HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV klik360 cerita indonesia

Sosok Sri Mulyani yang Pernah Selamatkan Uang Negara Rp1,2 Triliun dari Anak Mantan Presiden

Jumat, 10 Januari 2020 | 19:16 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Lewat keputusan Majelis Mahkamah Agung (MA), Kementerian Keuangan yang dipimpin oleh Sri Mulyani berhasil menyelamatkan uang negara senilai Rp1,2 Triliun dari PT Timor Putra Nasional (TPN) milik Tommy Soeharto.

Menurut situs Sekretariat Kabinet, uang negara tersebut berupa rekening yang diblokir di Bank Mandiri. Dilansir dari Intisari.grid.id, MA memutuskan menolak upaya Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan TPN terhadap putusan PK Perkara 118 di PN Jakarta Utara.

Baca Juga: Fakta Desa Hantu: Ditemukan Sri Mulyani, Ramalan KPK, Hingga Respons Jokowi

Putusan MA yang juga dimuat di situs MA dengan nomor register 716 PK/PDT/2017 tersebut diputuskan pada 13 Desember 2017 dan sudah dikirimkan ke pengadilan pada 4 Juli 2018 lalu.

Melalui putusan tersebut pula, menurut Kepala Biro Advokasi Tio Serepina Siahaan, maka pemerintah berhak atas dana sebesar Rp1,2 triliun tersebut. Selain itu, Sri Mulyani juga memiliki hak tagih atas seluruh utang PT TPN kepada Pemerintah RI.

Baca Juga: Heboh Anggaran Lem Aibon Anies, Sri Mulyani Turun Tangan

Masih dikutip dari Intisari.grid.id, kasus yang melibatkan PT TPN milik Tommy Soeharto sebagai pemohon PK Kedua dan Bank Mandiri serta Kemenkeu di bawah Sri Mulyani sebagai termohon PK Kedua ini sudah berlangsung sejak 2006.

Selain itu, terdapat pula 5 perkara perdata terkait PT TPN di pengadilan Indonesia yang diantaranya sudah sampai pada tingkat MA.

PT TPN memang mengajukan permohonan PK Kedua atas Putusan PK Perkara 928 di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan terhadap Putusan PK Perkara 118 di PN Jakarta Utara.

Untuk menghadapi kasus yang terjadi, Biro Advokasi Sekretariat Jenderal Kementerian Keuanganberkoordinasi dengan Jaksa Pengacara Negara dan Bank Mandiri untuk menyiapkan strategi serta materi dalam Memori Kontra PK Kedua perkara.

#SriMulyani #TommySoeharto #AsetNegara

Penulis : Desy Hartini



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
14:56
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB   BERTEMU MENKO POLHUKAM MAHFUD MD, KONFEDERASI SERIKAT PEKERJA INDONESIA MINTA RUU CIPTA KERJA DIDISKUSIKAN ULANG   KOMISI I DPR SETUJUI KEMENTERIAN PERTAHANAN TERIMA HIBAH ALAT UTAMA SISTEM PERSENJATAAN (ALUTSISTA) DARI AS   MENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH AKAN SEGERA LAKUKAN SOSIALISASI “OMNIBUS LAW” RUU CIPTA KERJA PADA PUBLIK   KROASIA KONFIRMASI KASUS VIRUS KORONA, KBRI IMBAU WNI WASPADA   SINGAPURA PASTIKAN TERSANGKA KASUS DUGAAN KORUPSI PENJUALAN KONDENSAT HONGGO WENDRATMO TIDAK ADA DI NEGARANYA   PRESIDEN JOKO WIDODO SEBUT BELUM TERPIKIR UNTUK MEROMBAK KABINET   MENHUB YAKIN PEMINDAHAN IBU KOTA AKAN KEMBANGKAN SISTEM TRANSPORTASI DAN PERKOTAAN YANG LEBIH BAIK   MENKO KEMARITIMAN DAN INVESTASI: 30 PERUSAHAAN BESAR BERMINAT INVESTASI DI IBU KOTA NEGARA BARU   KEPALA BADAN NASIONAL PENANGGULANGAN BENCANA DONI MONARDO INGIN HULU SUNGAI MENJADI DAERAH KONSERVASI   ASOSIASI PEMILIK KAPAL FERRY NASIONAL INDONESIA PASTIKAN MULAI 1 MEI 2020 TAK AKAN LAYANI TRUK BERMUATAN BERLEBIH   DEWAN PENGAWAS TVRI SEPAKAT HENTIKAN SEMENTARA PROSES SELEKSI CALON DIRUT BARU   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD SEBUT PEMERINTAH AKAN MENAMBAH KEKUATAN ALUTSISTA DI NATUNA