Kompas TV TALKSHOW rosi

Yunarto Wijaya Samakan Minoritas dengan Anak Bungsu. Mengapa? - ROSI

Sabtu, 25 Januari 2020 | 15:32 WIB

Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia, menganalogikan minoritas seperti anak bungsu. Menurut Yunarto anak bungsu biasa dianggap sebelah mata namun di sisi lain anak bungsu menjadi yang paling didengar. Sehingga sebagai minoritas, jika hanya diam saja, maka akan dianggap selayaknya anak bungsu yang dipandang sebelah mata, kalah pintar, kalah bijaksana dibandingkan oleh kakaknya.

Yunarto juga menambahkan, seorang anak bungsu juga harus tetap tahu diri akan posisinya dan tidak boleh kurang ajar, karena biasanya akan ditanggapi dengan lebih sensitif oleh yang lain.

Sebelumnya Rosianna Silalahi  mengapa Grace Natalie, Charles Honoris, dan Yunarto Wijaya yang berani bersikap kritis dan vocal, di tengah-tengah anggapan bahwa etnis Tionghoa cenderung menghindari masalah dan bermain aman?

Lantas apa yang mmembuat ketiga sosok tersebut tak takut menyuarakan pendapat mereka?

Saksikan cuplikan dialog Rosianna Silalahi bersama Grace Natalie (Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia), Charles Honoris (Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan), Anne Avantie (Perancang Busana), Yunarto Wijaya (Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia), dan KH Tio Iskandar (Ketua DPW Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesa (PITI) Jawa Tengah).
Dalam tayangan ROSI eps Saya Tionghoa, 100% Indonesia, tayang Kamis 23 Januari pukul 20.00 WIB di Kompas TV. Independen Tepercaya

Jangan lewatkan dialog seru lainnya di program ROSI setiap hari Kamis pukul 20.00 WIB hanya di @kompastv

Dan follow akun Instagram talkshow ROSI @rosi_kompastv

juga Twitter di @Rosi_KompasTV.

Ingin menonton ROSI langsung di Studio 1 Menara Kompas? Kirimkan email ke humas@kompas.tv atau DM ke akun instagram ROSI (@rosi_kompastv) dengan format daftar(spasi)tanggal live(spasi)nama(spasi)no telepon

#TalkshowRosi #RosiKompasTV #ROSI #SayaIndonesia #GraceNatalie #YunartoWijaya #CharlesHonoris 

Editor : Novian Zainul Arifin



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:49
BANGUN 23 TITIK SUPER WIFI DI LABUAN BAJO, MENKOMINFO JOHNNY G PLATE SEBUT JANGKAUANNYA MENCAPAI RADIUS 500 METER   JAKSA AKUI MASIH SELIDIKI BERKAS PERKARA KASUS DUGAAN SUAP PENGHAPUSAN “RED NOTICE” DJOKO TJANDRA   KEMNAKER OPTIMISTIS “OMNIBUS LAW” RUU CIPTA KERJA AKAN MENGHADIRKAN PERLINDUNGAN LEBIH BAGI PARA PEKERJA   KONFEDERASI PERSATUAN BURUH INDONESIA MINTA PRESIDEN JOKOWI MENGHENTIKAN PEMBAHASAN OMNIBUS LAW RUU CIPTA KERJA   KOMISI X DPR SEBUT KLASTER PENDIDIKAN DITARIK DARI RUU CIPTA KERJA KARENA BANYAK PENOLAKAN DARI BERBAGAI PIHAK   BADAN ANGGARAN DPR SEPAKAT RAPBN 2021 DIBAWA KE SIDANG PARIPURNA   KEMENPAREKRAF SIAPKAN SEJUMLAH STRATEGI PENANGANAN COVID-19 DAN PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL DI SEKTOR PARIWISATA   KOMISIONER KPU IMBAU SEMUA PIHAK YANG TERLIBAT PILKADA PATUHI PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19   KAMPANYE PILKADA AKAN DIMULAI 26 SEPTEMBER 2020 DAN BERAKHIR PADA 5 DESEMBER 2020   WAGUB DKI AHMAD RIZA PATRIA: 208 TEMPAT USAHA DI JAKARTA DITUTUP SEMENTARA KARENA LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN    PEMPROV DKI JAKARTA AKAN LIBATKAN 26 RUMAH SAKIT SWASTA MENJADI RUMAH SAKIT RUJUKAN PENANGGULANGAN COVID-19   MENTERI PPPA MINTA MASYARAKAT TETAP GUNAKAN MASKER DI RUMAH UNTUK CEGAH PENULARAN COVID-19 DI LINGKUNGAN KELUARGA   MENTERI PPPA SEBUT PIHAKNYA TENGAH MENYUSUN PROTOKOL KESEHATAN UNTUK PENCEGAHAN COVID-19 DI LINGKUP KELUARGA   MENTERI AIRLANGGA HARTARTO: PEMERINTAH TENGAH MERANCANG PERPRES & PETA JALAN TERKAIT DISTRIBUSI VAKSIN COVID-19