HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional rumah pemilu

Dugaan Suap Wahyu Setiawan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Jalani Pemeriksaan di KPK

Jumat, 24 Januari 2020 | 18:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  KPK memanggil Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristianto dalam kasus dugaan suap Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Tidak hanya Hasto, 2 komisioner KPU juga dipanggil sebagai saksi.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, hadir sekitar pukul 9 pagi di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi.

Hasto diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap mantan komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Ia mengaku siap memberikan keterangan kepada penyidik KPK.

Tidak hanya petinggi PDI Perjuangan, KPK juga memeriksa komisioner KPU.

Mereka adalah Evi Novida Ginting dan Hasyim Asyari.

Keduanya hadir sekitar pukul 10 pagi, sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pergantian antar waktu anggota DPR PDI Perjuangan.

Kasus yang  membuat Wahyu Setiawan, menyandang status tersangka.

PLT juru bicara KPK Ali Fikri menegaskan pemeriksaan sejumlah saksi dari pihak PDI-P dan KPU dilakukan untuk memperdalam penyidikan kasus suap komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Keterangan Hasto menjadi penting dalam mendalami dugaan suap pergantian antar waktu anggota DPR, karena stafnya yang bernama Saeful Bahri juga ditangkap KPK.

Serta tersangka lainnya dari PDI-P yang juga menjadi misteri, Harun Masiku.

Buronnya Harun Masiku, cukup menjadi sorotan.

Apalagi setelah Kemenkumham dan KPK, seakan meyakini bahwa Harun masih berada di luar negeri 2 hari sebelum adanya operasi tangkap tangan KPK, menurut Ditjen Imigrasi.

2 hari lalu, imigrasi meralat informasi soal keberadaan Harun.

Imigrasi menyebut, bahwa harun sudah berada di Indonesia sejak 7 Januari 2020 silam.

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
06:22
KOREA SELATAN LIBURKAN KEGIATAN SEKOLAH MULAI PEKAN DEPAN TERKAIT STATUS SIAGA SATU VIRUS KORONA   PRESIDEN KOREA SELATAN MENAIKKAN STATUS INFEKSI VIRUS KORONA KE LEVEL TERTINGGI    BPBD NTB SEBUT RATUSAN JIWA MENGUNGSI AKIBAT BANJIR BANDANG YANG MENERJANG KECEMATAN SAMBELIA, LOMBOK TIMUR   PLT JUBIR KPK: DARI EVALUASI ADA 366 SURAT PERINTAH PENYELIDIKAN YANG MENJADI TUNGGAKAN SEJAK 2008 HINGGA 2019   ANGGOTA KOMISI III DPR ARSUL SANI MENGAKU BELUM MENERIMA LAPORAN KPK SOAL PENGHENTIAN PENYIDIKAN 36 KASUS    PLN UNIT INDUK DISTRIBUSI JAKARTA RAYA : 247 GARDU LISTRIK TELAH KEMBALI DINYALAKAN PASCABANJIR   KBRI TOKYO SEBUT 78 WNI YANG BERADA DI DIAMOND PRINCESS SUDAH JALANI TES “POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR)”    ANTISIPASI WABAH VIRUS KORONA, TURKI DAN PAKISTAN TUTUP PINTU PERBATASAN DENGAN IRAN   JADI NEGARA MAJU, AMERIKA SERIKAT MENCORET INDONESIA DARI DAFTAR NEGARA BERKEMBANG    PRESIDEN XI JINPING: VIRUS KORONA ADALAH DARURAT KESEHATAN TERBESAR DI TIONGKOK   BNN TANGKAP 6 ORANG DARI PENGGEREBEKAN PABRIK NARKOBA DI ARCAMANIK, BANDUNG, JAWA BARAT   BNN SEBUT ADA SEKITAR 2 JUTA PIL NARKOTIKA YANG DIPRODUKSI DARI PABRIK NARKOBA DI ARCAMANIK, BANDUNG    SELAIN MESIN PENCETAK, BNN JUGA TEMUKAN BAHAN BAKU DAN CAIRAN YANG DIDUGA UNTUK MEMPRODUKSI PIL NARKOTIKA   PENGGEREBEKAN PABRIK NARKOBA DI BANDUNG, JAWA BARAT, BNN TEMUKAN MESIN BERUKURAN BESAR UNTUK CETAK PIL NARKOTIKA