HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional kompas siang

56 Orang Keracunan Massal dalam Pengajian Maulid Nabi di Sukabumi

Selasa, 17 Desember 2019 | 14:31 WIB

56 pasien korban keracunan massal, masih dirawat di rumah sakit Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

 

Mereka adalah korban keracunan makanan dalam pengajian Maulid Nabi, hari Sabtu lalu, di Kecamatan Nagrak. Hingga Senin malam, sebanyak 56 pasien keracunan masih dalam perawatan di RSUD Sekarwangi, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat.

 

Mereka telah dipindahkan dari sebelumnya di Ruang IGD ke ruang perawatan.

 

Meski kondisi mereka terus membaik , namun penanganan intensif tetap dilakukan, karena para pasien dehidrasi pasca keracunan. 56 pasien ini merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Nagrak. Para pasien diketahui mengalami kekurangan cairan pada tubuh akibat keracunan makanan. Beberapa pasien sudah bisa dipulangkan setelah masa obervasi.

 

Sampel makanan, yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini, sudah diambil oleh dinas kesehatan dan pihak kepolisian. Kemudian, sampel makanan tersebut diserahkan ke Laboratorium Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Pihak yang bersangkutan saat ini menunggu hasil dari uji laboratorium untuk penanganan lebih lanjut.

Penulis : Reny Mardika



BERITA LAINNYA

Ngopi

Jaga Jarak, Jaga Diri - NGOPI (Bag2)

Rabu, 1 April 2020 | 18:05 WIB
Ngopi

Jaga Jarak, Jaga Diri - NGOPI (Bag4)

Rabu, 1 April 2020 | 18:05 WIB
Ngopi

Jaga Jarak, Jaga Diri - NGOPI (Bag3)

Rabu, 1 April 2020 | 18:03 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:21
ADA 1.677 KASUS POSITIF KORONA DI INDONESIA, 103 DI ANTARANYA TELAH DINYATAKAN SEMBUH   WHITE HORSE GROUP BEKERJA SAMA DENGAN KEMENPAREKRAF SIAPKAN 6 BUS ANTAR-JEMPUT TENAGA MEDIS VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH SATU VISI DALAM MENANGANI PANDEMI VIRUS KORONA   PRESIDEN JOKOWI PASTIKAN FASILITAS ISOLASI DI PULAU GALANG, BATAM, BEROPERASI PADA 6 APRIL 2020   WAKIL BUPATI LUWU TIMUR, SULSEL, IRWAN BACHRI SYAM SUMBANGKAN SELURUH GAJINYA UNTUK TANGGULANGI KORONA   OJK INGATKAN KEPADA INDUSTRI KEUANGAN TIDAK MENGAMBIL KEUNTUNGAN ATAS KONDISI YANG TERJADI AKIBAT KORONA   MENKEU SRI MULYANI SUNTIK DANA RP 3 TRILIUN KE BPJS KESEHATAN UNTUK BISA SEGERA BAYAR TAGIHAN RS   KEMENTERIAN ESDM: PELANGGAN LISTRIK PRABAYAR GOLONGAN 450 VA & 900 VA AKAN DAPAT TOKEN GRATIS SELAMA 3 BULAN KE DEPAN   DITLANTAS POLDA METRO JAYA UNDUR WAKTU PENYERAHAN BARANG BUKTI TILANG KE KEJARI DKI AKIBAT ADA PANDEMI KORONA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SEDIAKAN "RAPID TEST" KORONA DI PUSKESMAS DAN RSUD DI PULAU PRAMUKA   PEMKAB KEPULAUAN SERIBU SIAPKAN DUA PULAU SEBAGAI TEMPAT ISOLASI PASIEN KORONA   DOKTER SPESIALIS PARU ERLINA BURHAN INGATKAN MASYARAKAT TIDAK "PANIC BUYING" BELI MASKER DI TENGAH PANDEMI KORONA   MENSOS JULIARI BATUBARA: PROGRAM BANTUAN SOSIAL SELAMA PANDEMI KORONA SEGERA DISALURKAN   PRESIDEN JOKOWI DIGUGAT OLEH KELOMPOK PEDAGANG ECERAN KARENA DIANGGAP LALAI ANTISIPASI PANDEMI VIRUS KORONA