HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Cerita Pasar Baru, Primadona Pusat Belanja yang Mulai Pudar

Selasa, 14 Januari 2020 | 14:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sempat jadi primadona tempat belanja di Ibu Kota, saat ini daya tarik Pasar Baru sebagai pusat belanja tertua mulai memudar. 

Apalagi sudah banyak mall baru dan belanja daring. 

Namun pesona Pasar Baru tetap menarik sebagian warga untuk kembali berbelanja di sini.

Lebih dari 80 tahun berdagang di Pasar Baru, Pappu adalah salah satu saksi sejarah eksistensi pasar baru sejak 1928 bersama orang tuanya.

Keluarganya bahkan sudah berpindah  tempat jualan tiga kali di lingkungan Pasar Baru

Jika dulu bersama orang tua, tokonya menyediakan alat olahraga dan musik sampai pernak pernik baju, kini Pappu hanya fokus menjual alat musik saja.

Seiring perkembangan zaman, semakin banyak pusat belanja yang bermunculan, mall sampai tempat belanja  online menjadi saingan berat Pasar Baru.

Pria berusia 66 tahun ini bercerita, jumlah pengunjung dan omset memang cukup turun drastis kalau saat era jaya Pasar Baroe, Pappu bahkan sulit berisitirahat karena toko padat pembeli, kini justru sebaliknya.

Kata Pappu, era jaya Pasar Baru ada pada tahun 70-80-an.

Dulunya kondisi Pasar Baru beda dengan sekarang, lebih rapi dan ada trotoar membuat konsumen yang membawa mobil nyaman berbelanja disana.

Tapi dengan kondisi yang berbeda, membuat segmen konsumen Pasar Baru juga berubah. 

Kalau dulu para kaum necis yang belanja di Pasar Baru, kini bergeser ke kelas menengah.

Keramian Pasar Baru juga sudah mulai berkurang sejak tahun 1985-an.

Saingan Pasar Baru boleh terus bertambah, tapi tidak mengurangi minat para pedagang baru melapak di Pasar Baru

Contonya Lakhmi yang baru membuka toko pakaian ala bolywoodnya setahun belakangan.

Jika diperhatikan, jarang sekali melihat generasi muda lalu lalang di Pasar Baru

Kebanyakan dari mereka adalah para ibu-ibu yang memilih belanja disini.

Sebagai penjual lama seperti Pappu, dia hanya berharap Pasar Baru bisa dibenahi lebih rapi tanpa menghilangkan estetika Pasar Baru tempo dulu.

Hal ini untuk memberi ciri khas bagi Pasar Baru agar tetap bertahan sebagai pusat belanja sekaligus pusat wisata di Ibu Kota.

Tidak ingin menyalahkan pergeseran zaman, baik Pappu sebagai penjual lama dan Lakhmi penjual baru juga mulai aktif berjualan melalui online jadi tidak hanya fokus di toko offline mereka Pasar Baru.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
11:57
PEDULI MEREKA YANG KEHILANGAN PENGHASILAN DI TENGAH PANDEMI KORONA, DENGAN DONASI KE BIT.LY/KONSERAMALDARIRUMAH   KOMPAS TV BERSAMA DIDI KEMPOT DAN SOBAT AMBYAR MENGGELAR KONSER AMAL DARI RUMAH, SABTU, 11 APRIL 2020 PUKUL 19.00 WIB   BACA EPAPER KOMPAS GRATIS DARI RUMAH. GUNAKAN KODE KOMPASWFH. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/EPAPERKOMPAS   KAPOLDA METRO JAYA TEGASKAN SELAMA PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR, NAIK MOTOR TIDAK BOLEH BERBONCENGAN   PERDANA MENTERI INGGRIS BORIS JOHNSON YANG DIRAWAT AKIBAT TERINFEKSI VIRUS KORONA SUDAH MEMBAIK   SELEBRITAS VANESSA ANGEL DITETAPKAN SEBAGAI TERSANGKA KASUS NARKOBA   PGI DUKUNG USULAN MENAG SOAL JENAZAH UMAT KRISTEN YANG MENINGGAL KARENA KORONA DISEMAYAMKAN SEHARI   JUBIR PEMERINTAH UNTUK PENANGANAN KORONA ACHMAD YURIANTO: PEMDA SILAKAN AJUKAN PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR    WALI KOTA BEKASI RAHMAT EFFENDI MEMINTA WARGA GUNAKAN MASKER SAAT DI LUAR RUMAH   JELANG PEMBATASAN SOSIAL BERSKALA BESAR, POLISI GELAR OPERASI KESELAMATAN JAYA UNTUK SOSIALISASI   PEMPROV PAPUA TETAPKAN STATUS TANGGAP DARURAT KORONA HINGGA 6 MEI 2020   KOREA SELATAN DEPORTASI WNI YANG MELANGGAR ISOLASI MANDIRI   AKIBAT LONGSOR, JALAN POROS MAMASA-TORAJA, SULAWESI BARAT, KEMBALI LUMPUH   PRESIDEN KE-6 RI SBY BERHARAP PENYAMPAIAN PANDANGAN DIBERIKAN TANPA HARUS MENGHINA PEMIMPIN