HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional sapa indonesia

Polemik Pengadaan Toa Untuk Sistem Peringatan Dini Bencana

Sabtu, 18 Januari 2020 | 13:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menambah enam perangkat toa, atau pelantang suara peringatan dini banjir dengan anggaran lebih dari 4,73 miliar rupiah, belum lagi termasuk biaya perawatan 165 juta rupiah setahun. 

Keenam perangkat sistem peringatan bencana ini akan disebar ke sejumlah titik rawan banjir di Ibukota, dan dikendalikan oleh badan penanggulangan bencana daerah DKI Jakarta.

Sebelum rencana pengadaan enam set tambahan, sudah ada 15 perangkat serupa yang merupakan hibah dari Jepang tahun 2014.

Peringatan dini melalui sistem pelantang suara diberlakukan, setelah pemerintah Provinsi mengevaluasi peringatan dini bencana selama ini.

Anggaran enam set tambahan pelantang suara sistem peringatan banjir sebesar lebih dari 4 miliar rupiah ini, menuai sorotan. 

Toa peringatan banjir dinilai tidak efektif, dan hanya menghamburkan APBD.

Teknologi sistem peringatan dini bencana, termasuk pelantang bencana di dalamnya, sudah diadopsi oleh banyak negara maju di dunia sejak lama. 

Namun, mengingat skala banjir di ibukota dan wilayah sekitarnya, akan jauh lebih efektif jika mitigasi bencana dan pengendalian banjir menjadi fokus utama pembenahan.
 

Penulis : Dea Davina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
12:29
GEMPA BERMAGNITUDO 5,2 YANG GUNCANG WILAYAH LAUT BANDA PADA MINGGU PAGI TAK BERPOTENSI TSUNAMI   WAGUB JABAR UU RUZHANUL ULUM: KEPUTUSAN "LOCKDOWN" MERUPAKAN KEWENANGAN DARI PEMERINTAH PUSAT   WAGUB JABAR UU RUZHANUL ULUM INGATKAN BUPATI & WALI KOTA TAK BUAT KEPUTUSAN "LOCKDOWN" SECARA SEPIHAK   DPRD KABUPATEN CIANJUR DORONG PEMDA TERAPKAN "LOCKDOWN" UNTUK CEGAH PENULARAN VIRUS KORONA   CEGAH PENULARAN KORONA, PEMPROV GORONTALO AKAN LARANG WNA MASUK DAN KELUAR MULAI 31 MARET 2020   MABES POLRI PERINTAHKAN JAJARANNYA MELAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN MASSAL UNTUK CEGAH VIRUS KORONA   PALANG MERAH INDONESIA MELAKUKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN MASSAL DI 6.839 TITIK DI WILAYAH INDONESIA   OPERASIONAL TERMINAL 1 DAN 2 BANDARA SOEKARNO-HATTA DIBATASI SEMENTARA KARENA DAMPAK VIRUS KORONA   CEGAH PENYEBARAN KORONA, PEMKAB LEBAK MINTA KRL HINGGA BUS ANTARKOTA ANTARPROVINSI TAK BEROPERASI SEMENTARA   DINAS KESEHATAN SEBUT JUMLAH PASIEN POSITIF VIRUS KORONA DI KALIMANTAN TIMUR BERTAMBAH JADI 17 ORANG   PEMPROV SUMBAR TERAPKAN KEBIJAKAN PEMBATASAN SELEKTIF BAGI PERANTAU UNTUK CEGAH VIRUS KORONA   KAPOLDA METRO JAYA IMBAU WARGA TAK TINGGALKAN JAKARTA UNTUK MUDIK LEBIH AWAL KE KAMPUNG HALAMAN   CEGAH PENULARAN KORONA, MUI SARANKAN PEMERINTAH SEGERA REALOKASI ANGGARAN HINGGA "LOCKDOWN"   WALI KOTA JAKBAR RUSTAM EFFENDI: 39 ODP YANG DIISOLASI DI MASJID TAMAN SARI DIPINDAHKAN KE WISMA ATLET KEMAYORAN