Kompas TV klik360 cerita indonesia

Ahok dan Moeldoko Bahas Harga Gas Tinggi Hingga Rencana Gigit Mafia Migas

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambangi Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (14/1/2020) siang. Ahok bertemu Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Pertemuan Ahok dan Moeldoko digelar secara tertutup di Kantor Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan. Usai pertemuan, keduanya memberi keterangan pada awak media. 

Moeldoko mengaku ia mengundang Ahok ke kantornya untuk makan siang sambil berdiskusi. Salah satu yang dibahas adalah terkait harga gas industri yang masih tinggi hingga mafia migas.

Baca Juga: Ahok: Anies Baswedan Lebih Pintar Atasi Banjir Jakarta

"Sudah menjadi keinginan Presiden bahwa harga gas harus diturunkan. Karena berkaitan dengan keberlangsungan industri, gas sebagai penopang utama untuk industri sehingga kita akan kawal bersama-sama agar kebijakan presiden betul-betul bisa direalisasikan," kata Moeldoko kepada awak media. 

Moeldoko mengakui bahwa tingginya harga gas salah satunya disebabkan adanya para mafia migas yang bermain. Menurutnya, keberadaan para mafia migas ini kerap membuat Jokowi geram. Jokowi pun beberapa kali mengancam akan menggigit para pemain yang membuat harga migas tinggi tersebut.

Baca Juga: Harga Gas Mahal, Jokowi: Saya Mau Ngomong Kasar, tapi Enggak Jadi... 

Bahkan, Moeldoko juga menyebut kalau ia yang akan “menggigit” lebih dahulu apabila ada masalah agar jangan sampai Presiden Jokowi yang turun tangon untuk menyelesaikannya.

"Beliau sudah sering muncul kata-kata yang begitu keras. Saya pikir jangan sampai ke Presiden lah. Kalau perlu menggigit ya saya duluan yang menggigit, jangan Presiden duluan," kata mantan Panglima TNI ini. 

Baca Juga: Beda Cara Ahok dan Anies Baswedan Atasi Banjir Jakarta

Di sisi lain, Ahok tak banyak berkomentar kepada media dan hanya mendukung pernyataan Moeldoko. Senada dengan Moeldoko, Ahok menyebut telah memiliki rencana demi tercapainya tujuan Presiden Jokowi. Ahok juga mengaku sudah memiliki cara agar harga gas data turun sesuai dengen perintah Presiden Jokowi tersebut.

"Saya kira sudah cukup. Ya intinya Kepala KSP akan mendukung saya secara penuh agar tujuan semua dari Presiden tercapai. Itu saja," kata dia.

#Ahok #MafiaMigas #Jokowi

Editor : Desy Hartini



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:07
PK TERHADAP PERKARA MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG DITOLAK, KPK: KAMI HORMATI PUTUSAN MA   MA TOLAK PERMOHONAN PK YANG DIAJUKAN KPK TERKAIT PUTUSAN MANTAN KEPALA BPPN SYAFRUDDIN ARSYAD TEMENGGUNG   KOORDINATOR MAKI BOYAMIN SAIMAN MENILAI BARESKRIM POLRI PERLU MEMERIKSA JAKSA PINANGKI TERKAIT DJOKO TJANDRA   KPAI SARANKAN KEMENDIKBUD GRATISKAN INTERNET SISWA DARI DANA PROGRAM ORGANISASI PENGGERAK (POP)   SOAL KLAIM HADI PRANOTO, KEMENKES: OBAT HARUS LOLOS UJI ILMIAH   KAROPENMAS SEBUT BARESKRIM PANGGIL PENGACARA DJOKO TJANDRA, ANITA KOLOPAKING SELASA, 4 AGUSTUS 2020   BUPATI BOGOR MINTA PENAMPUNGAN MIGRAN DIPINDAH DARI PUNCAK BOGOR   KEMENKES MINTA MASYARAKAT TIDAK MUDAH PERCAYA KLAIM HADI PRANOTO   TANGGAPI HADI PRANOTO, KEMENKES TEGASKAN PRODUKSI OBAT TIDAK SEMBARANGAN    GUBERNUR JAWA TENGAH GANJAR PRANOTO AKAN POTONG GAJI ASN YANG LANGGAR PROTOKOL KESEHATAN DI KANTOR   KEMENDIKBUD BERI BANTUAN DANA UANG KULIAH TUNGGAL KEPADA 419.605 MAHASISWA TERDAMPAK PANDEMI COVID-19   GUBERNUR JAWA TIMUR KHOFIFAH INDAR PARAWANSA TEGASKAN PENENTUAN ZONA HIJAU BUKAN WEWENANG DAERAH   BAWASLU SEBUT PENYEDIAAN ALAT PELINDUNG DIRI UNTUK PENYELENGGARA PILKADA BELUM 100 PERSEN    KEMENRISTEK TIDAK PERNAH MEMBERIKAN DUKUNGAN UJI KLINIS OBAT HERBAL PRODUKSI BIO NUSWA YANG DIAKUI HADI PRANOTO