HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV regional berita daerah

Kasus Penipuan Investasi MeMiles, Ello Dipanggil Polisi

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:58 WIB

SURABAYA, KOMPAS.TV - Setelah penyanyi Eka Deli, giliran musisi Marcello Tahitoe alias Ello, memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur.

Kedatangan Ello adalah untuk memberi keterangan terkait perannya dalam kasus investasi ilegal bodong MeMiles yang menyeret namanya.

Ello merupakan satu dari empat artis yang menerima surat panggilan pemeriksaan penyidik terkait kasus investasi ilegal MeMiles yang beromzet miliaran rupiah.

Penyidik akan mendalami keterangan dari musisi Ello yang diketahui sempat menerima reward dari MeMiles, berupa kendaraan roda empat.

Reward yang diterima Ello, nantinya akan disita sebagai barang bukti.

Baca Juga: Bukan Main, Investasi MeMiles Punya Omzet Rp 750 Miliar

Dari hasil pengembangan polisi, kasus MeMiles juga akan dikenai Undang-Undang mengenai tindak pidana pencucian uang.

Sementara itu, sebelumnya polisi sudah menyita tumpukan uang yang menjadi bukti penipuan investasi bodong yang dilakukan MeMiles.

Jumlahnya mencapai Rp 120 miliar, serta sederet mobil mewah dan motor yang digunakan sebagai hadiah bagi para member.

Modus yang digunakan oleh memiles adalah dengan menawarkan anggota untuk top up dana investasi dan dijanjikan bonus seperti ponsel, motor, hingga mobil.

Para pelaku berhasil merekrut 264.000 orang dan menggunakan sejumlah selebritas sebagai media promosi.

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
11:55
PSI MENDORONG DUA CAWAGUB DKI JAKARTA JALANI UJI PUBLIK AGAR MASYARAKAT TIDAK MENDAPAT “KUCING DALAM KARUNG”   KEMENTERIAN ESDM TAMBAH JARINGAN GAS BUMI HINGGA 4.762 RUMAH TANGGA DI PENAJAM PASER UTARA, KALTIM   KAPUSPENKUM KEJAKSAAN AGUNG KLAIM SEDANG LACAK ASET TERSANGKA KASUS JIWASRAYA DI LUAR NEGERI   JUBIR ISTANA FADJROEL RACHMAN: PEMERINTAH SAMBUT POSITIF PEMBENTUKAN PANJA JIWASRAYA OLEH KOMISI VI & KOMISI XI DPR   KPK IMBAU STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES UNTUK MELAPOR HARTA KEKAYAAN SELAMBATNYA 20 FEBRUARI 2020   KPK SEBUT HANYA SATU DARI 21 STAF KHUSUS PRESIDEN DAN WAPRES YANG SUDAH MELAPORKAN HARTA KEKAYAAN   TANGGAPI PIDATO MEGAWATI SOEKARNOPUTRI SOAL REKOMENDASI, GIBRAN RAKABUMING: SAYA SUDAH MELALUI MEKANISME PARTAI   MENKO POLHUKAM SEBUT INDONESIA BUKA OPSI PATROLI BERSAMA FILIPINA DAN MALAYSIA ATASI KELOMPOK ABU SAYYAF   DPR GELAR RAPAT PARIPURNA DENGAN AGENDA MENGESAHKAN RUU PRIORITAS YANG MASUK DALAM PROLEGNAS   KETUA DPR PUAN MAHARANI MINTA MASYARAKAT TIDAK TERPENGARUH DRAF “OMNIBUS LAW” ABAL-ABAL   MENPAN-RB TJAHJO KUMOLO TARGETKAN PERAMPINGAN JABATAN ESELON III DAN IV RAMPUNG TAHUN INI   PEMPROV DKI: BERDASARKAN KONTRAK KERJA REVITALISASI MONAS SELESAI DESEMBER 2019   PEMPROV DKI JAKARTA BERI SANKSI PT BAHANA PRIMA NUSANTARA AKIBAT PENYELESAIAN REVITALISASI MONAS TIDAK TEPAT WAKTU   SELAIN ADJIE NOTONEGORO, POLDA JATIM DIJADWALKAN PERIKSA SELEBRITAS TATA JANEETA SEBAGAI SAKSI KASUS MEMILES