Kompas TV nasional berita kompas tv

Tak Sanggup Gaji Putra Mahkota Abu Dhabi, Ternyata Ini Yang Ditawarkan Jokowi

Sabtu, 18 Januari 2020 | 14:03 WIB
tak-sanggup-gaji-putra-mahkota-abu-dhabi-ternyata-ini-yang-ditawarkan-jokowi
Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA Mohamed bin Zayed, di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan di Abu Dhabi, UEA, pada Minggu (12/ (Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata UEA Mohamed bin Zayed, di Istana Kepresidenan Qasr Al Watan di Abu Dhabi, UEA, pada Minggu (12/ (Sumber: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, Kompas TV – Presiden Joko Widodo mengaku tak sanggup untuk menggaji putra mahkota Abu Dhabi terkait peran yang ditawarkan sebagai ketua dewan pengawas pemindahan ibu kota baru ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara.

Pasalnya, menurut Jokowi, total harta kekayaan Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohamed Bin Zayed mencapai 1,4 triliun dollar AS.

"Enggak kuat menggaji beliau, 1,4 triliun dollar AS bayangin saja," Ujar Jokowi di Istana kepada para wartawan, Jumat (17/01/2020).

Menurut Jokowi, meski tak mendapatkan imbalan gaji, tapi ketiganya mendapatkan penghargaan tinggi, karena mereka akan menorehkan sejarah Bangsa Indonesia.

"Penghargaan yang tinggi. Kita negara besar loh, penghargaan untuk duduk di  Dewan Pengarah Perpindahan Ibu Kota, kerja besar dan akan menjadi sejarah," Ujar Jokowi kepada wartawan di Istana.

Sebagai gantinya, Presiden Joko Widodo menawarkan investasi kepada Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohamed bin Zayed di Pulau Mori, Morowali, Sulawesi Tengah.

"Kami ini bukan menawarkan pulau, kami menawarkan investasi. Kalau mau ada investasi di sebuah kabupaten, ya silakan.

Editor : Abdur Rahim

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:09
HOTLINE KBRI BEIRUT +961 3199 493   TERCATAT 1.447 WNI YANG ADA DI LEBANON, 1.234 DI ANTARANYA ADALAH PASUKAN KONTINGEN GARUDA   KEMENLU TERUS PANTAU DAN PASTIKAN KONDISI WNI PASCA-LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PERANCIS KIRIM 2 PESAWAT MILITER KE BEIRUT UNTUK BANTUAN PENCARIAN DAN PENYELAMATAN PASCA-LEDAKAN BESAR   SEBANYAK 300.000 PENDUDUK KEHILANGAN RUMAH AKIBAT LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   PRESIDEN LEBANON MICHEL AOUN JANJIKAN PENYELIDIKAN TRANSPARAN ATAS LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT   ISRAEL BANTAH TERLIBAT DALAM LEDAKAN DI PELABUHAN BEIRUT, LEBANON   SEBANYAK 30 RSUD SOGATEN, KOTA MADIUN, TES "SWAB" SETELAH 1 DOKTER POSITIF TERINFEKSI KORONA   BUPATI OGAN ILIR, SUMATERA SELATAN, ILYAS PANJI ALAM SEMBUH DARI KORONA   BUKA PARIWISATA UNTUK TURIS DOMESTIK, PEMPROV BALI FOKUS BANGUN KEPERCAYAAN WISATAWAN DI TENGAH PANDEMI   PENDAKIAN GUNUNG CIREMAI DI WILAYAH KUNINGAN, JABAR, DIBUKA KEMBALI MULAI SABTU, 8 AGUSTUS 2020   KEMENDIKBUD MINTA PEMKOT BEKASI HENTIKAN SIMULASI KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR TATAP MUKA DI 6 SEKOLAH   WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI IMBAU WARGANYA TIADAKAN LOMBA 17-AN YANG SIFATNYA MENGUNDANG KERUMUNAN   DINKES DKI JAKARTA INGATKAN MASYARAKAT UNTUK BAHU-MEMBAHU ATASI PANDEMI KORONA