HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas malam

Klaim Kuasai Dunia, Keraton Agung Sejagat DItutup Pemkab

Selasa, 14 Januari 2020 | 23:38 WIB

Media sosial saat ini diramaikan dengan munculnya sebuah Kerajaan di Purworejo. Kerajaan tersebut bernama Keraton Agung Sejagat.

Terkait kemunculan Keraton Agung Sejagat di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Pihak Polda Jawa Tengah tengah menyelidiki legalitas pendirian kerajaan baru itu. Pihak kepolisian juga akan mendalami latar belakang pendirian kelompok itu.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Rycko Amelza Dahniel menyebutkan ada dua tim dari Direktorat Intelkam serta tim dari Direktorat Kriminal Umum yang nantinya akan diturunkan dalam penyelidikan.

Pemeriksaan awal akan difokuskan terkait legalitas pendirian, kesejarahan dan aspek sosial masyarakat kerajaan yang diklaim dipimpin oleh warga Purworejo bernama Totok Santosa dan istrinya.

Pemerintah Kabupaten Purworejo menyatakan akan menutup kegiatan Keraton Agung Sejagat karena dinilai meresahkan warga dan terindikasi menyimpang. Hal ini disampaikan oleh Asisten 3 Setda Bidang Administrasi dan Kesra Setda Purworejo, Pram Prasetyo Achmad.

Pram Prasetyo juga menjelaskan pemerintah dan pihak terkait akan terus mendalami hal-hal yang mengindikasikan kegiatan Keraton Agung Sejagat yang menyimpang bangunan keraton juga diketahui tidak memiliki izin.

Totok Santosa yang mengklaim dirinya sebagai pemimpin kelompok Keraton Agung Sejagat yang mengaku menguasai seluruh kerajaan di dunia bersama sang istri Dyah Gitarja atau dipanggil Kanjeng Ratu. Mereka mengaku sebagai juru damai dan penerus Kerajaan Majapahit.

Totok bahkan menyebut tidak perlu memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas Warga Negara Indonesia karena Indonesia dianggapnya sebagai bagian dari keraton itu.

Namun sejumlah warga sekitar Desa Pogung Jurutengah, Purworejo, Jawa Tengah menolak kehadiran kelompok ini. Warga mengaku resah dan meminta para pengikutnya untuk segera sadar karena dianggap telah menyimpang.

Editor : Anjani Nur Permatasari



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
07:54
STADION MANAHAN, SOLO, JATENG, JADI SATU DARI ENAM KANDIDAT LOKASI PERTANDINGAN PIALA DUNIA U-20   INDIA AKAN BANGUN STADION KRIKET TERBESAR KETIGA DI DUNIA DENGAN KAPASITAS 75.000 PENONTON DI PINGGIRAN KOTA JAIPUR   JUMLAH KASUS KORONA DI DUNIA: 11.130.201 POSITIF, 6.002.500 SEMBUH, 526.156 MENINGGAL DUNIA   IRAK BERENCANA BARTER MINYAK DENGAN MAKANAN DARI LEBANON   MENKEU INGGRIS RISHI SUNAK MINTA WARGANYA UNTUK MAKAN DI LUAR RUMAH GUNA BANTU PULIHKAN EKONOMI NEGARA   WHO AKAN TINJAU HASIL UJI COBA OBAT VIRUS KORONA DALAM DUA PEKAN KE DEPAN   WHO: HAMPIR 30% DARI 60.000 SAMPEL KORONA MENUNJUKKAN ADA TANDA MUTASI, TETAPI TIDAK SEBABKAN PENYAKIT LEBIH PARAH   HINGGA 4 JULI 2020, JUMLAH KASUS KORONA DI PAPUA: 1.942 POSITIF, 880 SEMBUH, 16 MENINGGAL DUNIA   PEMPROV PAPUA PERPANJANG MASA TANGGAP DARURAT PENANGANAN KORONA HINGGA 31 JULI 2020   SEBANYAK 30 PETAMBANG DI KOLAKA UTARA, SULAWESI TENGGARA, POSITIF TERINFEKSI KORONA   SEBANYAK 138 DARI 145 PASIEN POSITIF KORONA DI KABUPATEN MAGELANG, JATENG, TELAH DINYATAKAN SEMBUH   WAKIL WALI KOTA TANGSEL, BENYAMIN DAVNIE, SEBUT BANYAK WARGANYA MINTA PELONGGARAN UNTUK RESEPSI PERNIKAHAN   PSBB DI KOTA TANGERANG SELATAN BERLANGSUNG HINGGA 12 JULI 2020   JADI TERSANGKA KPK, KETUA DPRD KUTAI TIMUR ENCEK UR FIRGASIH DIPECAT DARI PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN