Kompas TV nasional kompas pagi

Polisi Selesai Olah TKP Kecelakaan Bus di Subang

Senin, 20 Januari 2020 | 10:30 WIB

SUBANG, KOMPAS.TV - Seluruh korban tewas dan luka akibat kecelakaan maut bus di Subang mendapatkan asuransi dari pihak Jasa Raharja.

Asuransi sebagai tanggung jawab Jasa Raharja dalam penanganan pasca kecelakaan untuk meringankan beban biaya pengobatan korban. Untuk korban luka akan mendapatkan santunan maksimal 20 juta rupiah.

Sementara untuk 8 korban yang meninggal dunia, Jasa Raharja memberikan asuransi jiwa sebesar 50 juta rupiah pada masing-masing korban.

Baca Juga: Kecelakaan Bus di Subang, Pemkot Depok Tanggung Seluruh Biaya Perawatan Korban

Kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat terjadi pada Sabtu sore (19/01/2020).

8 orang dinyatakan tewas, 10 luka berat, dan 20 lainnya luka ringan.

Polda Jabar telah selesai melakukan olah TKP kecelakaan bus PO Purnama Sari di Subang, Jawa Barat, yang menewaskan 8 orang.

Polisi menggunakan sejumlah alat seperti pemindai tiga dimensi, alat pengukur jarak, dan drone. Nantinya, hasil olah TKP ini akan dicocokkan dengan keterangan saksi. Hasil olah TKP baru akan diketahui beberapa hari ke depan.

7 jenazah dari 8 korban kecelakaan bus pariwisata di Subang diserahkan ke keluarga masing-masing di kawasan Depok, Jawa Barat.

Warga Kelurahan Bojong Pondok Terong berkumpul di depan Masjid As Shobariah untuk menyolatkan jenazah 7 warga yang tewas dalam kecelekaan bus di Subang, Jawa Barat. Setelah disholatkan, 7 jenazah langsung dibawa ke rumah duka.

Baca Juga: Wali Kota Depok Pimpin Shalat Jenazah Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemakaman korban kecelakaan bus di Subang, dilakukan hari Minggu (19/1), termasuk sopir bus yang ikut menjadi korban tewas.

Dede Purnama, sopir bus pariwisata Purnama Sari, telah dimakamkan di Kampung Cikuda, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
 

Editor : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:44
SEKDA PEMPROV BALI INGATKAN KEGIATAN ADAT DILAKSANAKAN DENGAN JUMLAH TERBATAS   BAWASLU JABAR SEBUT POTENSI KETERLIBATAN ASN BERPOLITIK PRAKTIS CUKUP TINGGI PADA PILKADA 2020   MENKO PMK SEBUT PEMERINTAH TERUS CARI CARA CEGAH KEMATIAN DOKTER AKIBAT COVID-19   KETUA SATGAS COVID-19 DONI MONARDO: DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN SAAT PANDEMI COVID-19 HARGA MATI   TEKAN JUMLAH KEMATIAN AKIBAT COVID-19, DINKES NUSA TENGGARA BARAT "SCREENING" LANSIA   KASUS COVID-19 BERTAMBAH, PEMKAB BENER MERIAH TUTUP 17 SEKOLAH   PANGLIMA TNI MARSEKAL HADI TJAHJANTO: TNI AKAN KERAHKAN SELURUH ANGKATAN UNTUK ATASI PANDEMI COVID-19   SATPOL PP BOGOR SEGEL 10 VILA KARENA NEKAT SEWAKAN "HOME STAY" DI MASA PSBB PRA-ADAPTASI KEBIASAAN BARU   12 TENAGA MEDIS POSITIF COVID-19, RSUD JAMBI TUTUP SEMENTARA LAYANAN ICU HINGGA RADIOLOGI SELAMA 3 HARI   KEMENPERIN RUMUSKAN SNI MASKER KAIN UNTUK LINDUNGI KONSUMEN SECARA OPTIMAL DARI COVID-19   MENKO PMK MINTA PARA DOKTER YANG TANGANI PASIEN COVID-19 UTAMAKAN KESELAMATAN PRIBADI   BPOM TEMUKAN 50.000 TAUTAN IKLAN PENJUAL PRODUK MAKANAN DAN OBAT ILEGAL SELAMA PANDEMI KORONA   KPU KABUPATEN BANDUNG DORONG KAMPANYE SECARA DARING   BALAI BESAR TAMAN NASIONAL BROMO TENGGER SEMERU: JALUR PENDAKIAN GUNUNG SEMERU DIBUKA 1 OKTOBER 2020