HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas petang

Demo Anies Baswedan, Sempat Terjadi Aksi Pelemparan di Sekitar Balai Kota

Selasa, 14 Januari 2020 | 22:17 WIB

JAKARTA,KOMPAS.TV - Dua kelompok berdemo terkait kinerja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Di Balai Kota, pendukung Anies melakukan aksi bela Gubernur DKI. Sementara, di sekitar Patung Kuda, massa menuntut Anies mundur karena belum bekerja maksimal. Aksi pelemparan sempat terjadi.

Demo pro dan kontra Anies sempat diwarnai pelemparan di sekitar Balai Kota Jakarta. Namun polisi dengan cepat mengantisipasi, sehingga tidak terjadi kericuhan. Sejumlah massa aksi turut menenangkan rekannya agar tidak ikut terpancing.

Peserta aksi, Dewi Tanjung dalam orasinya menyatakan, masih banyak janji Anies Baswedan yang belum dipenuhi untuk warga Jakarta. Ia juga mengkritik penanganan banjir dan kemacetan di ibu kota yang disebutnya tidak cukup hanya dengan kata-kata.

Sementara di depan Balai Kota Jakarta, ada aksi dukungan kepada Anies Baswedan. Massa menilai tidak tepat jika Anies harus mundur karena dinilai berhasil menanggulangi banjir. Massa akan mengawal kerja Anies hingga selesai.

Massa juga membawa sejumlah spanduk dukungan kepada Anies. Massa siap berdiskusi untuk kemajuan Jakarta. Selain itu, pendukung kinerja Anies juga meminta tidak ada yang terpancing hoax atau fitnah, terutama dalam pembangunan Jakarta.

Sementara itu Menko Polhukam yang juga mantan Ketua MK, Mahfud MD, menilai gugatan class action yang di tujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa saja dilakukan oleh pihak pelapor.

Namun Mahfud menilai pengajuan laporan ke pengadilan akan dikaji oleh hakim, apakah dalil hukum gugatan bisa diproses atau tidak. 

#DemoAnies

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:27
PSI MENDORONG DUA CAWAGUB DKI JAKARTA JALANI UJI PUBLIK AGAR MASYARAKAT TIDAK MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG”   KEMENTERIAN ESDM TAMBAH JARINGAN GAS BUMI HINGGA 4.762 RUMAH TANGGA DI PENAJAM PASER UTARA, KALTIM   KAPUSPENKUM KEJAKSAAN AGUNG KLAIM SEDANG LACAK ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA DI LUAR NEGERI   JUBIR ISTANA FADJROEL RACHMAN: PEMERINTAH SAMBUT POSITIF PEMBENTUKAN PANJA JIWASRAYA OLEH KOMISI VI & KOMISI XI DPR   KPK IMBAU STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES UNTUK MELAPOR HARTA KEKAYAAN SELAMBATNYA 20 FEBRUARI 2020   KPK SEBUT HANYA SATU DARI 21 STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES YANG SUDAH MELAPORKAN HARTA KEKAYAAN   TANGGAPI PIDATO MEGAWATI SOEKARNOPUTRI SOAL REKOMENDASI, GIBRAN RAKABUMING: SAYA SUDAH MELALUI MEKANISME PARTAI   MENKO POLHUKAM SEBUT INDONESIA BUKA OPSI PATROLI BERSAMA FILIPINA DAN MALAYSIA ATASI KELOMPOK ABU SAYYAF   DPR GELAR RAPAT PARIPURNA DENGAN AGENDA MENGESAHKAN RUU PRIORITAS YANG MASUK DALAM PROLEGNAS   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA MASYARAKAT TIDAK TERPENGARUH DRAF “OMNIBUS LAW” ABAL-ABAL   MENPAN-RB TJAHJO KUMOLO TARGETKAN PERAMPINGAN JABATAN ESELON III DAN IV RAMPUNG TAHUN INI   PEMPROV DKI: BERDASARKAN KONTRAK KERJA REVITALISASI MONAS SELESAI DESEMBER 2019   PEMPROV DKI JAKARTA BERI SANKSI PT BAHANA PRIMA NUSANTARA AKIBAT PENYELESAIAN REVITALISASI MONAS TIDAK TEPAT WAKTU   SELAIN ADJIE NOTONEGORO, POLDA JATIM DIJADWALKAN PERIKSA SELEBRITAS TATA JANEETA SEBAGAI SAKSI KASUS MEMILES