Kompas TV nasional aiman

Kejanggalan Kasus Tewasnya Aktivis HAM, Golfrid Siregar - AIMAN ( Bag 4 )

Senin, 6 Januari 2020 | 21:05 WIB

Sementara, kasus lain di Sumatera Utara. Aktivis HAM, Golfrid Siregar, tewas mengenaskan. Golfrid mengalami luka parah di bagian kepala, seperti terkena pukulan. Golfrid ditemukan terkapar di undepass Titi Kuning, Medan, tengah malam. Ada sejumlah CCTV yang terpasang di area pertokoan, namun beberapa diantaranya tidak berfungsi dan bahkan tidak menghadap ke jalan raya. Hal ini menyulitkan proses penyelidikan.

Ramli Lubis, pemilik ruko di sekitar lokasi menjadi salah satu saksi mata saat Golfrid ditemukan terkapar di jalanan pada dini hari. Ramli mengatakan tak mendengar suara dentuman atau suara tabrakan saat itu. “Sepeda motor korban pun dalam kondisi masih baik. Tidak ada bekas goresan seperti kecelakaan,” tambah Ramli.

Sementara itu, Dana Tarigan, Direktur Eksekutif WALHI Sumatera Utara, melihat ada beberapa kejanggalan dari kematian Golfrid Siregar. Salah satunya adalah tidak ada lecet di tubuh korban, seperti layaknya korban kecelakaan. Kejanggalan lainnya menurut Dana, yakni terdapat lebam di mata sebelah kanan, seperti bekas pukulan dan kepala yang terluka. Tidak ada luka lain di tubuh korban. “Saya tidak berani bilang seperti itu (dibunuh). Tapi, untuk kemunginan laka lantas itu kecil sekali. Kita duga sementara, dicelakai,” kata Dana.

Apa yang terjadi? Apakah Golfrid mengalami kecelakaan atau dicelakai? Apalagi, Golfrid kerap kali bercerita bahwa sering mendapat telepon ancaman.

Simak selengkapnya di tayangan AIMAN episode Teka-Teki Kasus Janggal 2019 bagian keempat, berikut ini.

Penulis : Yudho Priambodo


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Mahasiswa Tuntut Pembebasan UKT

Selasa, 19 Januari 2021 | 22:29 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:57
BUPATI MANGGARAI TIMUR POSITIF COVID-19 TANPA GEJALA DAN TENGAH JALANI ISOLASI MANDIRI DI RUMAH DINAS   PB IDI JUGA MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH RUMAH SAKIT UNTUK PASIEN COVID-19 SECARA BERKALA   KASUS COVID-19 TERUS MENINGKAT, PB IDI MEMINTA PEMERINTAH MENAMBAH JUMLAH TENAGA KESEHATAN   HINGGA SAAT INI, PALANG MERAH INDONESIA PUNYA 64 ALAT UNTUK AMBIL DONOR PLASMA KONVALESEN BAGI PENYINTAS COVID-19   ADPPI DORONG PEMERINTAH MENGELUARKAN REGULASI VAKSINASI MANDIRI UNTUK PERCEPAT PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL   SATGAS COVID-19: KASUS MINGGUAN DI INDONESIA PADA 11-17 JANUARI 2021 MENCAPAI PUNCAK TERTINGGI SELAMA PANDEMI   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO SEBUT VAKSINASI MANDIRI COVID-19 HARUS GUNAKAN VAKSIN YANG MEMILIKI IZIN BPOM   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO: HINGGA SAAT INI RENCANA VAKSINASI MANDIRI MASIH DALAM TAHAP PEMBAHASAN   JELANG “FIT & PROPER TEST”, CALON KAPOLRI KOMJEN LISTYO SIGIT PRABOWO SERAHKAN NASKAH MATERI KE KOMISI III DPR   BAWASLU: ADA 917 PELANGGARAN NETRALITAS APARATUR SIPIL NEGARA SELAMA PELAKSANAAN PILKADA SERENTAK 2020   KEMENKES: SAAT INI SUDAH ADA DUA RUMAH SAKIT DAN KRI DR SOEHARSO YANG BEROPERASI DI MAMUJU, SULBAR   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM DVI POLRI TELAH MENGIDENTIFIKASI 40 JENAZAH KORBAN PESAWAT SRIWIJAYA AIR SJ-182   BASARNAS: HINGGA 19 JANUARI 2021, KORBAN MENINGGAL GEMPA SULBAR BERTAMBAH MENJADI 90 ORANG   HINGGA 19 JANUARI 2021, TIM SAR MELAKUKAN PENCARIAN TERHADAP 20 SEKTOR DI 4 KELURAHAN TERDAMPAK GEMPA SULBAR