HARIAN KOMPAS KOMPAS.COM KOMPASIANA.COM TRIBUNNEWS.COM KONTAN.CO.ID BOLASPORT.COM GRID.ID GRIDOTO.COM GRAMEDIA.COM KGMEDIA.ID
Kompas TV nasional berita kompas tv

Diduga Bom, Tas Mencurigakan Ditemukan di Dekat Istiqlal

Senin, 16 Desember 2019 | 22:11 WIB

Sebuah tas mencurigakan ditemukan warga di sekitar Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Warga yang khawatir kemudian melaporkan tas yang tak bertuan itu ke polisi. Polisi kemudian datang membawa dua kendaraan penjinak bom atau Gegana untuk mengantisipasi benda yang ditemukan merupakan bom.

Benda mencurigakan tersebut selanjutnya diamankan polisi. Benda mencurigakan berupa tas ditemukan warga di antara Masjid Istiqlal dan Hotel Sriwijaya. Setelah dibuka, isi tas adalah atribut Secapa dan obat. Tas dan isinya kemudian diamankan polisi.

Saksi di sekitar lokasi yang diwawancarai tim KompasTV juga menjelaskan kronologi peristiwa tersebut. Saksi bernama Sukijan menjelaskan bahwa tidak ada suara ledakan dan ada tas yang tergeletak dari pagi sampai siang di samping Hotel Sriwijaya. 

Setelah benda mencurigakan diamankan polisi, suasana sekitar Jalan Veteran di Jakarta Pusat kembali normal. Warga beraktivitas seperti biasa, tidak terganggu dengan kejadian beberapa saat sebelumnya. Warga dapat melewati Masjid Istiqlal dan Hotel Sriwijaya dengan aman. 

Penulis : Christandi Super



BERITA LAINNYA

Close Ads x
NEWSTICKER
18:53
TABEA! AUDISI SUCI IX DI KOTA AMBON 28 FEBRUARI 2020, CAFE KAYU MANIS JL. SAM RATULANGI NO. 125, PUKUL 10.00-19.00 WIB   SAMPURASUN! AUDISI SUCI IX HADIR DI BANDUNG 28 FEBRUARI 2020, ENDEUS SPACE JL HASANUDIN NO. 28, PUKUL 10.00-19.00 WIB    HOTLINE EMERGING OPERATION CENTER (EOC) VIRUS KORONA KEMENKES: 021-5210411 DAN 081212123119   CEGAH PENULARAN VIRUS KORONA DENGAN MENERAPKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS)   SEBANYAK 59 WARGA FILIPINA DI KAPAL DIAMOND PRINCESS POSITIF TERINFEKSI VIRUS    MENKO POLHUKAM MAHFUD MD TEGASKAN PEMERINTAH TERUS BERUPAYA BEBASKAN 5 WNI YANG DICULIK KELOMPOK ABU SAYYAF   KEPALA BNPB DONI MONARDO SEBUT BANJIR DI SEJUMLAH WILAYAH DKI JAKARTA DISEBABKAN PENURUNAN MUKA TANAH   PEMKOT BOGOR MENDAPAT BANTUAN RP 36 MILIAR DARI PEMPROV DKI JAKARTA UNTUK BANGUN SUMUR RESAPAN ATASI BANJIR   KETUA DPR PUAN MAHARANI MENILAI PEMERINTAH TIDAK MAKSIMAL SOSIALISASIKAN "OMNIBUS LAW" RUU CIPTA KERJA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH AKAN EVAKUASI WNI ABK WORLD DREAM KE PULAU SEBARU, KEPULAUAN SERIBU   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY: PEMERINTAH UTAMAKAN PRINSIP KEHATI-HATIAN TANGANI PEMULANGAN WNI DI DIAMOND PRINCESS   WAKIL KETUA KOMISI III DPR A SAHRONI MENDORONG POLRI DAN BNN MANFAATKAN PON UNTUK KAMPANYE ANTINARKOBA    MENTERI KEUANGAN DAN GUBERNUR BANK SENTRAL G20 AKAN LONGGARKAN KEBIJAKAN MONETER HADAPI WABAH VIRUS KORONA   JAKSA AGUNG ST BURHANUDDIN MINTA KAJATI BINA KADES DALAM MENGELOLA DANA DESA