HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Muncul Kesultanan Selacau, Warga Pertanyakan Asal-usul

Senin, 20 Januari 2020 | 03:42 WIB

TASIKMALAYA, KOMPAS.TV - Keberadaan Kesultanan Selaco atau Selacau di Kecamatan Parungponteng, Tasikmalaya, Jawa Barat, membuat geger warga.

Tokoh warga setempat meragukan gelar sultan dan keturunan raja yang didapat sang raja.

Keberadaan kerajaan Kesultanan Selacau di Tasikmalaya, Jawa Barat, mengundang tanya warga setempat.

Baca Juga: Kesultanan Selacau di Tasikmalaya, Klaim Bagian dari Pemerintah

Pasalnya, warga tidak mengetahui asal-usul kesultanan yang didirikan Rohidin pada tahun 2004 silam.

Menurut tokoh pemuda, Rohidin merupakan warga biasa dan bukan keturunan raja.

Usai kemunculan Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire, kini muncul Kesultanan Selaco di Jawa Barat.

Kesultanan Selaco alias Selacau Tunggul Rahayu berada di Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga: Wow! Kesultanan Selacau di Tasikmalaya Klaim Bisa Atur Bank Dunia

Kelompok ini berdiri sejak tahun 2004 dan masih aktif melakukan kegiatan.

Pendirinya bernama Rohidin yang didaulat mendapat gelar Sultan Patrakusumah VIII.

Rohidin juga mengaku sebagai keturunan dari Raja Pajadjaran Surawisesa. 

Penulis : Christandi Super



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
10:37
PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA MINTA PEMERINTAH TARIK DAN PERBAIKI RUU “OMNIBUS LAW” SEBELUM DIAJUKAN KE PARLEMEN    BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 4,9 MENGGUNCANG TASIKMALAYA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   KORBAN MENINGGAL AKIBAT VIRUS KORONA DI TIONGKOK HINGGA 21 FEBRUARI 2020 MENCAPAI 2.233 ORANG   AUSTRALIA SEBUT DUA WARGANYA YANG DIEVAKUASI DARI KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   WAKIL KETUA KOMISI VII DPR ACE HASAN SYADZILY MINTA MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY TIDAK IKUT CAMPUR SOAL JODOH   KEJAGUNG GANDENG DITJEN PAJAK, KEMENKEU, DAN PPATK TELUSURI ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA   PERKUMPULAN AHLI ARKEOLOGI INDONESIA MENDESAK GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN BATALKAN FORMULA E DI MONAS   KLHK BANTAH RUU "OMNIBUS LAW" MENGABAIKAN PRINSIP LINGKUNGAN DAN PRO-PEBISNIS BESAR   KEJAGUNG SEBUT BERKAS 5 TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI PT JIWASRAYA SUDAH 85 PERSEN RAMPUNG   PBNU MENILAI USULAN MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SOAL FATWA SI KAYA NIKAHI SI MISKIN TIDAK TEPAT    KEMENDAGRI SEBUT PEMERINTAH AKAN MENYALURKAN DANA DESA SEBESAR RP 72 TRILIUN KEPADA 74.953 DESA DI SELURUH INDONESIA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM INGIN BAHASA INDONESIA JADI BAHASA PENGANTAR DI KAWASAN ASIA TENGGARA   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT RUU KETAHANAN KELUARGA MENGABAIKAN HAM   KPK: KASUS-KASUS BESAR TIDAK TERMASUK YANG DIHENTIKAN PENYELIDIKANNYA