HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Anggaran Kementerian Pertahanan Naik 21,6 Triliun Rupiah Dibanding Tahun Lalu

Minggu, 26 Januari 2020 | 00:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah  mengalokasikan anggaran pertahanan,  yang jumlahnya paling besar dibanding kementerian lain.

Tahun 2020, Kementerian Pertahanan mendapatkan anggaran 131 triliun rupiah. 

Anggaran ini merupakan pos terbesar yang diberikan dalam APBN.

Oleh karena itu, Jokowi minta Menteri Pertahanan Prabowo agar berhati-hati menggunakan anggaran itu.

Jokowi juga mengingatkan Kementerian Pertahanan untuk memperkuat diplomasi pertahanan,  dan siap menggelar persenjataan untuk penegakan hukum di wilayah Indonesia.

Dalam APBN 2020, Kementerian Pertahanan mendapatkan alokasi anggaran paling besar, dibanding kementerian dan lembaga lain.

Kementerian Pertahanan mendapatkan anggaran hingga 131,2 triliun rupiah.

Kemudian Kementerian PUPR, sebesar 120,2 triliun.

Polri mendapat anggaran 104,7 triliun. 

Disusul  Kementerian Agama sebesar 65,1 triliun. 

Dan Kementerian Sosial  62,8 triliun rupiah.

Besarnya anggaran di Kementerian Pertahanan harus bisa dimanfaatkan untuk mendorong industri strategis di bidang pertahanan dalam negeri, dan meningkatkan kesejahteraan para Prajurit TNI.

Pemerintahan Joko Widodo mematok target instrumen militer berteknologi canggih, dan investasi pertahanan.

Anggaran untuk Kementerian Pertahanan pun didongkrak naik 21,6 triliun rupiah, dibanding tahun lalu.

Mungkinkah target tersebut tercapai dalam waktu dekat?.

Instrumen militer mana yang perlu diprioritaskan, untuk memperkokoh sistem pertahanan indonesia?.

Kita akan membahasnya dengan narasumber yang sudah hadir di menara kompas.

Deputi lima kantor staf presiden, Jaleswari Pramodhawardani.

Guru besar politik internasional dari Universitas Pelita Harapan, Aleksius Jemadu.

Direktur eksekutif Institute for Security and Strategic Studies, ISESS, Khairul Fahmi.

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
08:56
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB   PROMO 4 TAHUN SEKALI! DISKON 50 PERSEN BELANJA DI GERAI.KOMPAS.ID. AKSES KLIK.KOMPAS.ID/KABISAT2020   PRESIDEN PERANCIS EMMANUEL MACRON KHAWATIR DALAM WAKTU 24 JAM ADA 20 KASUS PASIEN POSITIF TERINFEKSI KORONA   SETELAH SEBELUMNYA DINYATAKAN SEMBUH, PASIEN DI JEPANG KEMBALI POSITIF VIRUS KORONA    CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, ISRAEL TOLAK PELANCONG ASAL ITALIA    KEJAKSAAN AGUNG PERIKSA PERWAKILAN BANK MANDIRI DAN STANDARD CHARTERED TELUSURI ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA   BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 5,7 YANG MENGGUNCANG KEPULAUAN SANGIHE, SULAWESI UTARA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   KBRI DI KOREA SELATAN TUTUP SEMENTARA UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   KABARESKRIM SEBUT PENOLAKAN PEMBANGUNAN GEREJA DI KARIMUN, KEPULAUAN RIAU, TERKAIT PILKADA   GURU BESAR UNIVERSITAS GAJAH MADA SAN AFRI AWANG BANTAH ADA PENGHAPUSAN AMDAL DI RUU "OMNIBUS LAW"   KEMENDIKBUD IMBAU SEKOLAH BENTUK TIM PENCEGAHAN TINDAK KEKERASAN    ANTISIPASI CURAH HUJAN TINGGI JABODETABEK, BPPT MELAKUKAN TEKNIK BARU MENGGUNAKAN BAHAN PENYEMAIAN FLARE   KEPALA BKPM BAHLIL LAHADALIA MINTA PENGUSAHA PATUHI HUKUM ADAT DALAM PROSES PEMBEBASAN LAHAN DI PAPUA