Kompas TV nasional berita kompas tv

Terima Suap Politisi PDI-P, Wahyu Setiawan: Sulit, Karena Itu Kawan Baik Saya

Rabu, 15 Januari 2020 | 18:47 WIB
terima-suap-politisi-pdi-p-wahyu-setiawan-sulit-karena-itu-kawan-baik-saya
Komisioner KPU Wahyu Setiawan (Sumber: Fitria Chusna Farisa/KOMPAS.com) 

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengaku tak sanggup menolak permintaan Agustiani Tio Fridelina dan Saeful yang mendorong Harun Masiku sebagai pergantian antar waktu anggota DPR dari PDIP.

Hal itu diungkap Wahyu Saat sidang dugaan pelanggaran kode etik Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang berlangsung di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (15/1/2020).

Wahyu menjelaskan dirinya mengerti keputusan PAW diambil dengan mekanisme secara kolektif kolegial. Ia juga mengetahui aturan tentang penetapan PAW. Namun karena unsur sungkan dan persahabatan, Wahyu tak bisa menghindar dari permintaan Agustiani dan Saeful untuk bertemu.

Baca Juga: Kisruh PAW Harun Masiku Menggantikan Nazarudin Kiemas

"Saya dalam posisi yang sulit karena orang-orang, ada Mbak Tio (Agustiani Tio Firdelina), Mas Saeful, Mas Doni (advokat) itu kawan baik saya," ujarnya. 

Lebih lanjut, Wahyu mengakui perbuatannya dilakukan secara sadar. Namun karena ada faktor lain, dirnya tidak bisa menolak.

"Saya paham aturan yang harus dijalankan tapi memang dalam berkomunikasi mungkin karena saya anggap Ibu Tio itu senior saya yang sangat saya hormati. Jadi saya bilang sulit situasinya" ujar Wahyu.

Editor : Johannes Mangihot

1
2



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:50
18 TENAGA KESEHATAN RSUD 45 KUNINGAN, JAWA BARAT, POSITIF TERINFEKSI COVID-19   MANTAN KOMISIONER KPU WAHYU SETIAWAN DITUNTUT 8 TAHUN PENJARA TERKAIT KASUS HARUN MASIKU   MAHKAMAH AGUNG BELUM TERIMA SURAT PERMOHONAN PEMAKZULAN FAIDA SEBAGAI BUPATI JEMBER   SATGAS PENANGANAN COVID-19: KASUS BARU TERINFEKSI VIRUS KORONA MENCAPAI 1.679 PADA 3 AGUSTUS 2020    POLDA JATIM SEBUT SUDAH ADA 15 TERDUGA KORBAN KASUS DUGAAN PELECEHAN SEKSUAL BUNGKUS KAIN JARIK   KAPOLRES LHOKSEUMAWE AKBP EKO HARTANTO TERKONFIRMASI POSITIF TERJANGKIT VIRUS KORONA    SATGAS PENANGANAN COVID-19: ANGKA KEMATIAN AKIBAT VIRUS KORONA DI INDONESIA SEMAKIN MENURUN    PENGADILAN TINGGI DKI JAKARTA KUATKAN VONIS TIPIKOR PADA PN PUSAT KEPADA MANTAN DIRUT GARUDA EMIRSYAH SATAR   KAPOLDA METRO JAYA: PEREDARAN NARKOBA SAAT PANDEMI KORONA SAAT TINGGI   HONG KONG TUNDA PEMILU HINGGA 2021 AKIBAT PANDEMI COVID-19    GUBERNUR JAWA BARAT RIDWAN KAMIL SEBUT PASIEN SEMBUH COVID-19 NAIK MENJADI 3.992 ORANG   PRESIDEN JOKOWI: ANGKA KEMATIAN DI INDONESIA LEBIH TINGGI 0,8 PERSEN DARIPADA KEMATIAN GLOBAL    PARTAI GERINDRA IKUT BERGABUNG DALAM GERBONG KOALISI PDI-P DI KOTA SOLO MENGUSUNG GIBRAN RAKABUMING RAKA   POLRESTABES PALEMBANG, SUMSEL, TAHAN DUA YOUTUBER PELAKU "PRANK" PAKET KURBAN BERISI SAMPAH