Kompas TV klik360 cerita indonesia

Libatkan Putra Mahkota UEA, Presiden Jokowi: Kerja Ikhlas, Indonesia Tak Kuat Beri Gaji

Sabtu, 18 Januari 2020 | 10:44 WIB

Jakarta, Kompas TV – Presiden Joko Widodo berkomentar terkait para tokoh internasional yang menjadi Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota baru.

Menurut Jokowi, ketiga tokoh tersebut tidak akan mendapatkan gaji dari Pemerintah Indonesia.

Pasalnya, Indonesia tidak akan kuat untuk menggaji mereka yang sudah kaya raya tersebut. 

Jokowi menyontohkan, total harta kekayaan Putra Mahkota Abu Dhabi, Mohamed Bin Zayed mencapai 1,4 triliun dollar AS.

Baca Juga: Putra Mahkota Abu Dhabi Ditunjuk Jadi Dewan Pengarah Ibu Kota Baru, Ini Alasan Presiden Jokowi

"Enggak kuat menggaji beliau, 1,4 triliun dollar AS bayangin saja," Ujar Jokowi di Istana kepada para wartawan, Jumat (17/01/2020). 

Menurut Jokowi, meski tak mendapatkan imbalan gaji, tapi ketiganya mendapatkan penghargaan tinggi, karena mereka akan menorehkan sejarah. 

"Penghargaan yang tinggi. Kita negara besar loh, penghargaan untuk duduk di  Dewan Pengarah Perpindahan Ibu Kota, kerja besar dan akan menjadi sejarah," Ujar Jokowi kepada wartawan di Istana.

Baca Juga: Alasan Presiden Jokowi Libatkan Putra Mahkota UEA hingga Tony Blair Bangun Ibu Kota

Sebelumya, Jokowi meminta tiga tokoh internasional untuk menjadi Dewan Pengarah Pemindahan Ibu Kota Indonesia ke Kalimantan Timur.

Mereka adalah Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed, Bos Softbank Masayoshi Son dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair.

Ketiganya dipilih karena memiliki segudang pengalaman dalam membangun sebuah kota baru.

Penulis : Abdur Rahim


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:40
WNI POSITIF KORONA DI LUAR NEGERI BERJUMLAH 2.932 ORANG: 2.064 SEMBUH, 171 MENINGGAL DUNIA, 697 DALAM PERAWATAN    HINGGA SAAT INI, JUMLAH KASUS KORONA DI AS: 24.631.890 POSITIF, 410.349 MENINGGAL DUNIA   KEMENKEU AJAK KEMENTERIAN DAN LEMBAGA ASURANSIKAN BARANG MILIK NEGARA   POLRI IMBAU MASYARAKAT HATI-HATI PENIPUAN BERKEDOK INVESTASI   POLRESTA BANDARA SOEKARNO-HATTA PERIKSA 4 PEMBELI SURAT PALSU HASIL TES COVID-19   POLDA METRO JAYA MINTA PT TRANSJAKARTA DAN PENGELOLA JALAN TOL PASANG KAMERA TILANG ELEKTRONIK (ETLE)   LPSK SERAHKAN KOMPENSASI RP 2,015 MILIAR KE 10 KORBAN TINDAK PIDANA TERORISME MASA LALU DI MAKASSAR   KETERSEDIAAN TEMPAT TIDUR ISOLASI PASIEN COVID-19 DI RSUD ANWAR MAKKATUTU BANTAENG TERSISA 22 TEMPAT TIDUR   DIRJEN PELAYANAN KESEHATAN KEMENKES: RS PRIORITASKAN PASIEN COVID-19 YANG MEMILIKI GEJALA SEDANG DAN BERAT   KEMENKES: PASIEN COVID-19 BERGEJALA RINGAN JANGAN BERLOMBA-LOMBA MASUK RS   DUKUNG VAKSINASI PEMERINTAH, MUI: MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI   MENKES BUDI GUNADI MENILAI APABILA MASYARAKAT INDONESIA DISIPLIN, PANDEMI BISA SELESAI   MENDIKBUD: ASESMEN NASIONAL 2021 TAK TENTUKAN KELULUSAN, TAK PERLU SAMPAI BIMBEL   MENDIKBUD MINTA ORANGTUA MURID TAK KHAWATIR SOAL PELAKSANAAN ASESMEN NASIONAL 2021