Kompas TV nasional rumah pemilu

Politisi PSI Rian Ernest Terancam Gagal Maju Pilkada Kota Batam, Ini Penyebabnya

Senin, 20 Januari 2020 | 23:38 WIB

BATAM, KOMPAS.TV - Dua pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Walikota Batam, melalui jalur indepeden, Rian Ernest dan Yusiana, terancam gagal bertarung pada Pilkada serentak pada tahun 2020 mendatang. 

Pasalnya, pengumpulan KTP yang ditargetkan, sampai 60.000 KTP belum tercapai.

Ibarat dikejar oleh waktu, target 60.000 KTP demi maju dalam Pilkada kota Batam harus dipenuhi Rian Ernest Dan Yusiana.

Bagi pasangan yang maju dari calon independen ini mereka harus berusaha keras memenuhi target.

Karena sampai saat ini pasangan Rian Ernest dan Yusiana baru mengumpulkan 17 ribu KTP.

Blusukan demi blusukan terus digalakkan Rian dan Yusiana ke berbagai daerah di kota Batam guna mendapatkan dukungan pengumpulan KTP dari warga .

Taruhannya hanya dua, memenuhi target 60.000 KTP atau terancam gagal ikut Pilkada. Rival Rian Ernest dari PDI Perjuangan Dicky Wijaya memberi apresiasi kepada pasangan Rian dan Yusiana.

Namun Dicky mengatakan, jalur independen yang ditempuh cukup berat berat, mengingat waktu pengumpulan KTP hanya tinggal 1 bulan lagi.

Sebelumnya, mantan juru bicara tim kampanye nasional, Joko Widodo-Maruf Amin, sekaligus kader Partai Solidaritas Indonesia, Rian Ernest, mendeklarasikan pencalonan diri maju pilkada 2020, bersama Calon Wakil Wali Kota Yusiana Gurusinga, Kader PAN.

Ernest memilih maju melalui jalur independen karena partainya PSI, hanya memiliki satu kursi di DPRD Kota Batam.

Editor : Merlion Gusti



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pengukuhan Lima Pjs Bupati Walikota

Selasa, 29 September 2020 | 02:30 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
05:47
KPU MAKASSAR BATASI SUMBANGAN DANA KAMPANYE BAGI PASLON MAKSIMAL RP 95,6 MILIAR   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO PASTIKAN NETRALITAS TNI DALAM PILKADA 2020   LPSK SIAP BERIKAN PERLINDUNGAN KEPADA SAKSI KASUS PENEMBAKAN PENDETA DI PAPUA    POLRES EMPAT LAWANG, SUMSEL, GAGALKAN PENYELUNDUPAN 748 KILOGRAM GANJA KERING ASAL ACEH   KEMDIKBUD MINTA PESERTA DAN TENAGA PENDIDIK LAPOR PADA SEKOLAH JIKA BELUM DAPATKAN KUOTA INTERNET    GUBERNUR JATENG GANJAR PRANOWO SEBUT SUDAH TAK ADA ZONA MERAH COVID-19 DI JAWA TENGAH   CEGAH PENULARAN COVID-19 DI KALANGAN LANSIA, PEMKOT SURABAYA BERI ALAT PENGUKUR KADAR OKSIGEN DAN VITAMIN KE LANSIA   WAPRES MA'RUF AMIN: PEMUKA AGAMA BERPERAN PENTING CEGAH PENULARAN COVID-19   KETUA BAWASLU SEBUT PILKADA DI TENGAH PANDEMI KORONA TIDAK MUDAH   KASUS COVID-19 MELONJAK, PEMKAB LEBAK BERENCANA TERAPKAN PSBB MULAI 1-20 OKTOBER 2020   PEMPROV BANGKA BELITUNG TERBITKAN KEBIJAKAN LARANGAN ISOLASI MANDIRI PASIEN COVID-19 CEGAH KLASTER KELUARGA   KEPALA SATPOL PP JAKARTA PUSAT SEBUT PELANGGAN MASKER DI JAKPUS MENURUN PADA MINGGU KEDUA PSBB   KETUA KOMITE PENANGANAN COVID-19: TINGKAT KETERISIAN TEMPAT TIDUR RS COVID-19 SECARA NASIONAL CAPAI 46,29 PERSEN    KETUA SATGAS COVID-19: BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN USUL HARGA STANDAR TES USAP RP 797.000