HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV feature polisiku

Mengenang Jendral Polisi Awaloedin - POLISIKU

Kamis, 9 Januari 2020 | 20:02 WIB

Jenderal Pol. (Purn.) Prof. DR. Awaloedin Djamin MPA, adalah tokoh kebanggaan Kepolisian Republik Indonesia. Separuh hidupnya, di dedikasikan untuk memberikan ide dan inovasi untuk kemajuan Polri. Tak hanya itu, putra bangsa kelahiran Padang, Sumatera Barat pada 26 september 1927 ini, juga melakoni sederet jabatan semasa hidupnya. Apa saja jabatan yang ia peroleh? Kebijakan apa saja yang ia ambil pada saat menjadi Kapolri? Saksikan ulasannya dalam program Polisiku episode MENGENANG JENDERAL POLISI (PURN) PROF. DR. AWALOEDIN DJAMIN, MPA (KAPOLRI PERIODE TAHUN 1978 - 1982).

Semasa hidupnya, pria kelahiran Padang, Sumatera Barat pada 26 September 1927 ini pernah mengenyam pendidikan di University of Southern California, AS pada 1962. Kemudian, dia menjabat sebagai lektor luar biasa di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1964. Setelah itu, karier Awaloedin beralih ke pembantu presiden menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja Kabinet Ampera (1966) dan Deputi Pangkat Urusan Khusus (1968) ketika Kapolri Hoegeng Iman Santoso masih bertugas. Dua tahun kemudian Awaloedin menjadi Direktur Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Setelah itu, ia menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Jerman Barat pada tahun 1976. Dua tahun menetap di Jerman, akhirnya ia dipanggil pulang ke Jakarta untuk dilantik menjadi Kapolri pada 26 September 1978 oleh Presiden Soeharto. Dalam masa tugasnya sebagai Kapolri, Awaloedin juga memimpin organisasi Polri yang diarahkannya pada kelembagaan yang dinamis dan profesional.
 

Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di www.kompas.tv/live. Supaya tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, serta laporan langsung dari berbagai daerah di Indonesia, yuk subscribe channel youtube Kompas TV. Aktifkan juga lonceng supaya kamu dapat notifikasi kalau ada video baru.

Media sosial Kompas TV : Facebook Instagram Twitter LINE

BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
03:56
INTER MILAN DITAHAN IMBANG 1-1 SAAT MENJAMU CAGLIARI DALAM LAGA LANJUTAN LIGA ITALIA DI STADION GIUSEPPE MEAZZA   PEMILIHAN WAGUB DKI JAKARTA, RIZA PATRIA MENGAKU TIDAK ADA LOBI-LOBI KHUSUS KE DPRD   PERUM BULOG MENCATAT TELAH MENJUAL 250 TON BERAS PREMIUM HINGGA AKHIR 2019 LEWAT “E-COMMERCE”   KONTRAKTOR PT BAHANA PRIMA NUSANTARA TETAP LANJUTKAN REVITALISASI MONAS MESKI DPRD DKI JAKARTA MINTA DIHENTIKAN   MENKES TERAWAN AGUS PUTRANTO PASTIKAN TURIS TIONGKOK YANG MELAKUKAN PERJALANAN WISATA KE SULUT SEHAT   GUBERNUR KEPULAUAN RIAU TOLAK KEBIJAKAN PEMERINTAH PUSAT YANG AKAN MENGHAPUS TENAGA HONORER   PERMUDAH DISTRIBUSI LOGISTIK KE DAERAH TERDAMPAK BANJIR BANDANG DI SUKAJAYA, BOGOR, TNI BANGUN JEMBATAN DARURAT   KUTIP LAPORAN WHO, IDI: VIRUS KORONA BUKAN PENYEBAB TUNGGAL KEMATIAN   CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA, PEMPROV PAPUA BARAT WAJIBKAN PEMERIKSAAN MEDIA BAGI TKA ASAL TIONGKOK   KEMENKES SEBUT PASIEN DI JAMBI DIDIAGNOSIS HANYA MENDERITA INFLUENZA   KEMENKES BANTAH ADA PASIEN DI JAMBI YANG DIISOLASI AKIBAT VIRUS KORONA SETELAH BERKUNJUNG KE TIONGKOK   DAMPAK VIRUS KORONA, PELARI LALU M ZOHRI BATAL IKUTI KEJUARAAN ASIA ATLETIK INDOOR ASIA 2020 DI HANGZHOU, TIONGKOK   TIONGKOK PERLUAS ISOLASI HINGGA KE BEIJING UNTUK MENCEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   IDI: VIRUS KORONA MENULAR LEWAT BATUK HINGGA MAKANAN TERCEMAR AIR LIUR