HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Saksi Kunci Kasus Memiles Diperiksa Polisi

Jumat, 24 Januari 2020 | 01:06 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Pengungkapan kasus investasi ilegal berkedok jasa periklanan Memiles terus dikembangkan penyidik Polda Jawa Timur. Hari ini, polisi memeriksa seorang saksi kunci berinisial M.

Saksi M, merupakan karyawan dari PT Kam and Kam, yang mengetahui secara detail dari mana dan kemana uang perusahaan mengalir. 

Menurut polisi, saksi M, yang bekerja di bagian keuangan, memiliki informasi mengenai perputaran dana Memiles baik yang digunakan untuk reward dan yang dimasukkan ke rekening pribadi.

Sementara itu, kapolda Jawa Timur menyebut kasus investasi bodong ini sudah berjalan 80 persen, dan menurut rencana akhir Januari, berkas tahap pertama akan diserahkan ke kejaksaan.

Hingga kini Polda Jawa Timur telah memeriksa 40 saksi terkait kasus investasi bodong berkedok jasa iklan, yakni aplikasi Memiles

5 diantaranya telah ditetapkan menjadi tersangka.

Sebelumnya, 6 selebritas dan tokoh telah dipanggil Polda Jatim untuk diperiksa sebagai saksi. 

Sementara sejumlah saksi yang berhalangan hadir dan meminta untuk dijadwalkan ulang, diantaranya adalah Regina dan Siti Badriah.

Polisi memeriksa saksi kunci kasus investasi bodong MeMiles yang berinisial M. Peran M disebut sebagai pengatur pada bagian keuangan.

"Baru saja kami bertemu dengan penyidik, diskusi terkait dengan pemeriksaan ada saksi kunci dengan inisial M, yang mana yang bersangkutan adalah banyak mengetahui, karena bagian keuangan," ujar Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (23/1/2020).

Penulis : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:56
PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA MINTA PEMERINTAH TARIK DAN PERBAIKI RUU “OMNIBUS LAW” SEBELUM DIAJUKAN KE PARLEMEN    BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 4,9 MENGGUNCANG TASIKMALAYA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   KORBAN MENINGGAL AKIBAT VIRUS KORONA DI TIONGKOK HINGGA 21 FEBRUARI 2020 MENCAPAI 2.233 ORANG   AUSTRALIA SEBUT DUA WARGANYA YANG DIEVAKUASI DARI KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   WAKIL KETUA KOMISI VII DPR ACE HASAN SYADZILY MINTA MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY TIDAK IKUT CAMPUR SOAL JODOH   KEJAGUNG GANDENG DITJEN PAJAK, KEMENKEU, DAN PPATK TELUSURI ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA   PERKUMPULAN AHLI ARKEOLOGI INDONESIA MENDESAK GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN BATALKAN FORMULA E DI MONAS   KLHK BANTAH RUU "OMNIBUS LAW" MENGABAIKAN PRINSIP LINGKUNGAN DAN PRO-PEBISNIS BESAR   KEJAGUNG SEBUT BERKAS 5 TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI PT JIWASRAYA SUDAH 85 PERSEN RAMPUNG   PBNU MENILAI USULAN MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SOAL FATWA SI KAYA NIKAHI SI MISKIN TIDAK TEPAT    KEMENDAGRI SEBUT PEMERINTAH AKAN MENYALURKAN DANA DESA SEBESAR RP 72 TRILIUN KEPADA 74.953 DESA DI SELURUH INDONESIA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM INGIN BAHASA INDONESIA JADI BAHASA PENGANTAR DI KAWASAN ASIA TENGGARA   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT RUU KETAHANAN KELUARGA MENGABAIKAN HAM   KPK: KASUS-KASUS BESAR TIDAK TERMASUK YANG DIHENTIKAN PENYELIDIKANNYA