Kompas TV nasional rumah pemilu

Ini yang Sudah Dilakukan Anies Baswedan untuk Antisipasi Banjir Jakarta, Berhasil?

Rabu, 15 Januari 2020 | 19:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pro dan kontra mewarnai penanganan banjir yang terjadi di DKI Jakarta. Bahkan sekelompok warga ada yang menggunggat Gubernur DKI Jakarta, karena dinilai gagal melakukan antisipasi dini.

Setiap tahun banjir masih terus terjadi di DKI Jakarta. Intensitas hujan yang tinggi jadi pemicu meluapnya sejumlah sungai hingga menggenangi permukiman warga.

Langkah antisipasi banjir sebenarnya sudah dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca Juga: Banjir Jakarta Surut, Massa Tuntut Ganti Rugi dan Minta Anies Baswedan Turun

Pada 22 Desember 2019, Anies mengunggah pembersihan saluran air dari banyaknya sampah.

Pasukan biru, oranye, dan kuning, membersihan saluran air yang pekat. Anies bahkan mengimbau seluruh jajaranya untuk siaga dan terus bekerja hingga beberapa bulan kedepan, tentunya untuk mengantisipasi banjir di Jakarta.

Meski upaya ini sudah dilakukan, tingginya intesitas hujan pada awal tahun tetap saja tak bisa dihindari.

Baca Juga: Ahok: Anies Baswedan Lebih Pintar Atasi Banjir Jakarta

Banjir pun menggenangi Jakarta, Pemerintah Provinsi Jakarta mengaku telah menangani banjir dengan cepat bersama Anies Baswedan.

Gubernur Anies bahkan membantu warga membersihkan sisa banjir.

Akibat rugi hingga Rp 43 miliar, 270 warga korban banjir menggugat Gubernur DKI Jakarta.

Baca Juga: Anies Dinilai Gagal, Warga Unjuk Rasa

Gugatan dilayangkan, lantaran anies dinilai gagal menangani banjir lokal di Jakarta, meski sudah ada peringatan dini dari BMKG.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Zita Anjani, menilai kurang tepat, aksi demonstrasi di Balai Kota Jakarta.

Penulis : Imanuel Gilang Krisjanuar | Editor : Aleksandra Nugroho




VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Bisnis Kuliner Sehat Tetap Eksis

Jumat, 14 Agustus 2020 | 16:17 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:27
DONASI BAGI SENIMAN BISA DISALURKAN KE YAYASAN DANA KEMANUSIAAN KOMPAS: 211144228 (BNI) ATAU 0123021433 (BCA)   DONASI 100 HARI KEPERGIAN DIDI KEMPOT MASIH DIBUKA. MARI BANTU SENIMAN YANG TERDAMPAK COVID-19 AGAR TETAP BERTAHAN   PEMIMPIN KOREA UTARA KIM JONG UN TOLAK BANTUAN INTERNASIONAL TERKAIT COVID-19   KAPOLRES METRO JAKUT SEBUT TIGA PROYEKTIL MENGENAI TUBUH KORBAN PENEMBAKAN DI KELAPA GADING   KETUM PARTAI BERKARYA HUTOMO MANDALA PUTRA TOLAK DAN TIDAK AKUI MUNASLUB KUBU MUCHDI PR   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI LUHUT B PANDJAITAN TEGASKAN PEMERINTAH SELALU AMBIL KEPUTUSAN SECARA TERUKUR    BRASIL MENCATAT 1.262 KEMATIAN AKIBAT COVID-19 DALAM 24 JAM TERAKHIR   GUBERNUR JABAR RIDWAN KAMIL MINTA PEMKOT DEPOK PERKUAT DISIPLIN MASYARAKAT DALAM MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN   KASAD JENDERAL ANDIKA PERKASA SEBUT PASIEN COVID-19 DI SECAPA ANGKATAN DARAT TINGGAL 4 ORANG   KABID HUMAS POLDA METRO: DITEGUR OLEH PEGAWAI KPK, MUMTAZ RAIS TERNYATA MALAH MELAWAN   SELAIN PRAMUGARI, KABID HUMAS POLDA METRO SEBUT MUMTAZ RAIS JUGA DITEGUR WAKIL KETUA KPK NAWAWI POMOLANGO   POLDA METRO JAYA SEBUT KETUA DPP PAN MUMTAZ RAIS DITEGUR PRAMUGARI 3 KALI ATAS DUGAAN PENGGUNAAN PONSEL DI PESAWAT   INFO TERKINI, RSD WISMA ATLET RAWAT 1.303 PASIEN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI MINTA KRISIS MENJADI MOMENTUM UNTUK MENGEJAR KETERTINGGALAN