Kompas TV nasional berita kompas tv

Detik-detik Kedatangan Harun Masiku Terekam CCTV Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 22 Januari 2020 | 06:04 WIB
detik-detik-kedatangan-harun-masiku-terekam-cctv-bandara-soekarno-hatta
CCTV Bandara Soekarno-Hatta menangkap keberadaan Harun pada pukul 17.15 WIB, Selasa (7/1/2020). (Sumber: Tempo.co)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Tersangka suap terkait pergantian antar-waktu (PAW) anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Harun Masiku, sudah tiba di Tanah Air sejak 7 Januari 2020.

Dilansir dari Tempo.co, Harun Masiku kembali ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Batik Air. Pesawat yang membawa Harun tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada pukul 17.03 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Sementara CCTV Bandara Soekarno-Hatta menangkap keberadaan Harun pada pukul 17.15 WIB.

Hingga kini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus mendalami keberadaan tersangka suap penetapan anggota legislatif yang juga kader PDI-P Harun Masiku. Hal itu termasuk informasi dari media TEMPO yang menampilkan Harun kembali ke Jakarta.

Selain itu, KPK juga melakukan pendekatan kepada orang terdekat Harun, seperti sang istri.

"Sekali lagi ya kami ulangi dan tegaskan bahwa terkait pencarian dari tersangka Harun, karena ini bentuk koordinasi, kemarin kita juga informasi itu salah satunya kita peroleh dari imigrasi. Informasi lainnya dari masyarakat dan teman-teman media kita pelajari juga. Kita sebagai bahan pertimbangan juga. Jadi informasi semua termasuk kita sudah melakukan upaya pencegahan, kita melakukan upaya pencarian, penangkapan, pencarian orang ke Polri. Yang kita tahu tadi yang saya baca di media, dari Polri juga sudah mencari bergerak ke tempat sesuai informasi teman-teman media yang di Gowa itu, tapi itu enggak ada. Jadi memang semuanya kita upayakan semaksimal mungkin dan yakin bahwa upaya-upaya kerja sama itu membuahkan hasil ke depan," ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri.

Seperti diketahui, Harun merupakan tersangka kasus suap terkait penetapan anggota DPR periode 2019-2024 yang turut menjerat Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Editor : Desy Hartini

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:41
SEKDA PEMPROV BALI INGATKAN KEGIATAN ADAT DILAKSANAKAN DENGAN JUMLAH TERBATAS   BAWASLU JABAR SEBUT POTENSI KETERLIBATAN ASN BERPOLITIK PRAKTIS CUKUP TINGGI PADA PILKADA 2020   MENKO PMK SEBUT PEMERINTAH TERUS CARI CARA CEGAH KEMATIAN DOKTER AKIBAT COVID-19   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PANDEMI COVID-19 HARGA MATI   TEKAN JUMLAH KEMATIAN AKIBAT COVID-19, DINKES NUSA TENGGARA BARAT "SCREENING" LANSIA   KASUS COVID-19 BERTAMBAH, PEMKAB BENER MERIAH TUTUP 17 SEKOLAH   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO: TNI AKAN KERAHKAN SELURUH ANGKATAN UNTUK ATASI PANDEMI COVID-19   SATPOL PP BOGOR SEGEL 10 VILA KARENA NEKAT SEWAKAN "HOME STAY" DI MASA PSBB PRA-ADAPTASI KEBIASAAN BARU   12 TENAGA MEDIS POSITIF COVID-19, RSUD JAMBI TUTUP SEMENTARA LAYANAN ICU HINGGA RADIOLOGI SELAMA 3 HARI   KEMENPERIN RUMUSKAN SNI MASKER KAIN UNTUK LINDUNGI KONSUMEN SECARA OPTIMAL DARI COVID-19   MENKO PMK MINTA PARA DOKTER YANG TANGANI PASIEN COVID-19 UTAMAKAN KESELAMATAN PRIBADI   BPOM TEMUKAN 50.000 TAUTAN IKLAN PENJUAL PRODUK MAKANAN DAN OBAT ILEGAL SELAMA PANDEMI KORONA   KPU KABUPATEN BANDUNG DORONG KAMPANYE SECARA DARING   BALAI BESAR TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU: JALUR PENDAKIAN GUNUNG SEMERU DIBUKA 1 OKTOBER 2020