Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pelajar Pembunuh Begal Tidak Terancam Pidana Seumur Hidup, tetapi...

Selasa, 21 Januari 2020 | 15:04 WIB

MALANG, KOMPAS.TV – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang mengklarifikasi dakwaan terhadap ZA, pelajar SMA berusia 17 tahun yang membunuh begal karena melindungi pacarnya. Pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang memastikan bahwa tidak ada dakwaan seumur hidup.

“Terdapat berita bahwa terhadap anak ini, saya baca dari media, didakwa dengan dakwaan seumur hidup. Itu saya pastikan tidak ada. Karena yang menjadi terdakwa di sini, anak yang berhadapan dengan hukum diproses melalui sistem peradilan anak,” kata Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, Sobrani Binzar, di kantornya, Senin (20/1/2020).

Baca Juga: Kasus Pelajar Bunuh Begal, Ini Kata Hotman Paris hingga Jaksa Agung

Dilansir dari Kompas.com, Sobrani mengakui bahwa ada pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana dalam dakwaan terhadap ZA. Namun, untuk sistem peradilan pidana anak, ancaman hukuman hanya berlaku separuh. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Jika Pasal 340 KUHP memuat ancaman maksimal penjara seumur hidup, maka untuk peradilan pidana anak hanya berlaku separuhnya, yakni ancaman maksimalnya 10 tahun penjara. Hal itu juga berlaku bagi pasal-pasal lainnya.

#PelajarBunuhBegal #Malang #Kejaksaan

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:05
KASUS COVID-19 MELONJAK, PEMKAB LEBAK BERENCANA TERAPKAN PSBB MULAI 1-20 OKTOBER 2020   WAPRES MA'RUF AMIN: PEMUKA AGAMA BERPERAN PENTING CEGAH PENULARAN COVID-19   CEGAH PENULARAN COVID-19 DI KALANGAN LANSIA, PEMKOT SURABAYA BERI ALAT PENGUKUR KADAR OKSIGEN DAN VITAMIN KE LANSIA   CEGAH PENULARAN COVID-19 DI KALANGAN LANSIA, PEMKOT SURABAYA BERI ALAT PENGUKUR KADAR OKSIGEN DAN VITAMIN KE LANSIA   KETUA BAWASLU SEBUT PILKADA DI TENGAH PANDEMI KORONA TIDAK MUDAH   POLDA METRO JAYA TES USAP 300 TAHANAN BERSTATUS VONIS GUNA PASTIKAN SEHAT DAN AMAN DIPINDAH KE LAPAS   KETUA KPI SUMUT PARULIAN TAMPUBOLON MENINGGAL AKIBAT COVID-19   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KETERISIAN TEMPAT TIDUR RS COVID-19 SECARA NASIONAL CAPAI 46,29 PERSEN   KETUA SATGAS COVID-19: BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN USUL HARGA STANDAR TES USAP RP 797.000    SATGAS COVID-19 GENCARKAN KAMPANYE PERUBAHAN PERILAKU MASYARAKAT TAATI PROTOKOL KESEHATAN    KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO USUL ACEH DAN BALI MASUK PROVINSI PRIORITAS PENANGANAN COVID-19    PEMERINTAH SIAPKAN TOWER 8 WISMA ATLET PADEMANGAN UNTUK ISOLASI PASIEN COVID-19 TANPA GEJALA    KPU KLAIM METODE KOTAK SUARA KELILING BISA JAMIN RAHASIA SUARA PEMILIH    KPU USUL METODE PEMUNGUTAN SUARA TAMBAHAN DI PILKADA BERUPA KOTAK SUARA KELILING