Kompas TV nasional sapa indonesia

ART Aniaya Anak Majikan Jalani Tes Kejiwaan

Jumat, 10 Januari 2020 | 19:04 WIB

Seorang asisten rumah tangga menganiaya anak majikannya yang berusia tujuh tahun, di Jelambar, Jakarta Barat.

Aksi penganiayaan ini terekam kamera, dan menjadi viral di media sosial.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, pelaku diduga tidak hanya menganiaya satu anak majikan. Dugaan ini didapat polisi, saat pelaku menjalankan tes kejiwaan.
Oleh pelaku, tangan dan kaki si anak diikat, dan wajahnya ditutup kertas penutup dinding.

Usai melakukan aksinya, dan videonya menjadi viral di media sosial, pelaku langsung melarikan diri.
Selang beberapa hari kemudian, pelaku ditangkap di sebuah kontrakan di kawasan Kedoya , Jakarta Barat. Dalam penangkapan itu, polisi juga mendapati sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku saat menganiaya korban.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga tidak hanya menganiaya satu anak majikan. Pelaku diduga sudah sering menganiaya korban, dan juga kakak korban yang berusia 12 tahun.

Dugaan ini didapat polisi, saat pemeriksaan kejiwaan pelaku.
Dengan didampingi unit perlindungan perempuan dan anak Polres Jakarta Barat, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati Jakarta Timur, untuk melengkapi berkas penyidikan.

Tes kejiwaan yang dilakukan polisi untuk mengetahui apakah tersangka memiliki gangguan kejiwaan.

Kepada polisi, pelaku mengaku ia melakukan penganiayaan itu, karena kesal dengan korban yang sulit diatur. Dan ini ia lakukan setiap kedua orangtuanya sudah pergi bekerja.
Pelaku kini dijerat pasal tentang kekerasan dalam rumah tangga dan pasal tentang perlindungan anak, dengan hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun.

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:50
STAF KHUSUS KETUA DEWAN PENGARAH BPIP ROMO BENNY SUSETYO MINTA MASYARAKAT LAPOR JIKA TEMUKAN GERAKAN KOMUNISME    PEMKOT DENPASAR, BALI, KESULITAN CARI HOTEL TEMPAT KARANTINA PASIEN COVID-19   SATPOL PP BANDUNG, JAWA BARAT, KUMPULKAN DENDA RP 47 JUTA DARI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN    WAKIL BUPATI KUBU RAYA, KALBAR, SUJIWO, UMUMKAN DIRINYA TERINFEKSI COVID-19   SOAL IZIN UMRAH, KEMENAG SEBUT PIHAKNYA MASIH MENUNGGU DAN BERKOORDINASI DENGAN PIHAK PERWAKILAN DI KJRI JEDDAH    DITJEN KEMENAG: BELUM ADA KEPASTIAN TERKAIT IZIN KEBERANGKATAN JEMAAH UMRAH INDONESIA   WAGUB DKI SEBUT MOBILITAS WARGA TURUN SELAMA PENERAPAN PSBB   WAGUB DKI SEBUT RUMAH PASIEN COVID-19 YANG JALANI ISOLASI MANDIRI HARUS DIBERI TANDA AGAR PETUGAS DAN MASYARAKAT TAHU   GUBERNUR BANTEN WAHIDIN HALIM MENILAI PEMBERIAN SANKSI SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN TIDAK EFEKTIF   PEMKAB TASIKMALAYA, JAWA BARAT, UNGKAP 86 ORANG TERKONFIRMASI COVID-19 DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN   BUPATI CIREBON IMRON ROSYADI TERBITKAN SURAT EDARAN PENIADAAN TRADISI MAULUDAN AKIBAT PANDEMI COVID-19   KOORDINATOR OPERASIONAL RSD WISMA ATLET: PERSENTASE KESEMBUHAN PASIEN COVID-19 MENINGKAT DARI 71 MENJADI 75 PERSEN   PEMKOT SERANG, BANTEN, SIAPKAN 5 RUMAH SAKIT RUJUKAN COVID-19 SETELAH KASUS POSITIF KORONA MENINGKAT   LIPI: PILKADA SAAT PANDEMI BUKANLAH SIKAP BIJAK DARI PEMERINTAHAN DEMOKRATIS YANG TERBENTUK ATAS KEHENDAK RAKYAT