HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Pengikut Keraton Agung Sejagat Dijanjikan Gaji Besar Dalam Bentuk Dolar AS

Kamis, 16 Januari 2020 | 07:58 WIB

PURWOREJO, KOMPAS.TV - Mapolda Jawa Tengah telah menetapkan Totok Santoso dan Fanni Aminadia yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat sebagai tersangka. Dari penyidikan polisi diketahui, para pengikut Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung, Kecamatan Bayan, Purworejo, Jateng, sempat dijanjikan jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dolar AS. Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Sutisna, pada Rabu (15/1/2020).

"Ada iming-iming jabatan dengan gaji besar dalam bentuk dollar bagi pengikutnya. Jabatannya tergantung berapa besaran iuran mereka, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 30 juta. Seluruhnya mencapai 450 pengikut dengan latar belakang yang berbeda," ujar Iskandar di Mapolda Jateng, Rabu (15/1/2020).

Selain itu polisi juga menemukan sejumlah dokumen identitas palsu yang dibuat di Keraton Agung Sejagat. Bahkan penetapan raja dan ratu dipilih sendiri.

"Semua dokumen palsu dibuat sendiri dicetak sendiri. Yang menentukan raja dan ratu juga dari mereka sendiri. Atribut seragam dirancang sendiri oleh permaisuri," kata Iskandar.

Totok Santoso dan Fanni Aminadia dijerat Pasal 14 UU RI No.1 th 1946 tentang menyiarkan berita atau pemberitaan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran dengan hukum maksimal 10 tahun dan pasal 378 KUHP tentang penipuan. Saat ini, Polda Jateng telah meningkatkan kasus ke penyidikan terkait pengikut, dana iuran, dan motif lainnya. 

#Keraton #AgungSejagat

Penulis : Laura Elvina



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:19
KEPALA BADAN KOORDINASI PENANAMAN MODAL OPTIMISTIS REALISASI INVESTASI TETAP TUMBUH DI TENGAH WABAH KORONA   POLDA JAWA TIMUR GAGALKAN PEREDARAN 40 KILOGRAM TEMBAKAU GORILA   KPK PASTIKAN SELEKSI EMPAT JABATAN STRUKTURAL SESUAI KETENTUAN UNDANG-UNDANG   ICW MINTA KPK LIBATKAN PPATK DALAM SELEKSI JABATAN DEPUTI PENINDAKAN   PANDEMI VIRUS KORONA, MENTERI BUMN ERICK THOHIR PASTIKAN PROYEK BUMN TETAP BERJALAN   PEMPROV JAWA TIMUR: SEKITAR 3,8 JUTA PEKERJA DI SELURUH KABUPATEN/KOTA TERDAMPAK SOSIAL EKONOMI PANDEMI KORONA   PILKADA 2020 DITUNDA KARENA PANDEMI VIRUS KORONA, PRESIDEN JOKO WIDODO SEGERA TERBITKAN PERPPU   GUGUS TUGAS PENANGANAN VIRUS KORONA SALURKAN 165.000 ALAT PELINDUNG DIRI KE SELURUH INDONESIA   PEMPROV SUMATERA SELATAN MINTA PEMKAB/PEMKOT SEGERA DIRIKAN PUSAT PENANGANAN ORANG DALAM PEMANTAUAN KORONA   PEMPROV DKI: 81 TENAGA MEDIS DI JAKARTA POSITIF VIRUS KORONA   BNPB REKRUT 8.763 RELAWAN PERCEPATAN PENANGANAN VIRUS KORONA   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN INSTRUKSIKAN KETUA RT DAN RW DATA KELOMPOK RENTAN TERTULAR VIRUS KORONA   GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES BASWEDAN MINTA KETUA RT DAN RW SEGERA LAPOR LURAH JIKA ADA WARGA DIDUGA POSITIF KORONA   KETUA DPRD DKI MINTA GUBERNUR ANIES BASWEDAN ALIHKAN ANGGARAN FORMULA E UNTUK TANGANI KORONA