Kompas TV nasional berita kompas tv

Hasto Dikasih 24 Pertanyaan, Penyidik KPK Mau Dalami Alasan PDIP Tunjuk Harun Masiku

Jumat, 24 Januari 2020 | 21:49 WIB
hasto-dikasih-24-pertanyaan-penyidik-kpk-mau-dalami-alasan-pdip-tunjuk-harun-masiku
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memberi keterangan seusai pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (24/1/2020). (Sumber: KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengaku ada 24 pertanyaan yang diajukan penyidik KPK saat proses pemeriksaan dirinya sebagai saksi tersangka eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Salah satu diantaranya alasan PDIP merekomendasikan Harun Masiku sebagai pengganti almarhum Nazarudin Kiemas. Menurut Hasto, Harun memiliki latar belakang yang memumpuni sebagai anggota DPR pengganti almarhum Nazarudin. Harun juga dinilai memiliki kompetensi di bidang aturan perdaganan dan kerjasama ekonomi internasional.

"Mengapa saudara Harun, kami memberikan keterangan karena yang bersangkutan punya latar belakang yang baik, sedikit dari orang Indonesia yang menerima beasiswa dari ratu Inggris dan memiliki kompetensi dalam internernational economic law," ujar Hasto di gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Baca Juga: Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto Diperiksa KPK terkait Suap Eks Komisioner KPU

Hasto menambahkan, partai memiliki kedaulatan untuk menentukan kader pengganti di DPR. Hal ini pernah dilakukan saat DPP PDIP menentukan Irwansyah sebagai pengganti almarhum Sutradara Ginting, caleg terpilih periode 2009-2014. 

"Ya sama dulu ketika Bapak Sutradara Ginting digantikan oleh Pak Irwansyah. Pak irwansyah juga memiliki suara yang lebih sedikit disitu ada pertimbangan strategis dari partai," ujar Hasto.

Hasto diperiksa KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap PAW anggota DPR dari PDIP yang menyeret Wahyu Setiawan. Ia tiba di gedung KPK pada pukul 9.00 WIB.

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:11
WEBINAR MENULIS, MENERBITKAN, DAN MEMASARKAN BUKU BERSAMA EKO PRABOWO. DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID    PM INGGRIS BORIS JOHNSON SEBUT PEMBUKAAN SEKOLAH PADA AWAL SEPTEMBER 2020 SEBAGAI PRIORITAS NASIONAL   PM INGGRIS BORIS JOHNSON MINTA SEKOLAH DIBUKA KEMBALI PADA SEPTEMBER 2020   IMBAS DARI SANKSI AS, PRODUKSI "CHIPSET" UNTUK PONSEL HUAWEI AKAN BERHENTI 15 SEPTEMBER 2020   BPBD: JUMLAH BENCANA ALAM PADA PERIODE 1 JANUARI HINGGA 9 AGUSTUS 2020 MENCAPAI 1.771 KEJADIAN   MENHUB BUDI KARYA SUMADI OPTIMISTIS PROYEK PELABUHAN PATIMBAN DI SUBANG, JABAR, TAHAP I BISA SELESAI PADA OKTOBER 202   KELOMPOK MASYARAKAT SIPIL: UNJUK RASA DI DPR BERTUJUAN AGAR PEMBAHASAN “OMNIBUS LAW” RUU CIPTA KERJA DIHENTIKAN   KELOMPOK MASYARAKAT SIPIL AKAN MELAKUKAN UNJUK RASA PADA 14 & 16 AGUSTUS 2020 DI DEPAN GEDUNG DPR   POLISI SEBUT TERSANGKA KASUS FETISH KAIN JARIK MENGAKU ADA 25 ORANG YANG JADI KORBAN SEJAK 2015 HINGGA SAAT INI   BPBD JEMBER SEBUT SEORANG PELAJAR SMAN TENGGARANG YANG JATUH DI GUNUNG PIRAMID DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA HARI INI   BASARNAS: OPERASI PENCARIAN WARGA AS YANG HILANG DITELUK AMBON DIPERLUAS HINGGA 400 METER   PEMKAB PONOROGO TUTUP SEMENTARA PUSKESMAS WRINGINANOM SELAMA 10 HARI KEDEPAN KARENA EMPAT PEGAWAI POSITIF KORONA   PSBB DI TANGERANG RAYA KEMBALI DIPERPANJANG DUA PEKAN KEDEPAN HINGGA 22 AGUSTUS 2020   KEMDIKBUD ALOKASIKAN DANA SEBESAR RP 405 MILIAR UNTUK PENANGANAN KORONA