HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Petinggi Sunda Empire: Setelah 2020, Seluruh ASEAN Gunakan Pancasila

Rabu, 22 Januari 2020 | 18:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Setelah berita Keraton Agung Sejagat muncul, kini media massa hingga media sosial diramaikan dengan berita mengenai Kekaisaran Sunda Empire.

Para pengikut Sunda Empire mengaku kalau mampu memberikan tatanan empire yang dapat mempersatukan bangsa dan memberikan kedamaian kepada dunia. Bahkan, petinggi Sunda Empire Rangga Sasana pun mengaku, mereka memiliki sistem empire yang bisa mengatur segala kerumitan masalah internasional. 

Baca Juga: Sunda Empire Akui Bersahabat dengan Amerika Hingga Belanda

Meski demikian, Sunda Empire tetap mengakui Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tak hanya itu, mereka juga percaya dengan Pancasila dan mengaku akan menerapkan sistem berdasarkan Pancasila di seluruh ASEAN (Association of South East Asian Nations). 

"Sudah kita sepakati bahwa Pancasila akan kita kembangkan dan terapkan kepada seluruh negara-negara, karena itu sudah teruji ya," ujar Rangga Sasana kepada Jurnalis KompasTV Aulia Faradina, Selasa (221/1/2020).

Selain sudah memastikan diri sebagai bagian dari NKRI, Sunda Empire bukan hanya mengurusi tatanan NKRI, tetapi juga tatanan negara-negara lain. Sunda Empire mengaku akan menyelamatkan bumi yang akan berakhir pada 15 Agustus 2020 ini.

#SundaEmpire #RanggaSasana #KeratonSejagat

 

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
16:24
SERANGAN UDARA PASUKAN SURIAH KE TURKI AKIBATKAN 33 ORANG TEWAS   ERICK THOHIR RESMI TUNJUK STAF AHLI KEMENTERIAN BUMN LOTO SRINAITA GINTING SEBAGAI KOMISARIS UTAMA BARU PEGADAIAN   MENDESA PDTT SEGERA MENGISI KEKOSONGAN RIBUAN TENAGA PENDAMPING DESA UNTUK MAKSIMALKAN PEMBANGUNAN PEDESAAN   MENKEU MINTA KEPALA DESA DI SUMSEL SELESAIKAN SYARAT PENYALURAN DANA DESA AGAR SEGERA TERSALURKAN & DAPAT DIGUNAKAN   BPBD SIDAREJA, CILACAP, JATENG: 2.861 KELUARGA DI ENAM DESA TERDAMPAK BANJIR   WALKOT BEKASI: SALURAN AIR TOL JAPEK YANG TERTUTUP PROYEK KERETA CEPAT INDONESIA CHINA (KCIC) JADI PENYEBAB BANJIR   IMBAS ARAB SAUDI BERHENTIKAN SEMENTARA UMRAH, MENAG: 2.393 WNI GAGAL UMRAH DAN 1.685 DIPULANGKAN   MENAG: JEMAAH GAGAL UMRAH KARENA KEBIJAKAN ARAB SAUDI BERHENTIKAN SEMENTARA DIJADWALKAN ULANG TANPA BIAYA TAMBAHAN   JELANG RAMADAN, BULOG SIAP AMANKAN PASOKAN BERAS LOKAL DI SELURUH WILAYAH INDONESIA   CEGAH BANJIR, PEMERINTAH KOTA BEKASI AKAN MENGEVALUASI IZIN PENDIRIAN APARTEMEN, MALL, HINGGA GUDANG   KORLANTAS POLRI: SIM INTERNASIONAL ASAL INDONESIA BERLAKU DI 188 NEGARA   POLISI: PENIMBUNAN DAN PRODUKSI MASKER ILEGAL DI CAKUNG MANFAATKAN ISU VIRUS KORONA, OMZET RP 250 JUTA PER HARI   POLISI GEREBEK GUDANG PENIMBUNAN DAN PRODUKSI MASKER ILEGAL DI CAKUNG, JAKARTA UTARA   KEMENTERIAN LUAR NEGERI: WNI DI KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS RENCANANYA DIEVAKUASI MINGGU 1 MARET 2020