HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Kerajaan Fiktif, Sejauh Mana Imbas Terhadap Masyarakat?

Minggu, 19 Januari 2020 | 14:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Setelah Keraton Agung Sejagat, masyarakat kembali dihebohkan dengan kemunculan ''Sunda Empire'' atau menamakan dirinya dengan Kekaisaran Sunda. 

Sempat dipimpin oleh orang yang sama, Toto Santoso, yang sekarang menjadi Raja di Keraton Agung Sejagat

Tak tanggung-tanggung, kerajaan fiktif ini ternyata memiliki ratusan pengikut. 

Tergolong penipuan kah, atau ada lagi modus lain? 

Kita akan membahasnya bersama psikolog forensik, Reza Indragiri

Dan juga akan bergabung bersama kami, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Erlangga, juga ada budayawan Sunda, Dedi Mulyadi.  

Menurut Dedi Mulyadi, orang yang terobsesi terhadap masa lalu itu biasanya tidak memahami sejarah secara utuh namun lebih di dasarkan dengan sebuah euphoria. 

Diantaranya, keinginan untuk menggunakan seragam, para pencari harta karun yang terobsesi untuk kaya dengan cara cepat. 

Tidak hanya di Jawa Barat, tapi hampir di berbagai tempat banyak orang yang memiliki obsesi ini.

Secara umum, masyarakat kita banyak yang tertipu dengan hal-hal seperti ini.

Bagaimana cara kita mencegahnya?

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
02:16
PEKAN DEPAN, BALEG DPR AKAN BENTUK PANITIA KERJA UNTUK BAHAS DRAF "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA   KETUA KOMISI III DPR HERMAN HERY BANTAH PEMBAHASAN RKUHP & RUU PEMASYARAKATAN AKAN DIKEBUT DALAM SEPEKAN   EVI NOVIDA GINTING SAMPAIKAN SURAT KEBERATAN ATAS KEPPRES YANG BERHENTIKAN DIRINYA SEBAGAI KOMISIONER KPU   KOMISI PENGAWAS PERSAINGAN USAHA DESAK PELAKU IMPORTIR SEGERA REALISASIKAN IMPOR BAWANG PUTIH   MENKES ISRAEL YAAKOV LITZMAN DINYATAKAN POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KETUA MPR BAMBANG SOESATYO IMBAU MASYARAKAT TAK KUCILKAN TENAGA MEDIS YANG TANGANI PASIEN KORONA   GUBERNUR RIAU SYAMSUAR TINGKATKAN STATUS SIAGA MENJADI TANGGAP DARURAT VIRUS KORONA   IAKMI NILAI KEBIJAKAN "SOCIAL DISTANCING" UNTUK CEGAH VIRUS KORONA BELUM BERJALAN DENGAN BAIK   MENDAGRI TITO KARNAVIAN INSTRUKSIKAN KEPALA DAERAH ISOLASI TKI DARI MALAYSIA YANG MEMILIKI GEJALA VIRUS KORONA   KPK BENTUK TIM KHUSUS UNTUK AWASI PENGGUNAAN ANGGARAN PENANGANAN VIRUS KORONA   POLRI TANGANI 70 KASUS HOAKS TERKAIT VIRUS KORONA PER 2 APRIL 2020   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO: HAMPIR 8.500 VENTILATOR DIDISTRIBUSIKAN KE SEMUA RS RUJUKAN KORONA DI INDONESIA   PEMPROV DKI JAKARTA BUAT LABORATORIUM UNTUK PERCEPAT TES VIRUS KORONA   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TUNGGU ARAHAN MUI SOAL KEBIJAKAN BERIBADAH SELAMA BULAN RAMADAN