HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ade Armando: Kinerja Anies Buruk

Selasa, 14 Januari 2020 | 23:56 WIB

Jakarta – KOMPAS TV - Banjir yang terjadi pada 1 januari 2020 lalu
menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga Jakarta dan sekitarnya.

Disamping
banjir yang kian surut, aroma politik di daerah Jakarta juga semakin
memanas.

Ade Armando, Pakar Komunikasi Universitas Indonesia menyatakan
kinerja anies dalam kasus banjir di Jakarta sangat buruk.

‘’Apapun yang
dilakukan Anies Baswedan itu tidak bisa lepas dari politik, dan ini kan
sesuatu yang tidak berdiri sendiri. Sebelumnya kita sudah ramai dengan
anggaran Jakarta yang tidak masuk akal, Aibon misalnya. Itu menunjukkan
betapa buruknya pemerintahan Pak Anies. Sebetulnya ini menunjukan Anda
(Anies) pemimpin yang buruk, Anda itu sudah dibiayai dengan dana yang
sangat besar, Anda punya TGUPP, itu seharusnya Anda bekerja dengan sangat
baik karena ini uang rakyat” ujar Pakar Komunikasi Universitas Indonesia,
Ade Armando.

Dilansir dari kompas.com, Sebelumnya, Badan Meteorologi,
Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, cuaca ekstrem dengan curah
hujan tinggi bakal melanda Jabodetabek hingga pertengahan Januari 2020. 

Menurut data BNPB, jumlah pengungsi akibat banjir di Jakarta mencapai lebih
dari sebelas ribu jiwa.

Sebagai upaya mengatasi cuaca ekstrem tersebut, BMKG
melakukan modifikasi cuaca.

Kepala Balai Besar Teknologi Modifikasi Cuaca
(TMC) Trihandoko Seto dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)
mengungkapkan, modifikasi cuaca dilakukan pada bibit-bibit awan di atas
lautan.

Title : Ade Armando : Kinerja Anies Buruk

Teaser : Ade armando, Pakar Komunikasi Universitas Indonesia Menkritisi
kinerja Gubernur DKI Anies Baswedan yang dinilainya buruk

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
13:28
PSI MENDORONG DUA CAWAGUB DKI JAKARTA JALANI UJI PUBLIK AGAR MASYARAKAT TIDAK MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG”   KEMENTERIAN ESDM TAMBAH JARINGAN GAS BUMI HINGGA 4.762 RUMAH TANGGA DI PENAJAM PASER UTARA, KALTIM   KAPUSPENKUM KEJAKSAAN AGUNG KLAIM SEDANG LACAK ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA DI LUAR NEGERI   JUBIR ISTANA FADJROEL RACHMAN: PEMERINTAH SAMBUT POSITIF PEMBENTUKAN PANJA JIWASRAYA OLEH KOMISI VI & KOMISI XI DPR   KPK IMBAU STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES UNTUK MELAPOR HARTA KEKAYAAN SELAMBATNYA 20 FEBRUARI 2020   KPK SEBUT HANYA SATU DARI 21 STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES YANG SUDAH MELAPORKAN HARTA KEKAYAAN   TANGGAPI PIDATO MEGAWATI SOEKARNOPUTRI SOAL REKOMENDASI, GIBRAN RAKABUMING: SAYA SUDAH MELALUI MEKANISME PARTAI   MENKO POLHUKAM SEBUT INDONESIA BUKA OPSI PATROLI BERSAMA FILIPINA DAN MALAYSIA ATASI KELOMPOK ABU SAYYAF   DPR GELAR RAPAT PARIPURNA DENGAN AGENDA MENGESAHKAN RUU PRIORITAS YANG MASUK DALAM PROLEGNAS   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA MASYARAKAT TIDAK TERPENGARUH DRAF “OMNIBUS LAW” ABAL-ABAL   MENPAN-RB TJAHJO KUMOLO TARGETKAN PERAMPINGAN JABATAN ESELON III DAN IV RAMPUNG TAHUN INI   PEMPROV DKI: BERDASARKAN KONTRAK KERJA REVITALISASI MONAS SELESAI DESEMBER 2019   PEMPROV DKI JAKARTA BERI SANKSI PT BAHANA PRIMA NUSANTARA AKIBAT PENYELESAIAN REVITALISASI MONAS TIDAK TEPAT WAKTU   SELAIN ADJIE NOTONEGORO, POLDA JATIM DIJADWALKAN PERIKSA SELEBRITAS TATA JANEETA SEBAGAI SAKSI KASUS MEMILES