HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Kasus Suap Wahyu Setiawan dan Kader PDIP, Demi Utak-atik Kursi DPR

Minggu, 12 Januari 2020 | 20:50 WIB

Rabu lalu (8/12), KPK menangkap beberapa orang, termasuk Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Wahyu diduga menerima suap dari Politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku untuk mengutak-atik kursi anggota DPR Dapil Sumatera Selatan Satu.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan resmi mengundurkan diri sebagai anggota KPU periode 2017-2022 setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap.

Wahyu Setiawan diduga menerima suap senilai 600 juta rupiah demi memuluskan Politisi PDI Perjuangan, Harun Masiku menjadi anggota DPR RI melalui mekanisme pergantian antara waktu (PAW).

Baca Juga: Megawati: Saya Tidak akan Melindungi Kader yang Tidak Taat

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani bersikukuh partainya memiliki wewenang untuk mengajukan PAW sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan suap mantan komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Pimpinan KPK menyebut, pihak-pihak yang diduga terlibat dan mengetahui perkara suap akan diperiksa sebagai pengembangan kasus.

Stafnya ditangkap KPK dan dijadikan tersangka, Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto bersikukuh dirinya tidak terlibat dalam kasus penyuapan terhadap Komisioner KPU.

Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto: KPK Undang Saya Akan Datang

Surat tertanggal 7 Januari yang dimaksud Hasto adalah balasan dari KPU soal permohonan pelaksanaan putusan Mahkamah Agung. Isinya, KPU menyatakan tidak dapat menjalankan putusan MA.

Penulis : edika ipelona



BERITA LAINNYA

KOMPAS BISNIS

Strategi Kebut Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 28 Februari 2020 | 12:55 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:09
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB    PROMO 4 TAHUN SEKALI! DISKON 50 PERSEN BELANJA DI GERAI.KOMPAS.ID. AKSESKLIK.KOMPAS.ID/KABISAT 2020   SEORANG WARGA BELANDA TERINFEKSI VIRUS KORONA SETELAH MELAKUKAN PERJALANAN KE ITALIA   KOREA SELATAN DARURAT KORONA, PEMERINTAH INDONESIA BUKA POS UNTUK WNI DI DAEGU   POLRES JOMBANG UNGKAP KASUS PENIPUAN DENGAN BARANG BUKTI PULUHAN KENDARAAN BERMOTOR   KETUA KPU ARIEF BUDIMAN PENUHI PANGGILAN KPK TERKAIT KASUS DUGAAN SUAP PAW DPR   KALAPAS KELAS II TANGERANG SEBUT MAYORITAS WARGA BINAANNYA TERKAIT DENGAN KASUS NARKOBA   PN JAKARTA UTARA HUKUM MATI DUA WARGA MALAYSIA YANG TERBUKTI IMPOR 30 KILOGRAM SABU KE INDONESIA   KEMENTERIAN BUMN KELOLA TAMBANG BATU BARA MILIK TERSANGKA KASUS JIWASRAYA HERU HIDAYAT YANG DISITA KEJAGUNG   MENTERI LHK SITI NURBAYA MINTA JAJARAN KEMENTERIANNYA BAIK DI PUSAT DAN DAERAH SOLID UNTUK BEKERJA SAMA   KORBAN MENINGGAL AKIBAT TERINFEKSI VIRUS KORONA DI SELURUH DUNIA HINGGA HARI INI MENCAPAI 2.858 ORANG   ARAB SAUDI TUTUP AKSES PENYEBARAN VIRUS KORONA, PULUHAN JEMAAH UMRAH INDONESIA TERTAHAN DI MALAYSIA   ANGGOTA KOMISI VIII DPR DIAH PITALOKA MINTA PEMERINTAH SOSIALISASIKAN PENANGGUHAN KEBERANGKATAN JEMAAH UMRAH