HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas siang

Pemkab Lebak Bangun Rumah Huni Sementara Untuk Korban Banjir

Sabtu, 18 Januari 2020 | 20:10 WIB

LEBAK, KOMPAS.TV - Pemerintah Kabupaten Lebak bangun hunian sementara (huntara) bagi warga korban banjir dan tanah longsor di Kecamatan Sajira, Lebak, Banten.

Di lokasi ini akan dibangun sekitar 20 hunian sementara untuk warga dari Kampung Susukan yang rumahnya hancur akibat terjangan banjir bandang yang terjadi pada awal tahun lalu.

Aparat Desa Bungur Mekar menyebut di lokasi ini akan dibangun 20 unit hunian sementara untuk para warga korban bencana banjir bandang.

Di desa Bungur Mekar ada sekitar 84 rumah warga yang hancur rata dengan tanah dan tidak dapat dihuni lagi.

Mereka akan tinggal di hunian sementara tersebut sampai mendapatkan hunian tetap. 

Baca Juga: Banjir Bandang Lebak, Daerah Yang Terisolir Belum Bisa Diakses

Dikutip dalam Kompas.com, banjir bandang yang menerjang lima kecamatan di Lebak, Banten ini merupakan banjir terparah yang pernah terjadi di Kabupaten Lebak. Banjir ini mengakibatkan 635 rumah rusak berat dan 1431 rumah rusak ringan. Tidak hanya itu, 18 jembatan, 16 masjid rusak, 9 motor dan 55 motor hanyut dalam peristiwa ini.


 

Penulis : Anjani Nur Permatasari



BERITA LAINNYA

Berita Daerah

Harus Perhatikan Habitat Orang Utan

Jumat, 21 Februari 2020 | 09:59 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
10:26
PERSATUAN WARTAWAN INDONESIA MINTA PEMERINTAH TARIK DAN PERBAIKI RUU “OMNIBUS LAW” SEBELUM DIAJUKAN KE PARLEMEN.    BMKG: GEMPA BERMAGNITUDO 4,9 MENGGUNCANG TASIKMALAYA, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI   KORBAN MENINGGAL AKIBAT VIRUS KORONA DI TIONGKOK HINGGA 21 FEBRUARI 2020 MENCAPAI 2.233 ORANG   AUSTRALIA SEBUT DUA WARGANYA YANG DIEVAKUASI DARI KAPAL PESIAR DIAMOND PRINCESS POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   WAKIL KETUA KOMISI VII DPR ACE HASAN SYADZILY MINTA MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY TIDAK IKUT CAMPUR SOAL JODOH   KEJAGUNG GANDENG DITJEN PAJAK, KEMENKEU, DAN PPATK TELUSURI ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA   PERKUMPULAN AHLI ARKEOLOGI INDONESIA MENDESAK GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN BATALKAN FORMULA E DI MONAS   KLHK BANTAH RUU "OMNIBUS LAW" MENGABAIKAN PRINSIP LINGKUNGAN DAN PRO-PEBISNIS BESAR   KEJAGUNG SEBUT BERKAS 5 TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI PT JIWASRAYA SUDAH 85 PERSEN RAMPUNG   PBNU MENILAI USULAN MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY SOAL FATWA SI KAYA NIKAHI SI MISKIN TIDAK TEPAT    KEMENDAGRI SEBUT PEMERINTAH AKAN MENYALURKAN DANA DESA SEBESAR RP 72 TRILIUN KEPADA 74.953 DESA DI SELURUH INDONESIA   MENDIKBUD NADIEM MAKARIM INGIN BAHASA INDONESIA JADI BAHASA PENGANTAR DI KAWASAN ASIA TENGGARA   WAKIL KETUA MPR LESTARI MOERDIJAT SEBUT RUU KETAHANAN KELUARGA MENGABAIKAN HAM   KPK: KASUS-KASUS BESAR TIDAK TERMASUK YANG DIHENTIKAN PENYELIDIKANNYA