HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas siang

Disindir Ridwan Kamil, Petinggi Sunda Empire: Memalukan, Gubernur Kok Tidak Paham

Selasa, 21 Januari 2020 | 15:36 WIB

KOMPAS.TV - Bukan hanya Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah, kemunculan kerajaan fiktif juga terjadi di Bandung, Jawa Barat. Kerajaan tersebut bernama Sunda Empire.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut, Sunda Empire menjadi contoh banyaknya pihak yang menjual romantisme sejarah untuk eksistensi.

Baca Juga: Fakta Tentang Tanggal 15 Agustus yang Dicetuskan Pemimpin Sunda Empire

Sunda Empire atau Kekaisaran Matahari diikuti sejumlah orang yang membentuk kelompok ala militer.

Kelompok ini mengklaim jika pemerintahan dunia akan berakhir pada 15 Agustus 2020 dan mereka akan mempersiapkan sistem pemerintahan dunia baru yang akan dikendalikan dari bandung sebagai mercusuar dunia.

Baca Juga: Menelusuri Rumah Petinggi Sunda Empire di Brebes

Nantinya, negara-negara di dunia harus mendaftarkan ulang negaranya ke Sunda Empire, sebelum bisa memulai pemerintahan mereka kembali. Tentu saja, munculnya kelompok ini membuat geger masyarakat.

Baca Juga: Raja Keraton Agung Sejagat Pernah Jadi Anggota Sunda Empire

Ridwan Kamil juga menyayangkan masih banyak masyarakat yang mudah percaya adanya kelompok semacam itu.

Terkait maraknya kemunculan kerajaan di sejumlah daerah, belakangan ini, pengamat sosial, Devie Rahmawati, menyebut fenomena tersebut bukan pertama kali terjadi.

Baca Juga: Sunda Empire Klaim Bisa Kendalikan Nuklir

Sunda Empire angkat bicara terkait komentar Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terhadap kelompok tersebut.

Petinggi Sunda Empire-Earth Empire, Ki Ageng Rangga Sasana menyebut, sebagai Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak paham mengenai Sunda Empire ini.

Baca Juga: Lho, Kok Ada Foto Raja Keraton Agung Sejagat di Acara Sunda Empire?

Diberitakan sebelumnya, Kang Emil sapaan akrab dari Ridwan Kamil ini mengaku kemunculan Sunda Empire menunjukan bahwa saat ini banyak orang yang stress.

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
06:46
PRESIDEN TIONGKOK XI JINPING: REPUBLIK RAKYAT TIONGKOK MASIH DALAM TAHAP GENTING PERANGI WABAH VIRUS KORONA   KEMENTERIAN KESEHATAN SINGAPURA: HINGGA 23 FEBRUARI 2020, 89 ORANG TERJANGKIT VIRUS KORONA DI SINGAPURA   AFGHANISTAN TANGGUHKAN PERJALANAN WARGANYA KE IRAN MELALUI PERBATASAN UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PAKISTAN TUTUP PERBATASAN DARAT DENGAN IRAN SETELAH 8 WARGA IRAN MENINGGAL DUNIA AKIBAT KORONA   TURNAMEN BULU TANGKIS ITALIAN JUNIOR 2020 YANG DIGELAR DI MILAN TERPAKSA DIHENTIKAN AKIBAT VIRUS KORONA   PERTANDINGAN INTER MILAN MELAWAN LUDOGORETS DI ITALIA PADA BABAK 32 BESAR LIGA EROPA TERANCAM BATAL KARENA KORONA   AS ROMA KALAHKAN LECCE DENGAN SKOR TELAK 4-0 DALAM LAGA SERIE A YANG DIGELAR DI OLIMPICO, ROMA   ARSENAL MENANG DENGAN SKOR TIPIS 3-2 ATAS EVERTON DALAM PERTANDINGAN SEPAK BOLA LIGA INGGRIS   DERMAGA KAPAL CEPAT DI PELABUHAN BALOHAN, SABANG, ROBOH AKIBAT DITERJANG OMBAK SAAT CUACA BURUK   DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KOTA DEPOK AKAN MEMBANGUN MAL PELAYANAN PUBLIK PADA 2021   KEMENDAGRI MINTA PEMDA ALOKASIKAN APBD YANG KHUSUS DIGUNAKAN UNTUK PENGEMBANGAN PERPUSTAKAAN DAERAH   KETUA DPRD DKI PRASETYO EDI MARSUDI MENUDING PROYEK PELEBARAN TROTOAR OLEH GUBERNUR ANIES JADI PENYEBAB BANJIR   BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN TERORISME (BNPT): GENERASI MUDA DAN KAUM PEREMPUAN RENTAN TERPAPAR RADIKALISME   KOMISI III DPR TUNGGU LAPORAN KPK SOAL PENGHENTIAN 36 PERKARA DI TAHAP PENYELIDIKAN