Kompas TV klik360 cerita indonesia

Harga BBM Turun Hanya Sementara, Apakah Iya?

Rabu, 8 Januari 2020 | 18:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) oleh PT Pertamina (Persero) dipandang hanya berlangsung sementara. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah.

Dilansir dari Kompas.com, menurut Piter, dampak perang antara AS dan Iran akan mengganggu pasokan minyak dunia, bukan karena implementasi B30.

"Kalau ketegangan AS dan Iran mengganggu supply minyak dunia harga pasti naik, kemungkinan besar apa yang sudah diturunkan oleh Pertamina bisa naik kembali," kata Piter, Senin (6/1/2020).

Masih dilansir dari Kompas.com, ketegangan geopolitik antara AS dan Iran berdampak pada kenaikan harga minyak dunia. Namun harga BBM di Indonesia justru malah turun sejak Minggu (5/1/2020). Di sisi lain, Menteri BUMN Erick Thohir menyebut penurunan harga bahan bakar minyak ini akibat implementasi B30 yang sudah cukup baik di Indonesia.

Namun demikian, terkait pernyaatan Erick tersebut, Piter tak yakin B30 mampu menekan harga BBM saat ini.

Sementara itu, secara terpisah, Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee menilai, Pertamina menurunkan harga bahan bakarnya karena ada asumsi tidak ada perang dan hanya fluktuasi sesaat.

"Pemerintah berasumsi enggak ada perang dan fluktuasi sesaat saja. Jadi mereka berani turunkan harga BBM. Memang pemerintah berusaha mendorong agar pertumbuhan ekonomi kita yang melambat bisa jalan," ujar Hans.

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) umum untuk jenis bensin dan solar terhitung 5 Januari 2020 pukul 00.00 waktu setempat. Penurunan harga ini berlaku untuk jenis BBM Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex dan Dextile.

Sebelumnya, sehari pasca Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dilantik sebagai Komisaris Utama Pertamina, harga bahan bakar minyak (BBM) langsung turun. Kemudian, terhitung tanggal 5 Januari 2020, harga BBM juga kembali turun.

#HargaBBM #bbm #Ahok

Editor : Desy Hartini



VIDEO REKOMENDASI

BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:42
BACA BERITA KOMPAS.ID, BONUS E-BOOK GRAMEDIA DIGITAL. SEGERA AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MAKIN PRODUKTIF DENGAN KOMPAS DIGITAL & GRAMEDIA PREMIUM DIGITAL. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   BACA ANALISIS ISU TERKINI + RIBUAN E-BOOK DIGITAL PILIHAN. AKSES: KLIK.KOMPAS.ID/PAKETDIGITAL   MENANG 8-2 ATAS BARCELONA, BAYERN MUENCHEN LANJUT KE SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS   KEMENTERIAN PUPR SIAP SALURKAN INSENTIF PRASARANA, SARANA, DAN UTILITAS RUMAH BERSUBSIDI   WALI KOTA BOGOR BIMA ARYA IMBAU WARGA TAK GELAR LOMBA PERINGATAN HUT KE-75 RI KARENA PANDEMI KORONA   PEMKOT DENPASAR AKAN TERAPKAN SANKSI DENDA DAN SOSIAL BAGI PELANGGAR PROTOKOL KESEHATAN   PT KAI DAOP 2 BANDUNG OPERASIKAN KEMBALI 3 KERETA API JARAK JAUH KE ARAH JATENG DAN JATIM   PEMAIN BELAKANG BARCELONA ASAL PERANCIS SAMUEL UMTITI POSITIF TERINFEKSI VIRUS KORONA   KAPOLSEK JENU, TUBAN, JAWA TIMUR, BENARKAN DAGING BANTUAN PROGRAM BPNT TIDAK LAYAK KONSUMSI   WAKIL KETUA DPRD DKI ZITA ANJANI MINTA WARGA TIDAK MEMBUAT LOMBA PERINGATAN 17 AGUSTUS   PEMERINTAH SPANYOL MELARANG WARGANYA MEROKOK DI JALAN UMUM UNTUK CEGAH PENYEBARAN VIRUS KORONA   PBB TELUSURI LIMBAH BERBAHAYA BEKAS LEDAKAN DI BEIRUT, LEBANON   GIANT EXTRA MARGO CITY DITUTUP SEMENTARA AKIBAT ADA PEGAWAI YANG POSITIF COVID-19