HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Harun Masiku Kabur ke Luar Negeri, Apa Statusnya?

Rabu, 15 Januari 2020 | 00:27 WIB

Jakarta, Kompas TV - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri telah menetapkan mantan calon legislatif Partai PDI Perjuangan, Harun Masiku sebagai tersangka kasus korupsi suap Komisioner KPU.

Menurut keterangan dari Kemenkumham, Harun keluar dari Indonesia sejak tanggal 6 januari 2020 lalu. Negara yang dituju adalah Singapura.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan, KPK terus melakukan pencarian terhadap Harun. 

“Tetapi yang pasti selaku pimpinan KPK, kami tidak akan pernah berhenti mencari seorang tersangka karena sebenarnya tersangka dalah seseorang yang karena perbuatannya dan keadaannya berdasarkan bukti yang cukup patut diduga melakukan tindak pidana “ ujar Firli, Selasa (14/1/2020)

Harun Masiku ditetapkan tersangka bersama dengan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Harun diduga memberikan uang sebanyak 600 juta kepada Wahyu.

Uang tersebut belum diketahui sumber dananya.

Hal ini dilakukan untuk memuluskan niatnya menjadi anggota DPR melalui proses pergantian antar waktu (PAW).

Harun yang waktu itu caleg PDI-P diperuntukkan untuk menggantikan Nazarudin Kiemas yang telah meninggal dunia. 


 

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
12:37
PSI MENDORONG DUA CAWAGUB DKI JAKARTA JALANI UJI PUBLIK AGAR MASYARAKAT TIDAK MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG”   KEMENTERIAN ESDM TAMBAH JARINGAN GAS BUMI HINGGA 4.762 RUMAH TANGGA DI PENAJAM PASER UTARA, KALTIM   KAPUSPENKUM KEJAKSAAN AGUNG KLAIM SEDANG LACAK ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA DI LUAR NEGERI   JUBIR ISTANA FADJROEL RACHMAN: PEMERINTAH SAMBUT POSITIF PEMBENTUKAN PANJA JIWASRAYA OLEH KOMISI VI & KOMISI XI DPR   KPK IMBAU STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES UNTUK MELAPOR HARTA KEKAYAAN SELAMBATNYA 20 FEBRUARI 2020   KPK SEBUT HANYA SATU DARI 21 STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES YANG SUDAH MELAPORKAN HARTA KEKAYAAN   TANGGAPI PIDATO MEGAWATI SOEKARNOPUTRI SOAL REKOMENDASI, GIBRAN RAKABUMING: SAYA SUDAH MELALUI MEKANISME PARTAI   MENKO POLHUKAM SEBUT INDONESIA BUKA OPSI PATROLI BERSAMA FILIPINA DAN MALAYSIA ATASI KELOMPOK ABU SAYYAF   DPR GELAR RAPAT PARIPURNA DENGAN AGENDA MENGESAHKAN RUU PRIORITAS YANG MASUK DALAM PROLEGNAS   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA MASYARAKAT TIDAK TERPENGARUH DRAF “OMNIBUS LAW” ABAL-ABAL   MENPAN-RB TJAHJO KUMOLO TARGETKAN PERAMPINGAN JABATAN ESELON III DAN IV RAMPUNG TAHUN INI   PEMPROV DKI: BERDASARKAN KONTRAK KERJA REVITALISASI MONAS SELESAI DESEMBER 2019   PEMPROV DKI JAKARTA BERI SANKSI PT BAHANA PRIMA NUSANTARA AKIBAT PENYELESAIAN REVITALISASI MONAS TIDAK TEPAT WAKTU   SELAIN ADJIE NOTONEGORO, POLDA JATIM DIJADWALKAN PERIKSA SELEBRITAS TATA JANEETA SEBAGAI SAKSI KASUS MEMILES