Kompas TV nasional sapa indonesia

Peka Melihat Peluang Bisnis di Tahun 2020, Ssst... Ini Rahasianya!

Senin, 30 Desember 2019 | 10:57 WIB

Pelatih kesuksesan, Tung Desem Waringin kali ini mengajak kita untuk lebih peka melihat dan mencari peluang bisnis di tahun 2020. Pertama-tama, sebelumnya kita harus tahu bisnis apa yang akan dijalankan. Bagaimana kita mengetahuinya? Cari ilmunya terlebih dulu, karena ketika kita sudah punya ilmunya, segala bisnis yang dijalankan bisa jadi lebih sukses. 

Lalu, bagaimana kita bisa peka melihat peluang bisnis di tahun 2020? 

Yang pertama, kita harus mau meluangkan waktu, tenaga, pikiran, uang, energi, dan fokus kita untuk mencari peluang. Kalau Anda tidak mencari peluang, Anda tidak akan mendapat peluang. Kebanyakan orang terlalu sibuk dengan pekerjaannya terus sehingga tidak peka melihat peluang.

Menurut Richard Wiseman dalam bukunya The Science of Luck, ternyata orang yang meluangkan waktu untuk melihat ke kanan kiri, sabar, dan berhenti dulu dari pekerjaannya untuk melihat peluang, akan lebih beruntung dari orang yang terus-terusan bekerja. 

Nah, setelah fokus dan memilah-milah mana peluang yang tepat, baru kita fokus sampai jadi. Setelah jadi pun kita juga mesti berhenti dulu untuk melihat-lihat lagi jenis bisnis mana lagi yang akan meningkatkan diri kita dan stakeholder. Ini lebih joss!

Selain itu, luangkan diri Anda untuk membaca-baca buku, memperluas wawasan, bergaul dengan orang-orang yang lebih sukses, dan pergi ke luar negeri melihat peluang. Contohnya, ketika Tung Desem Waringin pergi ke Tiongkok, ia melihat berbagai macam bisnis yang bisa dijadikan peluang. 

Tips melihat peluang bisnis selanjutnya adalah belajar sejarah. Dengan mengetahui sejarah-sejarah yang terjadi di dunia, kita bisa antisipasi hal-hal yang akan terjadi, bukan bereaksi. Dalam 75 tahun biasanya terjadi 2 resesi 1 depresi, kita harus siap antisipasi.  

Ketiga, Anda harus antisipasi peraturan-peraturan pemerintah. Jadi, bila ada peraturan yang berubah atau diperbarui, Anda bisa mendapat peluang bisnis dari situ. Misal, ada program 1 juta rumah subsidi, penggenjotan ekspor, atau investasi asing dipermudah. Jadi, selalu akan ada peluang ketika pemerintah membuat peraturan baru untuk meningkatkan perekonomian. 

Editor : Dea Davina



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:49
ARMENIA DAN AZERBAIJAN SEPAKAT GENCATAN SENJATA DALAM KONFLIK NAGORNO-KARABAKH   SINGAPURA HENTIKAN PENGGUNAAN 2 VAKSIN INFLUENZA SKYCELLFLU QUADRIVALENT DAN VAXIGRIPTETRA   ISRAEL MULAI UJI COBA KANDIDAT VAKSIN KORONA POTENSIAL TERHADAP MANUSIA PADA 1 NOVEMBER 2020   TIONGKOK GELAR TES KORONA SECARA MASSAL TERHADAP 4,75 JUTA WARGA XINJIANG SETELAH ADA 137 KASUS KORONA BARU   KEMENAG TENGAH MENYUSUN ATURAN BEBAS KORONA BAGI CALON JEMAAH UMRAH ASAL INDONESIA   POLRI SELIDIKI OKNUM BRIMOB YANG JADI PEMASOK SENJATA KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA (KKB) PAPUA   JENAZAH STAF KPU WONOGIRI YANG DITEMUKAN DI KAMAR HOTEL SOLO DIBAWA KE RSUD DR MOEWARDI SOLO UNTUK DIOTOPSI   SEORANG STAF KPU WONOGIRI DITEMUKAN MENINGGAL DI DALAM KAMAR HOTEL DI SOLO, JAWA TENGAH   KPU KOTA SEMARANG SEDIAKAN 3.447 ALAT BANTU HURUF BRAILE UNTUK PEMILIH PENYANDANG TUNANETRA   SEORANG ISTRI POLISI DI PENAJAM PASER UTARA, KALTIM, JADI TERSANGKA KASUS INVESTASI BODONG & ARISAN DARING RP 200 JUTA   DINKES CILACAP, JAWA TENGAH: 489 DARI 502 SANTRI DI CILACAP SEMBUH DARI KORONA    DEBAT PILKADA BALIKPAPAN, KALTIM, DIBATALKAN KARENA KETUA KPU BALIKPAPAN NOOR TOHA POSITIF TERINFEKSI KORONA   PT KAI: 83.000 TIKET KERETA API TERJUAL UNTUK LIBUR PANJANG AKHIR OKTOBER 2020   PRESIDEN JOKOWI RILIS ATURAN BARU PENGELOLAAN PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP) DEMI TEKAN PUNGLI