Kompas TV klik360 cerita indonesia

Fakta Pelajar Terancam Hukuman Seumur Hidup karena Bunuh Begal

Minggu, 19 Januari 2020 | 15:45 WIB

MALANG, KOMPAS.TV - Seorang pelajar di Malang bernama ZA (17), didakwa hukuman seumur hidup setelah membunuh seorang begal karena membela diri.

Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang pada Selasa (14/1/2020), mendakwa ZA dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Kuasa hukum ZA menyayangkan pasal yang digunakan jaksa penuntut. Kuasa hukum menilai, tidak ada unsur kesengajaan apalagi melakukan perencanaan pembunuhan, karena ZA hanya sebatas membela diri.

Berikut kronologi lengkap terkait kasus ini:

1. Kronologi

Awalnya ZA berboncengan dengan pacarnya menggunakan sepeda motor pada Minggu (8/9/2019) malam, dan melintas di sekitar ladang tebu di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

Menurut keterangan polisi dari Polres Malang, ZA dan kekasihnya kemudian dihadang sejumlah begal. Dikutip dari Kompas.com, komplotan begal tersebut tidak hanya meminta barang berharga, tetapi juga mengancam akan memperkosa pacar ZA.

“Saya hanya punya ini (kata ZA kepada korban). Ya sudah kalau gitu pacarnya saya pakai tiga menit (kata korban kepada ZA). Sempat ada ucapan itu,” kata Kapolres Malang, AKBP Yade.

Baca Juga: Aksi Begal Payudara di Bekasi Terekam CCTV

Tak terima dengan perlakuan si begal, ZA kemudian mengambil pisau di jok motornya dan terjadi baku hantam. 

2. Penemuan Jasad Begal

Salah seorang begal bernama Misnan ditemukan tewas keesokan harinya, Senin (9/9/2019). Polisi langsung melakukan penyelidikan, dan mengetahui ZA lah yang melakukannya. Dari informasi yang didapat, jumlah pelaku pembegalan ada empat orang termasuk korban. 

3. ZA jadi Tersangka

Meski melakukan pembelaan diri, polisi menetapkan ZA sebagai tersangka. Polisi tetap menjadikan ZA sebagai tersangka karena menurut polisi mereka tidak berwenang melakukan penilaian perbuatan pelaku. Polisi hanya bertindak sesuai dengan barang bukti. Namun demikian, polisi memberikan diskresi dengan tidak menahan pelaku karena statusnya masih pelajar .

4. ZA Didakwa Hukuman Seumur Hidup

Meski melakukan upaya pembelaan diri, dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Kabupaten Malang, ZA didakwa dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Dengan pasal dakwaan itu, ZA terancam dengan hukuman seumur hidup.

Menanggapi dakwaan itu, pengacara ZA, Lukman Chakim menyayangkan pasal yang digunakan Jaksa. Sebab, dalam peristiwa itu dianggap tidak ada unsur kesengajaan. “Pasal 340 ini yang sangat janggal. Di mana, 340 ini ada unsur perencanaannya. Karena itu kami sayangkan,” ujar dia. Dalam sidang yang berlangsung pada Selasa (14/1/2020) itu, ZA mendapat pendampingan lima orang pengacara. Sementara itu pihak Kejaksaan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang belum bisa dikonfirmasi terkait dakwaan tersebut.

Editor : Laura Elvina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:18
PEMKOT SURAKARTA RENOVASI BERTAHAP LAPANGAN PENDUKUNG UNTUK LATIHAN TIM PESERTA PIALA DUNIA U-20 PADA 2021   BEA CUKAI KANWIL BANTEN SITA 3,32 JUTA BATANG ROKOK ILEGAL   GUGUS TUGAS COVID-19 SURABAYA: MASKER SCUBA TAK EFEKTIF MENANGKAL PENYEBARAN COVID-19   PEMKOT SURABAYA IMBAU WARGA TAK PAKAI MASKER SCUBA   GUBERNUR JAWA TIMUR SIAPKAN PEMBENTUKAN RUMAH SAKIT LAPANGAN DI MALANG   ANTISIPASI LONJAKAN KASUS KORONA, MENKES MINTA PEMDA SIAPKAN PENDIRIAN RUMAH SAKIT LAPANGAN   KETUM PARTAI GERINDRA PRABOWO SUBIANTO TUNJUK SUFMI DASCO AHMAD SEBAGAI KETUA HARIAN DPP PERIODE 2020-2025   MENHUB SEBUT SUBSIDI TRANSPORTASI BERBASIS BUS DENGAN SKEMA "BUY THE SERVICE" AKAN BERSIFAT "MULTIYEARS"   MENHUB AJAK SWASTA BERINVESTASI DALAM PENINGKATAN KUALITAS PEMBANGUNAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR   PEMPROV SUMSEL: JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA MERUPAKAN INFRASTRUKTUR PENGHUBUNG PROVINSI SUMSEL DAN BABEL   PEMPROV SUMATERA SELATAN DAN BANGKA BELITUNG SEPAKATI LOKASI JEMBATAN BAHTERA SRIWIJAYA   KPU KALIMANTAN SELATAN INGATKAN PASLON PERKUAT KAMPANYE DARING   KPU MAMUJU, SULAWESI BARAT, MINTA MASYARAKAT PEMILIH TIDAK JUAL SUARA PADA PILKADA 2020   DORONG PENGEMBANGAN SAPI UNGGUL, MENTAN BERENCANA PERBANYAK BALAI EMBRIO