeluarkan pernyataan bahwa mohon peran aktif Malaysia di dalam mengantisipasi dan menangani perompakan oleh Abu Sayyaf," ujar Mahfud saat menghadiri diskusi 'Harapan Baru Dunia Islam: Meneguhkan Hubungan Indonesia-Malaysia' di kantor PBNU, Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Menurut dia, Indonesia dan Malaysia mesti punya komitmen yang sama terhadap penculikan yang dilakukan Abu Sayyaf. Sebab, kata Mahfud MD, yang sering terjadi adalah hanya WNI yang diculik.

"Yang orang Indonesia saja yang selalu ditangkap, supaya Malaysia juga ikut menangani karena selalu terjadi di Perairan Malaysia," ucap Mahfud.

Baca Juga: Baru Saja 3 WNI Dibebaskan, Kini Ada Lagi 5 WNI Diculik Abu Sayyaf

Dari delapan kru kapal yang semuanya WNI, lima orang di antaranya diculik. Sementara itu, tiga di antaranya dibebaskan bersama kapal mereka. Dikutip dari Harian Kompas (20/01/2020), 8 WNI ditangkap kelompok Abu Sayyaf di wilayah perairan Sabah, Malaysia, Kamis (16/1), sekitar pukul 20.00. Diketahui, aksi penculikan ini merupakan aksi penculikan baru setelah seorang nelayan Indonesia, yang telah ditahan kelompok Abu Sayyaf selama 115 hari, telah dibebaskan di Sulu pada 15 Januari 2020. Kelima orang WNI yang masih hilang yakni Arsyad bin Dahlan (42) selaku juragan, Arizal Kastamiran (29), La Baa (32), Riswanto bin Hayono (27), dan Edi bin Lawalopo (53). Belakangan diketahui, berdasarkan informasi dari keluarga, seorang WNI yang masih berusia 11 tahun, Mohamad Khairuddin, juga ikut menjadi korban penculikan.

#AbuSayyaf #MahfudMD

Penulis : Laura Elvina



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Hanna Pagiet Rilis Album Akustik

Jumat, 28 Februari 2020 | 09:21 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
09:42
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB   HARI EKSTRA, BELANJA EKSTRA! DISKON 50 PERSEN BELANJA DI GERAI.KOMPAS.ID. AKSES KLIK.KOMPAS.ID/KABISAT 2020   BRASIL UMUMKAN KASUS PERTAMA PASIEN POSITIF TERJANGKIT VIRUS KORONA YANG KEMBALI DARI ITALIA   PM AUSTRALIA SCOTT MORRISON PERPANJANG LARANGAN MASUK BAGI WARGA TIONGKOK TERKAIT VIRUS KORONA    KETUA KOMISI II DPR AHMAD DOLI KURNIA AKAN KAJI LAGI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI SOAL PILPRES DAN PILEG SERENTAK   POLITISI PARTAI KEADILAN RAKYAT ANWAR IBRAHIM: MAHATHIR MOHAMAD SENDIRI YANG INGIN KELUAR DARI PAKATAN HARAPAN    WHO LAPORKAN 9 NEGARA BARU YANG TERINFEKSI VIRUS KORONA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM INGIN BUDAYA INDONESIA MENJADI BUDAYA OFENSIF, BUKAN DEFENSIF   DIRUT PT MRT: LEWATI RING 1 DAN CAGAR BUDAYA, PT MRT SIAPKAN SISTEM PERENCANAAN PEMBANGUNAN KEAMANAN YANG TINGGI   DIRUT PT MRT: PEMBANGUNAN FASE 2 MRT JAKARTA SIAPKAN KETAHANAN MITIGASI BENCANA   DIRUT PT MRT: PEMBANGUNAN FASE 2 STASIUN DAN TEROWONGAN BERADA PADA STRUKTUR TANAH YANG LUNAK DI BAWAH SUNGAI   BPPT SEBUT TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA TIDAK BISA MENJANGKAU AWAN-AWAN HUJAN DI MALAM HINGGA DINI HARI   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO PASTIKAN PULAU SEBARU SUDAH SIAP OBSERVASI 188 WNI KRU WORLD DREAM